alexametrics
31.5 C
Jombang
Wednesday, August 10, 2022

Identitas Mayat di Sungai Brantas Terungkap, Ternyata Warga Ponorogo

JOMBANG – Teka-teki penemuan jasad pria mengambang di Sungai Brantas Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo (16/2) lalu akhirnya terungkap. Polisi mengidentifikasi mayat itu adalah Muhammad Effendi, 30 warga Ponorogo yang telah meninggalkan rumah seminggu sebelumnya.

“Kita sempat minta tolong kepada Polres Kediri Kota hingga Polres Nganjuk, selain juga di radio untuk mengumumkan penemuan jenazah korban ini,” terang Kapolsek Bandarkedungmulyo, AKP Darmaji.

Hingga sehari kemudian, tim Inafis Polres Jombang yang turut melakukan pemeriksaan menemukan identitas korban setelah proses pemeriksaan sidik jari. “Ya, Inafis berhasil mengidentifikasi jenazah Mr.X ini ternyata bernama Muhammad Effendi, warga Desa Pinjeran, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo,” lanjutnya.

Baca Juga :  Peternak Sapi Perah di Wonosalam Bersyukur Harga Susu Naik

Keluarga korban yang telah mendapat kabar perihal kematian Effendi langsung menuju RSUD Jombang untuk melihat langsung kondisi saudaranya itu. “Setelah pengecekan, keluarga korban memastikan jika mayat itu memang anggota keluarga mereka,” imbuhnya.

Pemeriksaan kepada keluarga korban, juga menemukan fakta jika Effendi memang sudah seminggu tak pulang ke rumah. Dugaan kuat, ia menderita gangguan jiwa hingga membuat dia linglung.

“Keterangan dari keluarga, saat pergi memang dalam kondisi linglung. Keluarga juga tidak menginginkan jenazah diotopsi sehingga langsung diserahkan kepada keluarga hari itu,” tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo digegerkan penemuan mayat laki-laki mengapung di Dam Sungai Brantas. Usai berhasil dievakuasi, petugas mengirim ke RSUD Jombang guna dilakukan visum.

Baca Juga :  Evita Setyo Anggraeni Gunakan Banyak Aplikasi, Belajar Seperti Bermain

Dia menjelaskan, keberadaan mayat pertama kali diketahui warga saat memancing di Dam Sungai Brantas Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Sabtu (16/2) pukul 11.00 lalu.

Selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa untuk diteruskan ke polisi. “Namun berkat keras semua petugas, sekitar pukul 14.30, jasad akhirnya berhasil diangkat ke daratan,” pungkas dia. (*)

- Advertisement -

JOMBANG – Teka-teki penemuan jasad pria mengambang di Sungai Brantas Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo (16/2) lalu akhirnya terungkap. Polisi mengidentifikasi mayat itu adalah Muhammad Effendi, 30 warga Ponorogo yang telah meninggalkan rumah seminggu sebelumnya.

“Kita sempat minta tolong kepada Polres Kediri Kota hingga Polres Nganjuk, selain juga di radio untuk mengumumkan penemuan jenazah korban ini,” terang Kapolsek Bandarkedungmulyo, AKP Darmaji.

Hingga sehari kemudian, tim Inafis Polres Jombang yang turut melakukan pemeriksaan menemukan identitas korban setelah proses pemeriksaan sidik jari. “Ya, Inafis berhasil mengidentifikasi jenazah Mr.X ini ternyata bernama Muhammad Effendi, warga Desa Pinjeran, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo,” lanjutnya.

Baca Juga :  Sempat Mahal, Degan Ijo di Jombang Mulai Turun Harga

Keluarga korban yang telah mendapat kabar perihal kematian Effendi langsung menuju RSUD Jombang untuk melihat langsung kondisi saudaranya itu. “Setelah pengecekan, keluarga korban memastikan jika mayat itu memang anggota keluarga mereka,” imbuhnya.

Pemeriksaan kepada keluarga korban, juga menemukan fakta jika Effendi memang sudah seminggu tak pulang ke rumah. Dugaan kuat, ia menderita gangguan jiwa hingga membuat dia linglung.

“Keterangan dari keluarga, saat pergi memang dalam kondisi linglung. Keluarga juga tidak menginginkan jenazah diotopsi sehingga langsung diserahkan kepada keluarga hari itu,” tegasnya.

- Advertisement -

Seperti diketahui sebelumnya, Warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo digegerkan penemuan mayat laki-laki mengapung di Dam Sungai Brantas. Usai berhasil dievakuasi, petugas mengirim ke RSUD Jombang guna dilakukan visum.

Baca Juga :  bellydance di Jombang, Ratakan Perut dan Area Kewanitaan

Dia menjelaskan, keberadaan mayat pertama kali diketahui warga saat memancing di Dam Sungai Brantas Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Sabtu (16/2) pukul 11.00 lalu.

Selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa untuk diteruskan ke polisi. “Namun berkat keras semua petugas, sekitar pukul 14.30, jasad akhirnya berhasil diangkat ke daratan,” pungkas dia. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/