Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Amal kalian semua tidak akan bisa menyelamatkan. Para sahabat bertanya; Apakah ini juga termasuk amal engkau Ya Rasulullah? ’’Iya, termasuk amalku tidak akan bisa menyelamatkanku, kecuali mendapat kucuran rahmat Allah,’’ jawab Rasulullah.
Hadis itu menjelaskan bahwa amal saleh atau ibadah seseorang tidak bisa menjamin orang selamat dari neraka dan masuk surga. Orang bisa masuk surga dan selamat dari neraka bukan karena amalnya dan ibadahnya. Melainkan karena rahmat atau kasih sayang Allah.
’’Ini bukan berarti amal dan ibadah yang selama ini dilakukan sia-sia, karena ternyata tidak bisa menyelamatkan dari api neraka dan memasukkan ke dalam surga,’’ urai Gus Anam.
Allah tidak akan menyiakan-nyiakan amal kebaikan seseorang. Justru amal kebaikan itu menjadi tanda bahwa ia memperoleh rahmat.
Gus Anam cerita, ada ahli ibadah yang selama 500 tahun berada di puncak gunung hanya melakukan ibadah saja tanpa maksiat.
Dia lantas disuruh masuk surga karena rahmat Allah. Namun si ahli ibadah membantah; Tidak, saya masuk surga karena ibadah saya selama 500 tahun.
Allah subhanahu wa ta’ala lalu minta malaikat menghitung nikmat yang telah diberikan kepadanya. Malaikat lalu mulai menghitung dari matanya. Dari nikmatnya mata saja, ibadahnya selama 500 tahun itu belum cukup untuk menebus.
Allah lantas memerintahkan malaikat untuk memasukkannya ke neraka. Orang itu pun langsung sujud minta ampun dan mengakui bahwa semua itu adalah rahmat Allah. Dia bisa ibadah selama 500 tahun pun karena rahmat Allah. Orang itu akhirnya diperintah masuk surga dengan rahmat Allah.
Setidaknya ada dua cara untuk menggapai rahmat Allah SWT. Pertama dengan baca Alquran. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Isra 82. Dan Kami turunkan dari Alquran sebagai penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Kedua, dengan membaca salawat. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Anbiya 107. Dan tiadalah Kami mengutus kamu Muhammad, melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.
Quran dan salawat selalu kita baca dalam salat lima waktu. Makanya cara tergampang meraih rahmat Allah subhanahu wa ta’ala yakni dengan salat lima waktu. Editor : M Nasikhuddin