alexametrics
22.4 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Tiga Ruas di Ploso Jombang Tetap Jadi Jalur Alternatif

JOMBANG – Dibukanya kembali jalan provinsi ruas Ploso-Kabuh, tak berdampak pada jalur kabupaten. Tiga ruas tetap menjadi jalur alternatif dan bahkan tetap menjadi tumpuan. Bahkan pekerjaan proyek juga belum rampung. Pembukaan ruas jalan itu untuk meminimalisir kemacetan yang selama ini sering terjadi.

Bayu Pancoro Adi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Jombang, melalui M Rakhmat Sunendar Kabid Bina Marga, menyampaikan sampai saat ini tiga ruas masih jadi ruas pengalihan arus lalin proyek. ”Walaupun sudah dibuka (jalan provinsi, Red) tetap jalan kabupaten yang menjadi alternatif,” katanya kemarin.

Hal itu dilakukan sesuai dengan hasil rapat koordinasi beberapa waktu lalu. ”Yang jelas jalan kabupaten masih dibutuhkan. Seperti di Pasar Ploso, karena kemarin ada rekayasa lalulintas, supaya tidak terjadi kemacetan,” imbuh dia.

Baca Juga :  Pemkab Jombang Salurkan Bansos Disabilitas dan Beasiswa Pendidikan

Menurut Nendar, pekerjaan proyek sampai sekarang masih berlangsung. Sehingga semuan teman-teman satu tim, sudah memetakan untuk rekayasa lalu lintas. Paling utama sebagai penopang jalan kabupaten. Sehingga meski ruas Ploso-Kabuh sudah dibuka, dan ruas jalan kabupaten tetap menjadi pendukung.

”Makanya kita yakin pusat juga tidak tutup mata. Karena kita sendiri sudah mendukung pembangunan jembatan. Tiga ruas ini termasuk salah satu pendukungnya,” ujar dia. Karena itulah penanganan permanen sebelumnya sudah diajukan ke pusat dan provinsi.

”Untuk penanganan darurat dari pelaksana masih melakukan perbaikan. Ke depan kita upayakan pengusulan itu ke pusat atau provinsi yang pada intinya mencoba memulihkan kondisi semula,” beber dia.

Hanya saja, untuk penanganan permanen baru dilakukan ketika pekerjaan proyek kelar. ”Jadi tunggu pekerjaan selesai. Baru nanti kita fokus kembali. Mau tidak mau sekarang masih fokus pelaksanaan pekerjaan,” bebernya lagi.

Baca Juga :  Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Teken MoU dengan Bupati Sumedang

Sebenarnya, lanjut dia, jembatan ini juga merupakan ruas provinsi yang mendapat kucuran dana dari APBN sehingga menjadi proyek strategis nasional. Sebelumnya, Suwignyo Camat Ploso, menyampaikan hasil rapat koordinasi dilakukan beberapa waktu lalu, ruas jalan Ploso-Kabuh yang semula ditutup kini dibuka.

Hanya saja, pembukaan jalan tetap akan diatur. Karena hanya diberlakukan satu arah, untuk kendaraan dari arah sebaliknya tetap melintas di ruas jalan alternatif. Meski begitu, ia mengaku tak semua jenis kendaraan bisa melintas. ”Sepeda motor, mobil dan truk masih bisa. Tapi yang skala kecil,” pungkasnya.

- Advertisement -

JOMBANG – Dibukanya kembali jalan provinsi ruas Ploso-Kabuh, tak berdampak pada jalur kabupaten. Tiga ruas tetap menjadi jalur alternatif dan bahkan tetap menjadi tumpuan. Bahkan pekerjaan proyek juga belum rampung. Pembukaan ruas jalan itu untuk meminimalisir kemacetan yang selama ini sering terjadi.

Bayu Pancoro Adi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Jombang, melalui M Rakhmat Sunendar Kabid Bina Marga, menyampaikan sampai saat ini tiga ruas masih jadi ruas pengalihan arus lalin proyek. ”Walaupun sudah dibuka (jalan provinsi, Red) tetap jalan kabupaten yang menjadi alternatif,” katanya kemarin.

Hal itu dilakukan sesuai dengan hasil rapat koordinasi beberapa waktu lalu. ”Yang jelas jalan kabupaten masih dibutuhkan. Seperti di Pasar Ploso, karena kemarin ada rekayasa lalulintas, supaya tidak terjadi kemacetan,” imbuh dia.

Baca Juga :  Aspal Mengelupas, Jalan Rusak Dikeluhkan

Menurut Nendar, pekerjaan proyek sampai sekarang masih berlangsung. Sehingga semuan teman-teman satu tim, sudah memetakan untuk rekayasa lalu lintas. Paling utama sebagai penopang jalan kabupaten. Sehingga meski ruas Ploso-Kabuh sudah dibuka, dan ruas jalan kabupaten tetap menjadi pendukung.

”Makanya kita yakin pusat juga tidak tutup mata. Karena kita sendiri sudah mendukung pembangunan jembatan. Tiga ruas ini termasuk salah satu pendukungnya,” ujar dia. Karena itulah penanganan permanen sebelumnya sudah diajukan ke pusat dan provinsi.

”Untuk penanganan darurat dari pelaksana masih melakukan perbaikan. Ke depan kita upayakan pengusulan itu ke pusat atau provinsi yang pada intinya mencoba memulihkan kondisi semula,” beber dia.

- Advertisement -

Hanya saja, untuk penanganan permanen baru dilakukan ketika pekerjaan proyek kelar. ”Jadi tunggu pekerjaan selesai. Baru nanti kita fokus kembali. Mau tidak mau sekarang masih fokus pelaksanaan pekerjaan,” bebernya lagi.

Baca Juga :  Pemkab Jombang Salurkan Bansos Disabilitas dan Beasiswa Pendidikan

Sebenarnya, lanjut dia, jembatan ini juga merupakan ruas provinsi yang mendapat kucuran dana dari APBN sehingga menjadi proyek strategis nasional. Sebelumnya, Suwignyo Camat Ploso, menyampaikan hasil rapat koordinasi dilakukan beberapa waktu lalu, ruas jalan Ploso-Kabuh yang semula ditutup kini dibuka.

Hanya saja, pembukaan jalan tetap akan diatur. Karena hanya diberlakukan satu arah, untuk kendaraan dari arah sebaliknya tetap melintas di ruas jalan alternatif. Meski begitu, ia mengaku tak semua jenis kendaraan bisa melintas. ”Sepeda motor, mobil dan truk masih bisa. Tapi yang skala kecil,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/