alexametrics
23 C
Jombang
Wednesday, June 29, 2022

Gelar Media Gathering, OJK Bahas Investasi dan Pasar Modal

SURABAYA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar media gathering bersama 30 wartawan di Surabaya Senin (23/5) siang. Dalam agenda itu, OJK memberikan paparana terkait program investasi terpadu 2022 juga perkembangan pasar modal di Indonesia.

Selain puluhan wartawan, dalam kegiatan itu hadir pula Bambang Mukti Riyadi, Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Luthfy Zain Fuady, Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1A didampingi I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan PT BEI. “Kegiatan ini merupakan rangkaian dari sosialisasi dan edukasi pasar modal terpadu 2022 yang akan kita gelar selanjutnya,” terang Bambang dalam sambutannya.

Bambang, juga memberikan kabar baik soal perkembangan terkini pasar modal di Indonesia serta pertumbuhan investasi. “Kami masih dan terus mengeluarkan kebijakan untuk menjaga stabilitas pasar modal dan momentum pertumbuhan ekonomi,” lanjutnya.

Baca Juga :  Salak Doyong Pulogedang Tembelang Dua Musim Panen dalam Setahun

Dalam paparannya itu, Bambang juga menyampaikan pertumbuhan pasar modal di Indonesia yang masih menggembirakan. Dari data yang dimilikinya, secara umum pasar modal Indonesia di tahun 2022 masih tumbuh positif. Hal itu, tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang telah mencapai level 6.597,99 pada (13/5) lalu atau naik 0,25 persen dari Desember lalu. “Bahkan di tahun 2022 ini, IHSG beberapa kali menembus rekor baru dan tertinggi sepanjang sejarah,” tambah Bambang.

Sedangkan dari sisi supply, pertumbuhan investor disebut Bambang juga terus mengalami kenaikan. Pada Desember 2021, jumlahnya sebanyak 7,49 juta SID dan menjadi 8,62 juta SID  di bulan ini. Kenaikannya pun signifikan, mencapai 13,61 persen ytd. “Yang lebih menggembirakan, 30 persen investor ini adalah kalangan millenial yang usianya di bawah 30 tahun. Ini tentu memberikan optimisme untuk pasar modal di tahun 2022 ini,” lontarnya.

Baca Juga :  HM Syarif Hidayatullah ST MMT: Jajan dan Berbagi

Dalam sambutannya itu, Bambang juga berharap acara ini bisa jadi jembatan komunikasi antara OJK juga kalangan dunia pers. Terlebih kaitannya dengan capaian yang telah didapat OJK. “Kegiatan ini diharapkan jadi sarana komunikasi terkait pencapaian OJK dalam membantu pemulihan ekonomi lewat kebijakannya,” pungkas Bambang. (sul/riz)

 

 

- Advertisement -

SURABAYA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar media gathering bersama 30 wartawan di Surabaya Senin (23/5) siang. Dalam agenda itu, OJK memberikan paparana terkait program investasi terpadu 2022 juga perkembangan pasar modal di Indonesia.

Selain puluhan wartawan, dalam kegiatan itu hadir pula Bambang Mukti Riyadi, Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Luthfy Zain Fuady, Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1A didampingi I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan PT BEI. “Kegiatan ini merupakan rangkaian dari sosialisasi dan edukasi pasar modal terpadu 2022 yang akan kita gelar selanjutnya,” terang Bambang dalam sambutannya.

Bambang, juga memberikan kabar baik soal perkembangan terkini pasar modal di Indonesia serta pertumbuhan investasi. “Kami masih dan terus mengeluarkan kebijakan untuk menjaga stabilitas pasar modal dan momentum pertumbuhan ekonomi,” lanjutnya.

Baca Juga :  Apresiasi Lomba Puisi dan Parikan, KKM MAN : Ini Wujud Pelestarian Budaya

Dalam paparannya itu, Bambang juga menyampaikan pertumbuhan pasar modal di Indonesia yang masih menggembirakan. Dari data yang dimilikinya, secara umum pasar modal Indonesia di tahun 2022 masih tumbuh positif. Hal itu, tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang telah mencapai level 6.597,99 pada (13/5) lalu atau naik 0,25 persen dari Desember lalu. “Bahkan di tahun 2022 ini, IHSG beberapa kali menembus rekor baru dan tertinggi sepanjang sejarah,” tambah Bambang.

Sedangkan dari sisi supply, pertumbuhan investor disebut Bambang juga terus mengalami kenaikan. Pada Desember 2021, jumlahnya sebanyak 7,49 juta SID dan menjadi 8,62 juta SID  di bulan ini. Kenaikannya pun signifikan, mencapai 13,61 persen ytd. “Yang lebih menggembirakan, 30 persen investor ini adalah kalangan millenial yang usianya di bawah 30 tahun. Ini tentu memberikan optimisme untuk pasar modal di tahun 2022 ini,” lontarnya.

Baca Juga :  Kwat Prayitno, Sang Mahaguru Karateka di Kabupaten Jombang

Dalam sambutannya itu, Bambang juga berharap acara ini bisa jadi jembatan komunikasi antara OJK juga kalangan dunia pers. Terlebih kaitannya dengan capaian yang telah didapat OJK. “Kegiatan ini diharapkan jadi sarana komunikasi terkait pencapaian OJK dalam membantu pemulihan ekonomi lewat kebijakannya,” pungkas Bambang. (sul/riz)

- Advertisement -

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/