alexametrics
22.4 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Sidak Tak Temukan Pelanggaran Prokes

JOMBANG – Inspeksi mendadak (sidak) evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai dilakukan, kemarin. Tim gabungan dari Pemkab Jombang, Dinas P dan K, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah dan Kemenag mendatangi 18 sekolah di lima kecamatan. ’’Hasilnya bagus, tak ada yang melanggar protokol kesehatan, semua sekolah tertib prokes,’’ kata Purwanto, Asisten 1 Pemkab Jombang selaku koordinator tim.

Lima kecamatan yang disidak kemarin yakni Jombang, Ploso, Tembelang, Mojoagung dan Sumobito.

Di Kecamatan Jombang, tim mendatangi enam sekolah. TK Pertiwi, SDIT Al Ummah, SMK Dwija Bhakti 1, SMA PGRI I Jombang, MTsN Plandi dan MAN 2 Jombang di Denanyar.

Di Kecamatan Ploso,  tim mendatangi empat sekolah. TK Pembina Ploso, SDN Losari, SMA Negeri Ploso dan SMPN 1 Ploso.

Baca Juga :  SMAN 1 Jombang Gelar Expo Kampus

Di Kecamatan Tembelang tim mendatangi satu sekolah yakni MTsN 16.

Di Kecamatan Mojoagung tim mendatangi tiga sekolah. SDN Mojotrisno Mojagung, SMPN 1 Mojoagung dan SMK Unggulan NU Mojoagung.

Sedangkan di Kecamatan Sumobito, tim mendatangi empat sekolah. SDN 3 Sumobito, SMP Khoiriyah Sumobito, MTsN 12 Nglele Sumobito dan MIS Bustanul Ulum Nglele.

’’Di semua sekolah itu juga tidak ada temuan kasus Covid-19,’’ ucap Purwanto. Selama PTM terbatas dilaksanakan sejak 13 September lalu, tak ada satupun siswa dan guru yang terpapar Covid-19.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Jombang, Arif Hidayatullah, juga menyampaikan hal yang sama. ’’Di madrasah yang menjadi sasaran sidak maupun tidak, alhamdulillah sejak PTM terbatas dilaksanakan, tak ada satupun kasus Covid-19,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Kisah Arshaka Putra Fidianto, Bayi Penderita Hidrosefalus

Dia juga memastikan semua madrasah sudah tertib melaksanakan protokol kesehatan. Sehingga madrasah manapun yang disidak, pasti sudah disiplin prokes. ’’Semua warga madrasah sudah menyadari pentingnya disiplin prokes, jadi siswa maupun guru di semua madrasah pasti tertib prokes,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Agus Purnomo, menyatakan, sidak hari pertama menunjukkan semua sekolah sudah menerapkan prokes dan negatif kasus Covid-19. ’’Kalau kondisi ini terus berlanjut hingga Desember, maka mulai Januari 2022 PTM akan kita laksanakan seratus persen dan tanpa shif-shifan,’’ tegasnya.

- Advertisement -

JOMBANG – Inspeksi mendadak (sidak) evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai dilakukan, kemarin. Tim gabungan dari Pemkab Jombang, Dinas P dan K, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah dan Kemenag mendatangi 18 sekolah di lima kecamatan. ’’Hasilnya bagus, tak ada yang melanggar protokol kesehatan, semua sekolah tertib prokes,’’ kata Purwanto, Asisten 1 Pemkab Jombang selaku koordinator tim.

Lima kecamatan yang disidak kemarin yakni Jombang, Ploso, Tembelang, Mojoagung dan Sumobito.

Di Kecamatan Jombang, tim mendatangi enam sekolah. TK Pertiwi, SDIT Al Ummah, SMK Dwija Bhakti 1, SMA PGRI I Jombang, MTsN Plandi dan MAN 2 Jombang di Denanyar.

Di Kecamatan Ploso,  tim mendatangi empat sekolah. TK Pembina Ploso, SDN Losari, SMA Negeri Ploso dan SMPN 1 Ploso.

Baca Juga :  Agus Raikhani, Pengawas Pertandingan Sepak Bola Nasional

Di Kecamatan Tembelang tim mendatangi satu sekolah yakni MTsN 16.

Di Kecamatan Mojoagung tim mendatangi tiga sekolah. SDN Mojotrisno Mojagung, SMPN 1 Mojoagung dan SMK Unggulan NU Mojoagung.

- Advertisement -

Sedangkan di Kecamatan Sumobito, tim mendatangi empat sekolah. SDN 3 Sumobito, SMP Khoiriyah Sumobito, MTsN 12 Nglele Sumobito dan MIS Bustanul Ulum Nglele.

’’Di semua sekolah itu juga tidak ada temuan kasus Covid-19,’’ ucap Purwanto. Selama PTM terbatas dilaksanakan sejak 13 September lalu, tak ada satupun siswa dan guru yang terpapar Covid-19.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Jombang, Arif Hidayatullah, juga menyampaikan hal yang sama. ’’Di madrasah yang menjadi sasaran sidak maupun tidak, alhamdulillah sejak PTM terbatas dilaksanakan, tak ada satupun kasus Covid-19,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Mayoritas Sekolah di Jombang Tak Siap Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Dia juga memastikan semua madrasah sudah tertib melaksanakan protokol kesehatan. Sehingga madrasah manapun yang disidak, pasti sudah disiplin prokes. ’’Semua warga madrasah sudah menyadari pentingnya disiplin prokes, jadi siswa maupun guru di semua madrasah pasti tertib prokes,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Agus Purnomo, menyatakan, sidak hari pertama menunjukkan semua sekolah sudah menerapkan prokes dan negatif kasus Covid-19. ’’Kalau kondisi ini terus berlanjut hingga Desember, maka mulai Januari 2022 PTM akan kita laksanakan seratus persen dan tanpa shif-shifan,’’ tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/