JOMBANG – Klub bulutangkis Samudra Badminton Akademi panen prestasi. Pada kejuaraan Rajawali cup di Kota Batu 22-27 Maret, sebanyak 15 atlet yang dikirim sukses memboyong delapan medali. ’’Delapan medali yang kita raih terdiri dari empat emas, dua perak dan dua perunggu,’’ kata Yandi Febrianto, ketua Samudra Badminton Academi, kemarin.
Medali emas yang pertama didapatkan dari kategori ganda putra anak-anak U-13 atas nama Vito Annafsa dan Adi Nugroho. Emas kedua dari ganda pemula putra U-15, Muhammad Syarief Hidayah dan M Hanafi Rizqillah. Emas ketiga diraih Christian Fernando dan Rifky Firmansyah kategori ganda taruna putra U-19. Emas keempat dari kategori tunggal remaja putra U-17, Christian Fernando.
Peraih medali perak, Hanisyah Pratiwi dan Karina di kategori ganda pemula putri U15. Serta Rifqy Firmansyah di tunggal remaja putra U-17.
Sedangkan peraih perunggunya, Adi Nugroho di kategori tunggal anak-anak putra U-13. Serta Habibi Rahmatullah kategori tunggal remaja putra U-17.
”Hasil ini sangat luar biasa,’’ ungkap Yandi. Setelah setahun tak ada event, Rajawali cup seperti menjadi obat rindu para pebulutangkis untuk bertanding di lapangan. Semua pebulutangkis antusias menyambutnya. ’’Anak-anak berlatih setiap hari untuk persiapannya,’’ ucapnya.
Yandi menjelaskan, selama pandemi, belum ada kejuaraan resmi dari PBSI. Pada Rajawali cup kemarin, Yandi sebetulnya hanya menganggap event tersebut sebagai ajang tryout untuk menjaga mental bertanding pebulutangkis.
”Anak-anak tidak terbebani target dalam mengikuti event ini,” jelasnya. Mereka latihan maksimal. Dia fokus membenahi teknik dan fisik atlet. Juga meningkatkan mental tanding. Hasilnya, bisa pulang membawa banyak medali. ’’Saya harap mereka tidak cepat puas, harus latihan terus. Kita latihan setiap hari pagi dan sore, kecuali minggu kita libur,” pungkasnya.
Editor : Rojiful Mamduh