alexametrics
29.3 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Butuh Aplikasi Pengatur Payroll? Ini Rekomendasinya

RADAR JOMBANG – Sistem penggajian, pada karyawan atau yang dikenal dengan istilah payroll ini memudahkan perusahaan dalam membayarkan gaji kepada karyawannya. Bagi perusahaan besar, sistem penggajian,  ini akan meringankan kerja serta staff HR.

Karena bagian staff HR yang akan mengurusi masalah penggajian karyawan, sehingga tidak perlu melakukan perhitungan gaji karyawan yang banyak secara manual. Hal itulah yang akan meringankan beban kerja HRD, dan tentunya menjadi keuntungan yang diberikan dari sistem payroll tersebut.

Berikut penjelasan manfaat yang ditawarkan sistem penggajian :

1. Menghemat Waktu

Manfaat pertama yang dapat dirasakan dari penggunaan sistem penggajian, karyawan yaitu menghemat waktu. Dengan aplikasi, staff HR dalam dapat menggunakan waktu singkat dalam mengurus pembayaran gaji melalui berbagai fitur yang ditawarkan. Selain menghemat waktu, juga proses penggajian menjadi lebih mudah. Misalnya ketika ada karyawan yang absen, maka sistem akan menghitung jumlah gaji menjadi terpotong secara otomatis.

2. Menyesuaikan Pengaturan Sistem Sesuai dengan Kebutuhan

Manfaat lain yang ditawarkan sistem penggajian,  yaitu pengaturan sistem dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Perusahaan mempunyai kebutuhannya masing-masing, sehingga fitur-fitur dari sistem ini akan berbeda-beda.

Misalnya, ketika sebuah perusahaan startup yang membutuhkan fitur tambahan dibandingkan dengan fitur untuk UMKM yang sederhana. Pada sistem ini, nanti Anda dapat memilih fitur apa saja yang ingin digunakan untuk mendukung proses penggajian karyawan pada perusahaan Anda.

3. Meminimalisir Kesalahan

Tidak hanya dapat menyesuaikan pengaturan dan menghemat waktu saja, sistem ini juga bermanfaat untuk meminimalisir terjadinya kesalahan. Pastinya Anda tahu kalau sistem ini akan bekerja serba otomatis. Hal itulah yang akan membantu meminimalisir kesalahan oleh staff HR.

Apalagi jika dibandingkan dengan sistem manual yang kemungkinan besar staf HR melakukan kesalahan lebih banyak yang biasanya disebut dengan human error. Kesalahan-kesalahan lain yang biasanya terjadi pada proses penggajian seperti kesalahan hitung yang tidak dapat dihindari.

4. Adanya Laporan Gaji

Manfaat lainnya yaitu Anda sebagai karyawan bisa mengetahui laporan gaji. Mengetahui laporan gaji secara rinci dengan sistem payroll. Rincinya dapat dilihat mengenai komponen gaji seperti gaji bersih, tunjangan, potongan iuran BPJS, potongan pajak, dan uang lembur.

Baca Juga :  Transformasi Budaya Lokal Menjawab Tantangan Era Industri 4.0

Selain dari rinci yang bisa dilihat tersebut, karyawan juga masih diberikan atau menerima slip gaji yang biasanya akan dikirimkan langsung kepada karyawan dalam bentuk cetak maupun email.

5. Membantu Proses Penyusunan Formulir Pajak

Terakhir manfaat yang bisa dirasakan yaitu membantu dalam proses penyusunan formulir pajak. Proses penyusunan formulir yang dimaksud yaitu selain pengelolaan gaji, sistem akan bisa membantu dalam proses urusan pajak.

Salah satunya yaitu fitur penyusunan formulir pajak. Biasanya setelah data masuk secara keseluruhan, maka sistem akan menyusun formulir pajak. Setelah itu, formulir pajak yang sudah jadi  akan  dikirim kepada pihak yang membutuhkan atau berkaitan.

Cara Pengajian yang Baik

Sistem penggajian, juga harus didukung dari cara pengajian yang baik pula, karena ada banyak karyawan yang sudah merasakan  dan sesuai standar oleh perusahaannya masing-masing. Lalu, seperti apa sebenarnya sistem penggajian yang baik?

1.  Transparan

Pengajian karyawan yang baik yaitu harus transparan. Transparan untuk karyawannya sendiri atau pihak perusahan  sama-sama harus mengetahui berapa besaran gaji yang diterima atau dikeluarkan secara nyata.

Dengan adanya sifat ini, maka akan timbul sifat saling percaya oleh karyawan terhadap perusahaan, dengan begitu semangat bekerja karyawan akan meningkat.

2. Up-to-date

Cara penggajian karyawan yang baik selanjutnya yaitu harus up-to-date. Salah satu yang bisa dibuat patokan dari up-to-date ini yaitu harus  mengikuti kebijakan dan peraturan pemerintah. Jika perusahaan mengikuti kebijakan dan peraturan pemerintah, hal ini tidak akan merugikan karyawan maupun perusahaan.

Kebijakan dan peraturan pemerintah ini akan terus berubah-ubah pada periode tertentu, Sebagai contohnya, UMP. Maka, perusahaan Anda harus mematuhi dengan menyelaraskan gaji terhadap perubahan UMP-nya. Selain itu, juga peraturan tentang pajak yang sebagian sering diperbarui. Sehingga, sistem up-to-date harus ada dan diikuti oleh perusahaan.

3. Mempunyai Semua Komponen atau Fitur Penggajian

Cara lainnya yaitu dengan adanya komponen atau fitur penggajian. Komponen penggajian ini biasanya akan berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain. Guna  menciptakan penggajian karyawan yang baik, maka perusahaan harus bisa mengintegrasikan semua komponen penggajian.

Komponen atau fitur yang berbeda-beda sesuai kebutuhan ini tentunya perlu diperhatikan oleh setiap perusahaan. Karena belum tentu komponen baik yang diterapkan pada perusahaan A akan baik di perusahaan B.

Baca Juga :  Petani Diwek Gelisah, Panen Berkurang karena Tanaman Diserang Penyakit

4. Sesuai dengan Kontribusi pada Perusahaan

Cara penggajian yang baik lainnya yaitu tentang penerimaan atau gaji yang diterima oleh karyawan harus sesuai dengan kontribusinya kepada perusahaan. Sehingga, semakin tinggi jabatan karyawan, maka karyawan tersebut mempunyai tanggung jawab yang semakin besar dan berat pula.

Oleh karena itu, gaji yang diterima atau diberikan kepadanya tidak boleh disamakan dengan yang lain atau harus disesuaikan dengan kontribusi masing – masing karyawan.

5. Akurat dan Cepat

Tidak hanya itu saja, selain harus sesuai dengan kontribusi karyawannya. Gaji yang baik juga harus diberikan dengan akurat dalam waktu yang tepat, atau sesuai dengan aturan masing – masing perusahaan yang telah disepakati bersama antara karyawan dan perusahaan.

Penggajian yang dilakukan dengan cara manual biasanya akan berjalan secara lambat, sehingga penggajian tidak bisa dibayarkan sesuai dengan jadwal deadline masing – masing karyawan. Hal ini akan membuat banyak karyawan yang kecewa dengan performa perusahaan. Jika sudah seperti itu, maka tingkat semangat bekerja karyawan akan menurun sehingga akan mempengaruhi tingkat produktivitas perusahaan.

5.  Jam Lembur

Terakhir, penggajian yang baik harus ada beberapa tambahan pendukung seperti jam lembur. Jam lembur  membutuhkan perhatian oleh perusahaan saat melakukan penggajian kepada karyawannya.

Karena jam lembur ini akan mempengaruhi besaran gaji yang diterima oleh setiap karyawan. Jam lembur ini juga menjadi nilai tambah bagi karyawan, sekaligus jam lembur akan ada diluar jam kerja secara normal.

Maka dari itu, Anda sebagai karyawan juga harus memperhatikan begitu pula perusahaan. Perusahaan harus harus bisa menentukan jam lembur karyawan serta untuk cara penghitungannya.

Itulah beberapa informasi yang bisa dipaparkan dalam artikel ini. Jika Anda merasa kesulitan dalam mengelola sistem penggajian, Anda bisa memanfaatkan fasilitas aplikasi dari Talenta yang bernama dengan aplikasi pembayaran gaji karyawan online.

Aplikasi yang fleksibel dengan multiple-cycle cut-off dan payroll-nya, ditambah adanya transfer gaji tanpa dibatasi regulasi payroll oleh bank dan juga dibayarkan ke rekening bank dengan mudah. (sul/riz)

- Advertisement -

RADAR JOMBANG – Sistem penggajian, pada karyawan atau yang dikenal dengan istilah payroll ini memudahkan perusahaan dalam membayarkan gaji kepada karyawannya. Bagi perusahaan besar, sistem penggajian,  ini akan meringankan kerja serta staff HR.

Karena bagian staff HR yang akan mengurusi masalah penggajian karyawan, sehingga tidak perlu melakukan perhitungan gaji karyawan yang banyak secara manual. Hal itulah yang akan meringankan beban kerja HRD, dan tentunya menjadi keuntungan yang diberikan dari sistem payroll tersebut.

Berikut penjelasan manfaat yang ditawarkan sistem penggajian :

1. Menghemat Waktu

Manfaat pertama yang dapat dirasakan dari penggunaan sistem penggajian, karyawan yaitu menghemat waktu. Dengan aplikasi, staff HR dalam dapat menggunakan waktu singkat dalam mengurus pembayaran gaji melalui berbagai fitur yang ditawarkan. Selain menghemat waktu, juga proses penggajian menjadi lebih mudah. Misalnya ketika ada karyawan yang absen, maka sistem akan menghitung jumlah gaji menjadi terpotong secara otomatis.

2. Menyesuaikan Pengaturan Sistem Sesuai dengan Kebutuhan

- Advertisement -

Manfaat lain yang ditawarkan sistem penggajian,  yaitu pengaturan sistem dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Perusahaan mempunyai kebutuhannya masing-masing, sehingga fitur-fitur dari sistem ini akan berbeda-beda.

Misalnya, ketika sebuah perusahaan startup yang membutuhkan fitur tambahan dibandingkan dengan fitur untuk UMKM yang sederhana. Pada sistem ini, nanti Anda dapat memilih fitur apa saja yang ingin digunakan untuk mendukung proses penggajian karyawan pada perusahaan Anda.

3. Meminimalisir Kesalahan

Tidak hanya dapat menyesuaikan pengaturan dan menghemat waktu saja, sistem ini juga bermanfaat untuk meminimalisir terjadinya kesalahan. Pastinya Anda tahu kalau sistem ini akan bekerja serba otomatis. Hal itulah yang akan membantu meminimalisir kesalahan oleh staff HR.

Apalagi jika dibandingkan dengan sistem manual yang kemungkinan besar staf HR melakukan kesalahan lebih banyak yang biasanya disebut dengan human error. Kesalahan-kesalahan lain yang biasanya terjadi pada proses penggajian seperti kesalahan hitung yang tidak dapat dihindari.

4. Adanya Laporan Gaji

Manfaat lainnya yaitu Anda sebagai karyawan bisa mengetahui laporan gaji. Mengetahui laporan gaji secara rinci dengan sistem payroll. Rincinya dapat dilihat mengenai komponen gaji seperti gaji bersih, tunjangan, potongan iuran BPJS, potongan pajak, dan uang lembur.

Baca Juga :  Hakim PN Jombang Sakit, Sidang Tito Ditunda

Selain dari rinci yang bisa dilihat tersebut, karyawan juga masih diberikan atau menerima slip gaji yang biasanya akan dikirimkan langsung kepada karyawan dalam bentuk cetak maupun email.

5. Membantu Proses Penyusunan Formulir Pajak

Terakhir manfaat yang bisa dirasakan yaitu membantu dalam proses penyusunan formulir pajak. Proses penyusunan formulir yang dimaksud yaitu selain pengelolaan gaji, sistem akan bisa membantu dalam proses urusan pajak.

Salah satunya yaitu fitur penyusunan formulir pajak. Biasanya setelah data masuk secara keseluruhan, maka sistem akan menyusun formulir pajak. Setelah itu, formulir pajak yang sudah jadi  akan  dikirim kepada pihak yang membutuhkan atau berkaitan.

Cara Pengajian yang Baik

Sistem penggajian, juga harus didukung dari cara pengajian yang baik pula, karena ada banyak karyawan yang sudah merasakan  dan sesuai standar oleh perusahaannya masing-masing. Lalu, seperti apa sebenarnya sistem penggajian yang baik?

1.  Transparan

Pengajian karyawan yang baik yaitu harus transparan. Transparan untuk karyawannya sendiri atau pihak perusahan  sama-sama harus mengetahui berapa besaran gaji yang diterima atau dikeluarkan secara nyata.

Dengan adanya sifat ini, maka akan timbul sifat saling percaya oleh karyawan terhadap perusahaan, dengan begitu semangat bekerja karyawan akan meningkat.

2. Up-to-date

Cara penggajian karyawan yang baik selanjutnya yaitu harus up-to-date. Salah satu yang bisa dibuat patokan dari up-to-date ini yaitu harus  mengikuti kebijakan dan peraturan pemerintah. Jika perusahaan mengikuti kebijakan dan peraturan pemerintah, hal ini tidak akan merugikan karyawan maupun perusahaan.

Kebijakan dan peraturan pemerintah ini akan terus berubah-ubah pada periode tertentu, Sebagai contohnya, UMP. Maka, perusahaan Anda harus mematuhi dengan menyelaraskan gaji terhadap perubahan UMP-nya. Selain itu, juga peraturan tentang pajak yang sebagian sering diperbarui. Sehingga, sistem up-to-date harus ada dan diikuti oleh perusahaan.

3. Mempunyai Semua Komponen atau Fitur Penggajian

Cara lainnya yaitu dengan adanya komponen atau fitur penggajian. Komponen penggajian ini biasanya akan berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain. Guna  menciptakan penggajian karyawan yang baik, maka perusahaan harus bisa mengintegrasikan semua komponen penggajian.

Komponen atau fitur yang berbeda-beda sesuai kebutuhan ini tentunya perlu diperhatikan oleh setiap perusahaan. Karena belum tentu komponen baik yang diterapkan pada perusahaan A akan baik di perusahaan B.

Baca Juga :  SMAN 3 Jombang Raih Predikat Sekolah Bastyasaka Berwawasan Lingkungan

4. Sesuai dengan Kontribusi pada Perusahaan

Cara penggajian yang baik lainnya yaitu tentang penerimaan atau gaji yang diterima oleh karyawan harus sesuai dengan kontribusinya kepada perusahaan. Sehingga, semakin tinggi jabatan karyawan, maka karyawan tersebut mempunyai tanggung jawab yang semakin besar dan berat pula.

Oleh karena itu, gaji yang diterima atau diberikan kepadanya tidak boleh disamakan dengan yang lain atau harus disesuaikan dengan kontribusi masing – masing karyawan.

5. Akurat dan Cepat

Tidak hanya itu saja, selain harus sesuai dengan kontribusi karyawannya. Gaji yang baik juga harus diberikan dengan akurat dalam waktu yang tepat, atau sesuai dengan aturan masing – masing perusahaan yang telah disepakati bersama antara karyawan dan perusahaan.

Penggajian yang dilakukan dengan cara manual biasanya akan berjalan secara lambat, sehingga penggajian tidak bisa dibayarkan sesuai dengan jadwal deadline masing – masing karyawan. Hal ini akan membuat banyak karyawan yang kecewa dengan performa perusahaan. Jika sudah seperti itu, maka tingkat semangat bekerja karyawan akan menurun sehingga akan mempengaruhi tingkat produktivitas perusahaan.

5.  Jam Lembur

Terakhir, penggajian yang baik harus ada beberapa tambahan pendukung seperti jam lembur. Jam lembur  membutuhkan perhatian oleh perusahaan saat melakukan penggajian kepada karyawannya.

Karena jam lembur ini akan mempengaruhi besaran gaji yang diterima oleh setiap karyawan. Jam lembur ini juga menjadi nilai tambah bagi karyawan, sekaligus jam lembur akan ada diluar jam kerja secara normal.

Maka dari itu, Anda sebagai karyawan juga harus memperhatikan begitu pula perusahaan. Perusahaan harus harus bisa menentukan jam lembur karyawan serta untuk cara penghitungannya.

Itulah beberapa informasi yang bisa dipaparkan dalam artikel ini. Jika Anda merasa kesulitan dalam mengelola sistem penggajian, Anda bisa memanfaatkan fasilitas aplikasi dari Talenta yang bernama dengan aplikasi pembayaran gaji karyawan online.

Aplikasi yang fleksibel dengan multiple-cycle cut-off dan payroll-nya, ditambah adanya transfer gaji tanpa dibatasi regulasi payroll oleh bank dan juga dibayarkan ke rekening bank dengan mudah. (sul/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/