alexametrics
22.4 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Sudah Tahu Belum? Begini Langkah dan Cara Lapor SPT Tahunan Secara Online

JOMBANG – Masyarakat baik perorangan maupun badan usaha diwajibkan untuk melaporkan SPT setiap tahunnya. SPT menjadi bukti bahwa Anda sudah membayar pajak penghasilan atau PPh kepada negara.

Sebagai negara yang menganut sistem self-assessment untuk perpajakannya, setiap wajib pajak diberi kepercayaan penuh untuk mendaftar, menghitung, serta melaporkan pajak secara mandiri. Alih-alih datang langsung ke kantor pajak terdekat, saat ini, pelaporan pajak bisa dilakukan secara online. Namun sebelum melakukannya, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui termasuk manfaat dan tahapan-tahapan lapor pajak online. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Lapor SPT tahunan online dapat Anda lakukan dengan mudah melalui e-Filing, yaitu formulir Surat Pemberitahuan (SPT) elektronik yang diisi secara real-time dengan memanfaatkan jaringan internet pada saluran atau aplikasi e-Filing resmi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Sebagai pengusaha tentu pajak menjadi sebuah kontribusi wajib yang dibayarkan kepada pemerintah demi kelancaran pembangunan negara itu sendiri.

Manfaat Bagi Pengusaha Jika Lapor SPT Tahunan

Berikut ini 4 manfaat yang dapat dirasakan bagi pengusaha yang melakukan pelaporan SPT secara online:

  1. Lapor SPT Tahunan Online Mengefisiensikan Waktu dan Biaya

Pelayanan lapor SPT tahunan online memberikan kemudahan kepada Wajib Pajak Pribadi  maupun Perseroan yang ingin menyampaikan laporan SPT Pajak Penghasilan Masa atau Tahunan secara elektronik. Efisiensi waktu dan biaya pun terjamin sebab Anda tak perlu lagi datang dan antre di kantor pajak untuk melaporkan SPT.

2. Lapor Pajak Online Lebih Mudah Digunakan

Lapor SPT tahunan online tentu lebih mudah digunakan. Terlebih bagi pengusaha yang tidak memiliki latar belakang studi perpajakan. Aplikasi e-Filing yang disediakan bahkan dilengkapi dengan panduan. Jadi, apabila menemukan kendala atau kesulitan dalam mengisi data Anda dapat melihat panduan tersebut. Data yang Anda isikan pun dapat dijamin kelengkapannya, sebab pada aplikasi lapor SPT tahunan online terdapat validasi dari sistem pusat.

3. e-Filing Pajak Jauh Fleksibel

Melakukan lapor pajak secara online tidak terikat waktu seperti saat Anda melakukannya secara manual di kantor pajak. Anda hanya perlu menyediakan perangkat komputer atau laptop dan koneksi Internet, maka lapor SPT tahunan online bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja Anda mau. Duduk santai di coffee shop, dalam perjalanan bisnis, atau bahkan saat sedang berlibur di luar negeri pun laporan pajak Anda tidak akan terbengkalai begitu saja.

4. Keamanan Penyimpanan Bukti Pelaporan Pajak Terjamin

Dengan melakukan lapor SPT tahunan online, keamanan penyimpanan data bukti pelaporan pajak yang dinamakan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) lebih terjamin dibandingkan pelaporan secara manual. Terlebih, dalam UU Ketentuan Umum Perpajakan (KUP) disebutkan bahwa wajib pajak harus menyimpan dokumen perpajakan sekurangnya selama 10 tahun.

Ketika Anda membutuhkan BPE tersebut sewaktu-waktu pun, lebih mudah ditemukan dibandingkan dengan mencari BPS Anda. Meski begitu, pastikan aplikasi e-Filing yang Anda gunakan adalah aplikasi lapor SPT tahunan online yang berbasis web dan bukan software yang diinstal.

Keunggulan aplikasi yang berbasis web atau online ini adalah penyimpanan data yang lebih aman dibandingkan software yang diinstal. Karena pada software yang diinstal, data pelaporan pajak Anda disimpan di lokal komputer Anda. Sehingga, jika sewaktu-waktu komputer Anda hilang atau rusak, maka bukti pelaporan pajak Anda pun juga dapat hilang.

Baca Juga :  Perumda Aneka Usaha Seger dan Perkebunan Panglungan

Ketentuan Pelaporan Pajak Secara Online

PPh merupakan jenis pajak yang wajib dibayar oleh wajib pajak individu maupun badan usaha. Masing-masing wajib pajak harus menyiapkan dokumen sebelum lapor pajak online sebagai berikut:

  • Wajib pajak perorangan yang berstatus sebagai pekerja, wajib menyertakan dokumen bukti pemotongan PPh 21 dari perusahaan/pemberi kerja
  • Wajib pajak perorangan yang menjalankan bisnis, harus menyertakan lampiran dokumen yang berhubungan dengan keuangan aktivitas usahanya
  • Wajib pajak badan usaha juga wajib menyiapkan dokumen laporan keuangan.

Karena dilakukan secara online tanpa datang langsung ke KPP (Kantor Pelayanan Pajak), Anda harus mendaftar terlebih dahulu sebelum bisa lapor SPT pajak secara online. Persiapan teknis itu antara lain:

  • EFIN wajib dimiliki oleh wajib pajak pribadi (baik karyawan atau pengusaha)
  • Sertifikat elektronik wajib dimiliki oleh wajib pajak perusahaan/badan usaha.

Berdasarkan statusnya, dokumen yang disertakan untuk pelaporan SPT juga berbeda-beda. WP pribadi pekerja atau karyawan menggunakan formulir 1721 A1/A2 atau formulir 1770S/SS.

WP pribadi pengusaha menggunakan formulir 1770 dan laporan laba rugi. Sedangkan untuk WP badan usaha, formulir yang digunakan adalah formulir 1771, dengan menyertakan laporan keuangan.

Tahapan Cara Lapor Pajak Online

Lantas, bagaimana tahapan dan cara lapor pajak online bagi wajib pajak pribadi secara umum? Langkah-langkahnya adalah:

  1. Memperoleh Nomor EFIN

EFIN atau Electronic Filing Identification Number wajib dimiliki oleh semua wajib pajak. EFIN merupakan nomor identitas dari DJP (Direktorat Jenderal Pajak) untuk wajib pajak supaya bisa melakukan transaksi online lewat DJP, salah satunya adalah mengisi e-filing. Untuk mendapatkan EFIN, Anda harus datang dulu ke KPP terdekat. Isi formulirnya secara lengkap dengan membawa dokumen yang dibutuhkan yakni KTP (asli dan fotokopi) serta NPWP asli. Serahkan semua dokumen kepada petugas dan ikuti arahan berikutnya.

2. Melakukan Aktivasi EFIN

Setelah proses pengajuan selesai, petugas pajak akan memberikan kode EFIN kepada Anda. Sebelum bisa digunakan kode harus diaktivasi terlebih dahulu lewat website resmi DJP Online. Setelah situs terbuka, klik pada bagian “Daftar di Sini” selanjutnya pada kolom yang tersedia ketikkan NPWP, EFIN serta kode keamanan. Selanjutnya tekan “Verifikasi”. Agar bisa login lewat aplikasi DJP Online, Anda harus membuat password terlebih dahulu.Setelah itu, tautan untuk verifikasi akan dikirimkan ke email Anda. Klik sampai Anda masuk ke halaman login DJP.

3. Melakukan Pelaporan Pajak Lewat e-Filing

Karena sekarang EFIN Anda sudah teraktivasi dan bisa melakukan transaksi pajak online, maka Anda bisa langsung lapor pajak online seperti lapor SPT tahunan lewat e-Filing. Adapun tahapannya adalah sebagai berikut.

  • Masuk ke laman https://djponline.pajak.go.id lewat browser komputer atau ponsel Anda. Selanjutnya login dengan memasukkan NPWP, password dan kode keamanan. Tekan “Log in”
  • Pilih “e-Filing” pada daftar layanan kemudian tekan “Buat SPT”
  • Anda akan mendapatkan beberapa pertanyaan yang harus dijawab. Pertanyaan ini akan menentukan jenis formulir yang harus Anda isi. Selanjutnya, klik pada jenis SPT yang sesuai
  • Lengkapi formulir status SPT dan tahun pajaknya kemudian isi data SPT. Tekan “Berikutnya”
  • Pada layar akan muncul rangkuman SPT serta kode verifikasi. Klik “Di Sini” untuk mendapatkan kode verifikasi (akan dikirimkan via nomor ponsel atau email yang terdaftar)
  • Masukkan kode verifikasi yang Anda terima lalu tekan “Kirim SPT”
  • BPE atau Bukti Penerimaan Elektronik untuk SPT Tahunan PPh akan dikirimkan ke email

Jika Anda sudah menerima BPE, artinya proses lapor pajak online pribadi yang Anda lakukan sudah berhasil. Simpan EFIN dan password Anda agar bisa digunakan untuk lapor pajak online di tahun berikutnya. Lalu bagaimana cara lapor pajak online lewat hp? Anda bisa menggunakan aplikasi lapor pajak online dan mengikuti panduan lapor pajak online di atas.

Baca Juga :  HUT RI ke-75, Anyar Motor Mojoagung Obral Diskon Hingga Rp 3,5 Juta

Lapor SPT Tahunan Makin Mudah dengan Klikpajak by Mekari

Sebagai mitra resmi DJP yang memberikan Bukti Lapor (NTTE) resmi dari Ditjen Pajak Indonesia, Klik pajak by Mekari memberikan kemudahan bagi wajib pajak pribadi maupun badan dalam melakukan pelaporan pajak seperti lapor SPT tahunan melalui eFiling Klikpajak.

Jenis Lapor SPT Tahunan di Klikpajak by Mekari
Adapun berbagai jenis lapor SPT tahunan yang bisa Anda lapor dalam satu platform Klikpajak by Mekari, di antaranya:

  1. Lapor SPT Tahunan Badan

SPT Tahunan Badan merupakan surat yang digunakan untuk melakukan pelaporan pembayaran pajak, seperti objek dan bukan objek pajak, harga dan kewajiban perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku dengan jenis formulir SPT 1771.

Anda bisa lapor SPT tahunan badan melalui eFiling yang ada di Klikpajak. Hanya upload CSV formulir SPT 1771 serta file PDF yang diperlukan untuk pelaporan pajak online melalui fasilitas eFiling dari Klikpajak.

  1. Lapor SPT Masa

SPT Masa atau sering disebut SPT bulanan adalah SPT yang digunakan untuk melaporkan suatu pajak yang sudah dipotong/dipungut pada setiap bulannya.

Sama seperti jika lapor SPT tahunan badan, Anda bisa menggunakan fasilitas eFiling dari Klikpajak serta melampirkan CSV dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam format PDF dari perusahaan Anda.

  1. Lapor SPT Tahunan Pribadi

Anda juga bisa melaporkan pajak tahunan seperti SPT Pribadi untuk formulir 1770 dan 1770S melalui Klikpajak. Apabila melakukan keterlambatan pelaporan pajak untuk wajib pajak perorangan maka akan dikenakan denda sebesar Rp. 100.000.

Melalui Klikpajak by Mekari, Anda bisa memanfaatkan fitur simpan riwayat pelaporan untuk setiap tahunnya.

Itulah cara, manfaat, dan juga jenis SPT tahunan yang bisa Anda laporkan segera secara online. Jika Anda sedang mencari platform untuk lapor SPT tahunan secara online, Klikpajak by Mekari mungkin bisa menjadi solusinya karena memiliki berbagai fasilitas perpajakan, mempunyai user interface yang mudah digunakan oleh semua kalangan masyarakat, dan sudah berteknologi berbasis cloud yang terintegrasi. (riz)

- Advertisement -

JOMBANG – Masyarakat baik perorangan maupun badan usaha diwajibkan untuk melaporkan SPT setiap tahunnya. SPT menjadi bukti bahwa Anda sudah membayar pajak penghasilan atau PPh kepada negara.

Sebagai negara yang menganut sistem self-assessment untuk perpajakannya, setiap wajib pajak diberi kepercayaan penuh untuk mendaftar, menghitung, serta melaporkan pajak secara mandiri. Alih-alih datang langsung ke kantor pajak terdekat, saat ini, pelaporan pajak bisa dilakukan secara online. Namun sebelum melakukannya, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui termasuk manfaat dan tahapan-tahapan lapor pajak online. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Lapor SPT tahunan online dapat Anda lakukan dengan mudah melalui e-Filing, yaitu formulir Surat Pemberitahuan (SPT) elektronik yang diisi secara real-time dengan memanfaatkan jaringan internet pada saluran atau aplikasi e-Filing resmi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Sebagai pengusaha tentu pajak menjadi sebuah kontribusi wajib yang dibayarkan kepada pemerintah demi kelancaran pembangunan negara itu sendiri.

Manfaat Bagi Pengusaha Jika Lapor SPT Tahunan

Berikut ini 4 manfaat yang dapat dirasakan bagi pengusaha yang melakukan pelaporan SPT secara online:

  1. Lapor SPT Tahunan Online Mengefisiensikan Waktu dan Biaya

Pelayanan lapor SPT tahunan online memberikan kemudahan kepada Wajib Pajak Pribadi  maupun Perseroan yang ingin menyampaikan laporan SPT Pajak Penghasilan Masa atau Tahunan secara elektronik. Efisiensi waktu dan biaya pun terjamin sebab Anda tak perlu lagi datang dan antre di kantor pajak untuk melaporkan SPT.

- Advertisement -

2. Lapor Pajak Online Lebih Mudah Digunakan

Lapor SPT tahunan online tentu lebih mudah digunakan. Terlebih bagi pengusaha yang tidak memiliki latar belakang studi perpajakan. Aplikasi e-Filing yang disediakan bahkan dilengkapi dengan panduan. Jadi, apabila menemukan kendala atau kesulitan dalam mengisi data Anda dapat melihat panduan tersebut. Data yang Anda isikan pun dapat dijamin kelengkapannya, sebab pada aplikasi lapor SPT tahunan online terdapat validasi dari sistem pusat.

3. e-Filing Pajak Jauh Fleksibel

Melakukan lapor pajak secara online tidak terikat waktu seperti saat Anda melakukannya secara manual di kantor pajak. Anda hanya perlu menyediakan perangkat komputer atau laptop dan koneksi Internet, maka lapor SPT tahunan online bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja Anda mau. Duduk santai di coffee shop, dalam perjalanan bisnis, atau bahkan saat sedang berlibur di luar negeri pun laporan pajak Anda tidak akan terbengkalai begitu saja.

4. Keamanan Penyimpanan Bukti Pelaporan Pajak Terjamin

Dengan melakukan lapor SPT tahunan online, keamanan penyimpanan data bukti pelaporan pajak yang dinamakan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) lebih terjamin dibandingkan pelaporan secara manual. Terlebih, dalam UU Ketentuan Umum Perpajakan (KUP) disebutkan bahwa wajib pajak harus menyimpan dokumen perpajakan sekurangnya selama 10 tahun.

Ketika Anda membutuhkan BPE tersebut sewaktu-waktu pun, lebih mudah ditemukan dibandingkan dengan mencari BPS Anda. Meski begitu, pastikan aplikasi e-Filing yang Anda gunakan adalah aplikasi lapor SPT tahunan online yang berbasis web dan bukan software yang diinstal.

Keunggulan aplikasi yang berbasis web atau online ini adalah penyimpanan data yang lebih aman dibandingkan software yang diinstal. Karena pada software yang diinstal, data pelaporan pajak Anda disimpan di lokal komputer Anda. Sehingga, jika sewaktu-waktu komputer Anda hilang atau rusak, maka bukti pelaporan pajak Anda pun juga dapat hilang.

Baca Juga :  Bersama KPP Pratama, Bupati Jombang Ajak Masyarakat Lapor SPT Tahunan

Ketentuan Pelaporan Pajak Secara Online

PPh merupakan jenis pajak yang wajib dibayar oleh wajib pajak individu maupun badan usaha. Masing-masing wajib pajak harus menyiapkan dokumen sebelum lapor pajak online sebagai berikut:

  • Wajib pajak perorangan yang berstatus sebagai pekerja, wajib menyertakan dokumen bukti pemotongan PPh 21 dari perusahaan/pemberi kerja
  • Wajib pajak perorangan yang menjalankan bisnis, harus menyertakan lampiran dokumen yang berhubungan dengan keuangan aktivitas usahanya
  • Wajib pajak badan usaha juga wajib menyiapkan dokumen laporan keuangan.

Karena dilakukan secara online tanpa datang langsung ke KPP (Kantor Pelayanan Pajak), Anda harus mendaftar terlebih dahulu sebelum bisa lapor SPT pajak secara online. Persiapan teknis itu antara lain:

  • EFIN wajib dimiliki oleh wajib pajak pribadi (baik karyawan atau pengusaha)
  • Sertifikat elektronik wajib dimiliki oleh wajib pajak perusahaan/badan usaha.

Berdasarkan statusnya, dokumen yang disertakan untuk pelaporan SPT juga berbeda-beda. WP pribadi pekerja atau karyawan menggunakan formulir 1721 A1/A2 atau formulir 1770S/SS.

WP pribadi pengusaha menggunakan formulir 1770 dan laporan laba rugi. Sedangkan untuk WP badan usaha, formulir yang digunakan adalah formulir 1771, dengan menyertakan laporan keuangan.

Tahapan Cara Lapor Pajak Online

Lantas, bagaimana tahapan dan cara lapor pajak online bagi wajib pajak pribadi secara umum? Langkah-langkahnya adalah:

  1. Memperoleh Nomor EFIN

EFIN atau Electronic Filing Identification Number wajib dimiliki oleh semua wajib pajak. EFIN merupakan nomor identitas dari DJP (Direktorat Jenderal Pajak) untuk wajib pajak supaya bisa melakukan transaksi online lewat DJP, salah satunya adalah mengisi e-filing. Untuk mendapatkan EFIN, Anda harus datang dulu ke KPP terdekat. Isi formulirnya secara lengkap dengan membawa dokumen yang dibutuhkan yakni KTP (asli dan fotokopi) serta NPWP asli. Serahkan semua dokumen kepada petugas dan ikuti arahan berikutnya.

2. Melakukan Aktivasi EFIN

Setelah proses pengajuan selesai, petugas pajak akan memberikan kode EFIN kepada Anda. Sebelum bisa digunakan kode harus diaktivasi terlebih dahulu lewat website resmi DJP Online. Setelah situs terbuka, klik pada bagian “Daftar di Sini” selanjutnya pada kolom yang tersedia ketikkan NPWP, EFIN serta kode keamanan. Selanjutnya tekan “Verifikasi”. Agar bisa login lewat aplikasi DJP Online, Anda harus membuat password terlebih dahulu.Setelah itu, tautan untuk verifikasi akan dikirimkan ke email Anda. Klik sampai Anda masuk ke halaman login DJP.

3. Melakukan Pelaporan Pajak Lewat e-Filing

Karena sekarang EFIN Anda sudah teraktivasi dan bisa melakukan transaksi pajak online, maka Anda bisa langsung lapor pajak online seperti lapor SPT tahunan lewat e-Filing. Adapun tahapannya adalah sebagai berikut.

  • Masuk ke laman https://djponline.pajak.go.id lewat browser komputer atau ponsel Anda. Selanjutnya login dengan memasukkan NPWP, password dan kode keamanan. Tekan “Log in”
  • Pilih “e-Filing” pada daftar layanan kemudian tekan “Buat SPT”
  • Anda akan mendapatkan beberapa pertanyaan yang harus dijawab. Pertanyaan ini akan menentukan jenis formulir yang harus Anda isi. Selanjutnya, klik pada jenis SPT yang sesuai
  • Lengkapi formulir status SPT dan tahun pajaknya kemudian isi data SPT. Tekan “Berikutnya”
  • Pada layar akan muncul rangkuman SPT serta kode verifikasi. Klik “Di Sini” untuk mendapatkan kode verifikasi (akan dikirimkan via nomor ponsel atau email yang terdaftar)
  • Masukkan kode verifikasi yang Anda terima lalu tekan “Kirim SPT”
  • BPE atau Bukti Penerimaan Elektronik untuk SPT Tahunan PPh akan dikirimkan ke email

Jika Anda sudah menerima BPE, artinya proses lapor pajak online pribadi yang Anda lakukan sudah berhasil. Simpan EFIN dan password Anda agar bisa digunakan untuk lapor pajak online di tahun berikutnya. Lalu bagaimana cara lapor pajak online lewat hp? Anda bisa menggunakan aplikasi lapor pajak online dan mengikuti panduan lapor pajak online di atas.

Baca Juga :  Bangunan Eks Rumdin Pengairan Mojoagung Dibongkar untuk Proyek Jalan

Lapor SPT Tahunan Makin Mudah dengan Klikpajak by Mekari

Sebagai mitra resmi DJP yang memberikan Bukti Lapor (NTTE) resmi dari Ditjen Pajak Indonesia, Klik pajak by Mekari memberikan kemudahan bagi wajib pajak pribadi maupun badan dalam melakukan pelaporan pajak seperti lapor SPT tahunan melalui eFiling Klikpajak.

Jenis Lapor SPT Tahunan di Klikpajak by Mekari
Adapun berbagai jenis lapor SPT tahunan yang bisa Anda lapor dalam satu platform Klikpajak by Mekari, di antaranya:

  1. Lapor SPT Tahunan Badan

SPT Tahunan Badan merupakan surat yang digunakan untuk melakukan pelaporan pembayaran pajak, seperti objek dan bukan objek pajak, harga dan kewajiban perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku dengan jenis formulir SPT 1771.

Anda bisa lapor SPT tahunan badan melalui eFiling yang ada di Klikpajak. Hanya upload CSV formulir SPT 1771 serta file PDF yang diperlukan untuk pelaporan pajak online melalui fasilitas eFiling dari Klikpajak.

  1. Lapor SPT Masa

SPT Masa atau sering disebut SPT bulanan adalah SPT yang digunakan untuk melaporkan suatu pajak yang sudah dipotong/dipungut pada setiap bulannya.

Sama seperti jika lapor SPT tahunan badan, Anda bisa menggunakan fasilitas eFiling dari Klikpajak serta melampirkan CSV dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam format PDF dari perusahaan Anda.

  1. Lapor SPT Tahunan Pribadi

Anda juga bisa melaporkan pajak tahunan seperti SPT Pribadi untuk formulir 1770 dan 1770S melalui Klikpajak. Apabila melakukan keterlambatan pelaporan pajak untuk wajib pajak perorangan maka akan dikenakan denda sebesar Rp. 100.000.

Melalui Klikpajak by Mekari, Anda bisa memanfaatkan fitur simpan riwayat pelaporan untuk setiap tahunnya.

Itulah cara, manfaat, dan juga jenis SPT tahunan yang bisa Anda laporkan segera secara online. Jika Anda sedang mencari platform untuk lapor SPT tahunan secara online, Klikpajak by Mekari mungkin bisa menjadi solusinya karena memiliki berbagai fasilitas perpajakan, mempunyai user interface yang mudah digunakan oleh semua kalangan masyarakat, dan sudah berteknologi berbasis cloud yang terintegrasi. (riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/