RadarJombang.id – Pemerintah akan mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) setelah Lebaran.
Langkah ini diambil untuk menekan konsumsi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, kebijakan tersebut berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga diimbau untuk sektor swasta.
Penerapan tidak mencakup sektor pelayanan publik.
“(Aturan) WFH akan didetailkan. Tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan. Untuk ASN maupun imbauan untuk swasta.
Tetapi bukan yang bekerja di sektor pelayanan publik,” ujar Airlangga ditemui usai salat Idul Fitri di Jakarta, Sabtu.
Ia menegaskan, skema WFH hanya diberlakukan satu hari dalam sepekan.
Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Dalam Negeri agar implementasinya berjalan optimal.
Di lokasi yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, kebijakan tersebut berpotensi memberi dampak signifikan terhadap efisiensi energi, terutama konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
“Ada hitungan kasar sekali … (WFH bisa menghemat) seperlima, kira-kira 20 persen (penggunaan BBM),” kata Purbaya.
Ia menjelaskan, penerapan WFH hanya sehari dipilih untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas pegawai.
“Nanti libur terus. Nanti enggak kerja-kerja. Ya WFH biar gimana tuh kadang-kadang ada hal-hal yang enggak bisa dikerjakan dengan baik dengan WFH,” ujarnya.
Menurutnya, jika WFH diterapkan misalnya setiap Jumat, maka akan terbentuk akhir pekan panjang hingga Minggu.
Pola ini dinilai mampu mendorong aktivitas rumah tangga sekaligus memberi efek positif bagi sektor pariwisata.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mendorong upaya penghematan BBM dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jumat (13/3).
Salah satu opsi yang dibahas yakni penerapan kerja dari rumah.
"Ini saya minta dibicarakan nanti ya mungkin oleh Menko-Menko nanti berapa hari ini kita lihat. Kita pikirkan. Dulu kita atasi COVID, berhasil kita.
Dan kita mampu, banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar," kata Prabowo.
Langkah serupa juga dilakukan sejumlah negara sebagai respons ketidakpastian global. Thailand mendorong WFH bagi pegawai negeri dan membatasi penggunaan energi.
Filipina menerapkan sistem kerja empat hari, sementara Pakistan menyiapkan pembelajaran jarak jauh serta pengaturan kerja dari rumah sebagai bagian dari strategi penghematan energi. (ang)
Editor : Anggi Fridianto