Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dua Hari Usai Disidak Wagub, Jalan Rusak Masih Hiasi Jalan Nasional di Jombang

Achmad RW • Rabu, 25 Februari 2026 | 13:39 WIB

Kondisi jalan rusak di Flyover Peterongan Jombang
Kondisi jalan rusak di Flyover Peterongan Jombang

Radarjombang.id – Perbaikan jalan nasional pascasidak Wagub Jatim Emil Dardak rupanya belum sepenuhnya menjawab keluhan warga.

Hingga hari kedua setelah inspeksi, proses penambalan di sejumlah titik masih belum merata.

Bahkan, sebagian tambalan justru memicu persoalan baru, jalan menjadi tidak rata dan membahayakan pengguna jalan.

Pantauan di ruas jalan nasional wilayah Kecamatan Peterongan hingga Kecamatan Mojoagung, Selasa (24/2) siang, menunjukkan masih banyak lubang kecil hingga sedang yang belum tersentuh perbaikan.

”Yang ditambal yang gede-gede saja, yang kecil masih ada, padahal sama-sama bahayanya," terang Rozi, 39, warga Desa Plosokerep.

Tak hanya soal lubang jalan yang tersisa, kualitas tambalan juga disorot. Jika pada awal perbaikan aspal dikeruk lebih dulu sebelum ditambal ulang, dalam dua hari terakhir metode yang digunakan dinilai berbeda. Aspal terlihat hanya ditimbun dan digilas tanpa pengerukan maksimal.

”Yang awal mau sidak itu bagus, yang sekarang sepertinya lebih banyak ditumpuk saja, jadi makin tinggi aspalnya, karena sudah bekas tambalan ditambal lagi," imbuhnya.

Dampaknya terasa di Flyover Peterongan. Sejumlah sambungan jembatan memang sudah ditambal, namun permukaannya tidak rata. Alih-alih mulus, tambalan justru menciptakan efek bergelombang saat dilintasi kendaraan.

”Tambalannya tidak rata, jadi makin glodak-glodak kalau dilewati," terang Eko, 41, warga Peterongan.

Menurutnya, kondisi itu bahkan menyerupai polisi tidur dadakan di jalur cepat. Terlebih, posisi flyover yang menanjak dan menurun membuat risiko kecelakaan meningkat. ”Jadinya kayak polisi tidur, yang melintas juga malah bahaya apalagi posisi jalanan menurun dan naik, harusnya ya dibuat landai lah, jangan begitu,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam sidak bersama BBPJN, Wagub Jatim menyebut terdapat 118 lubang di sepanjang ruas Ringroad Mojoagung hingga Jombang. Kerusakan dipicu curah hujan tinggi serta usia aspal yang sudah tua.

Saat itu juga disampaikan, penambalan akan terus dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Bahkan, dua pekan berikutnya direncanakan overlay atau pengaspalan ulang sepanjang 4 kilometer. Warga berharap perbaikan tak sekadar cepat, tetapi juga berkualitas.

Sebab, bagi pengguna jalan, permukaan yang rata dan aman jauh lebih penting daripada tambalan yang hanya bersifat sementara. (riz/naz)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Flyover #BPJN #Jombang #Flyover Peterongan #Pemkab Jombang #jalan nasional rusak #rusak #berlubang