JOMBANG – Dibawah kepemimpinan Nurul Huda MMPd, MTsN 9 Jombang maju pesat. Madrasah yang terletak di Jalan Cukir Mojowarno, Nomor 1 Tanjunganom Kecamatan Diwek ini terus mencetak generasi Qurani. Salah satunya dengan mengadakan program pembinaan Baca Tulis Alquran (BTQ) dan hafidz-hafidzoh.
’’Ada tujuh program unggulan yang kita adakan untuk memfasilitasi kemampuan atau bakat siswa,’’ kata Kepala MTsN 9 Jombang, Nurul Huda, Sabtu (8/5).
Pertama, program salat Duha dan salat jamaah. Kedua, program Bahasa Inggris. Ketiga, program hafidz-hafidzoh. Keempat program baca tulis Alquran. Kelima, program manajemen pendidikan profesional. Keenam, program sarana dan prasarana yang representatif. Dan terakhir program tenaga pendidik lulusan sarjana dan magister.
’’Ada dua program unggulan yang kami tonjolkan disini yakni program pembinaan baca tulis Alquran dan hafidz-hafidzoh,’’ ujarnya.
Pihaknya sudah menggandeng alumni Pesantren Tebuireng untuk mendampingi siswa belajar baca tulis Alquran. Pembelajaran program BTQ diselipkan pada jam pelajaran formal untuk mengintensifkan program.
’’Jam pelajaran kita mulai pukul 07.00 dengan porsi dua jam pelajaran. Adapun hal-hal yang kita ajarkan adalah tajwid, tartil dan hafalan Alquran,’’ tambahnya.
Dampak positif dari program ini adalah berubahnya akhlak siswa anak. ’’Alquran adalah pengendali akhlak. Sehingga dengan belajar baca tulis Alquran akhlak anak akan semakin baik,’’ jelasnya.
Dia juga memberi rapor khusus BTQ. ’’Setiap akhir semester, BTQ kita jadikan syarat mengikuti ujian kenaikan siswa,’’ tambahnya.
Sedangkan, program unggulan hafidz-hafidzoh adalah upaya memfasilitasi anak yang sudah memiliki bekal/bakat menghafal Alqruan. ’’Jadi anak yang sudah hafal Alquran maksimal juz lima akan kita tampung untuk pembinaan,’’ paparnya.
Di MTsN 9 Jombang ada guru atau ustadz yang hafidz. Sehingga pembinaan dapat dilakukan secara intensif. ”Alhamdulillah, ustadz kita ada yang hafidz, dan ini memudahkan kita untuk memfasilitasi siswa,’’ pungkasnya.
Editor : Rojiful Mamduh