alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Mengarsir di Alam Terbuka, Bekal Anak Bisa Mandiri

JOMBANG – Suasana event apresiasi mengarsir mamamia yang diadakan Jawa Pos Radar Jombang bersama Himpaudi dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, serentak di lembaga kemarin (19/1), sangat meriah dan berjalan lancar.

Di Kecamatan Kabuh, kegiatan dipusatkan di Balai Desa Tanjungwadung. Sejak pagi, ratusan anak beserta orangtua dan guru pendamping terlihat memadati halaman balai desa. “Kegiatan memang disentralkan di Desa Tanjungwadung karena lokasinya luas dan nyaman,” ungkap Mar’atun Hasanah Ketua Himpaudi Kecamatan Kabuh.

Menariknya, kegiatan itu dimulai dengan prosesi menyuapi bunda. Masing-masing anak, diminta untuk menyuapi ibundanya yang sedang mendampingi. Mereka menyuapkan bekal yang di bawa langsung ke mulut ibunya. “Karena ini memperingati hari ibu, kami sisipkan kegiatan yang menunjukkan bakti anak kepada ibu,” lanjutnya.

Tercatat ada 401 anak dari 20 lembaga di Kecamatan Kabuh yang mengikuti kegiatan ini. Seperti namanya, kegiatan diikuti anak didik beserta orang tuanya. Setiap lembaga mengirim bebas dan tidak ada batas minimal maksimal. “Ada yang 11 sampai 30 peserta tiap lembaga. Selain bekal keterampilan kepada anak, lomba ini juga memupuk hubungan antara ibu dan anak yang semakin erat,” tegasnya.

Di Kecamatan Wonosalam, peserta sangat antusias dan enjoy mengarsir di alam terbuka Agropolis. Sejak pukul 08.00, peserta tampak antusias mengarsir didampingi ibu masing-masing. ”Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dengan prokes ketat,’’ ujar Purnomo Ketua Himpaudi Kecamatan Wonosalam.

Dijelaskan, total ada 14 lembaga sejumlah 301 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini dihadiri Legihadi Korwilker Kecamatan Wonosalam dan Yoelatsih penilik PAUD Wilker Wonosalam. ”Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih kasih kepada Jawa Pos Radar Jombang yang telah menyelenggarakan acara ini,’’ jelas dia.

Baca Juga :  Nihil Kasus Aktif, Jombang Malah Naik Level 2 PPKM

Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat bermanfaat untuk anak karena dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta meningkatkan kreativitas. Sehingga bisa dilaksanakan lagi di tahun selanjutnya.

Sementara itu, Legihadi Korwilker Kecamatan Wonosalam sangat mengapresiasi kegiatan apresiasi mengarsir mamamia karena sangat positif melatih kreativitas siswa. ”Peserta sangat antusias, kami berharap kegiatan dapat dilaksanakan berkesinambungan,’’ tegas dia.

Event ini juga dilaksanakan di lembaga PAUD seperti Kelompok Bermain (KB) Permata Hati Jombang. Menurut Dewi Aisyah Kepala KB, gambar yang disediakan cukup mudah dan simpel untuk siswa PAUD. Tidak terlalu rumit dan memiliki makna hari ibu.

Gambar ibu yang bermain di halaman rumah bersama putra-putrinya dapat dimaknai sebagai kehadiran ibu sebagai teman, yang selalu menyayangi dan membersamai anak dalam semua hal, termasuk bermain. ”Kalau dari sudut pandang saya sebagai seorang guru, gambar cukup simpel, apalagi kegiatan ini bersama mama,” katanya.

Lomba mengarsir di Kecamatan Kudu juga dilaksanakan di lembaga masing-masing. Kegiatan ini diikuti 363 peserta dari 17 lembaga se-Kecamatan Kudu. Diharapkan, kegiatan itu ke depan membuat anak punya tanggungjawab dan bisa mandiri.

Menurut Sulami Ketua Himpaudi Kecamatan Kudu, pelaksanaan mengarsir fleksibel sangat menyesuikan. Ada yang dilaksanakan di musala terdekat, sekolah dan ada yang di balai desa. ”Alhamdulillah berjalan lancar, sesuai kesepakatan awal dimulai pukul 08.00 sampai paling lambat dikirim pukul 10.00,” ujarnya.

Baca Juga :  Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Jombang Peduli Covid-19

Diharapkan adanya apreasiasi mengarsir bisa berdampak positif terhadap tumbuh kembang anak. ”Ke depan anak bisa  punya tanggungjawab dan mandiri. Karena hasil karya mereka juga kita hargai,” sambung wanita berusia 36 tahun ini.

Tidak hanya itu, apresiasi mengarsir juga semakin mendekatkan orangtua dengan lembaga. ”Komunikasi yang baik terjalin antara lembaga dan wali murid,” ujar dia. Sehingga pihaknya tetap mengapresiasi seluruh peserta dengan memberi tropi kepada setiap peserta. ”Biar jadi kebanggan tersendiri buat mereka,” tambah Sulami.

Sementara itu, mengarsir mamamia di Kecamatan Bandarkedungmulyo diikuti 271 peserta. Berkesempatan hadir Camat Mahmudi dan Kholilah anggota DPRD Jombang. ”Kegiatan ini bisa memotivasi anak-anak. Perkembangan psikologis lebih percaya diri dan berkembang,” kata Camat Bandarkedungmulyo Mahmudi.

Hal senada disampaikan Kholilah anggota DPRD Jombang yang menyampaikan, event seperti ini semakin mempererat keharmonisan orang tua dengan anak. Tak jarang orang tua dan anak melakukan interaksi sendiri-sendiri. ”Terlebih kalau kedua orang tua bekerja. Ketemu hanya malam. Terkadang anak menjadi nakal karena karena kurangnya perhatian. Karena itu kegiatan harus terus dilanjutkan,” bebernya.

Urotol Auliyah Ketua Himpaudi Bandarkedungmulyo mengatakan, para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan mengarsir setelah lama terhenti karena pandemi. “Alhamdullilah hari ini (kemarin, Red) bisa terlaksana. Diharapkan event berikutnya semua lembaga bisa ikut,” pungkasnya.

- Advertisement -

JOMBANG – Suasana event apresiasi mengarsir mamamia yang diadakan Jawa Pos Radar Jombang bersama Himpaudi dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, serentak di lembaga kemarin (19/1), sangat meriah dan berjalan lancar.

Di Kecamatan Kabuh, kegiatan dipusatkan di Balai Desa Tanjungwadung. Sejak pagi, ratusan anak beserta orangtua dan guru pendamping terlihat memadati halaman balai desa. “Kegiatan memang disentralkan di Desa Tanjungwadung karena lokasinya luas dan nyaman,” ungkap Mar’atun Hasanah Ketua Himpaudi Kecamatan Kabuh.

Menariknya, kegiatan itu dimulai dengan prosesi menyuapi bunda. Masing-masing anak, diminta untuk menyuapi ibundanya yang sedang mendampingi. Mereka menyuapkan bekal yang di bawa langsung ke mulut ibunya. “Karena ini memperingati hari ibu, kami sisipkan kegiatan yang menunjukkan bakti anak kepada ibu,” lanjutnya.

Tercatat ada 401 anak dari 20 lembaga di Kecamatan Kabuh yang mengikuti kegiatan ini. Seperti namanya, kegiatan diikuti anak didik beserta orang tuanya. Setiap lembaga mengirim bebas dan tidak ada batas minimal maksimal. “Ada yang 11 sampai 30 peserta tiap lembaga. Selain bekal keterampilan kepada anak, lomba ini juga memupuk hubungan antara ibu dan anak yang semakin erat,” tegasnya.

Di Kecamatan Wonosalam, peserta sangat antusias dan enjoy mengarsir di alam terbuka Agropolis. Sejak pukul 08.00, peserta tampak antusias mengarsir didampingi ibu masing-masing. ”Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dengan prokes ketat,’’ ujar Purnomo Ketua Himpaudi Kecamatan Wonosalam.

Dijelaskan, total ada 14 lembaga sejumlah 301 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini dihadiri Legihadi Korwilker Kecamatan Wonosalam dan Yoelatsih penilik PAUD Wilker Wonosalam. ”Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih kasih kepada Jawa Pos Radar Jombang yang telah menyelenggarakan acara ini,’’ jelas dia.

Baca Juga :  Binrohtal 1.244: Ojo Alok Mundak Melok

- Advertisement -

Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat bermanfaat untuk anak karena dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta meningkatkan kreativitas. Sehingga bisa dilaksanakan lagi di tahun selanjutnya.

Sementara itu, Legihadi Korwilker Kecamatan Wonosalam sangat mengapresiasi kegiatan apresiasi mengarsir mamamia karena sangat positif melatih kreativitas siswa. ”Peserta sangat antusias, kami berharap kegiatan dapat dilaksanakan berkesinambungan,’’ tegas dia.

Event ini juga dilaksanakan di lembaga PAUD seperti Kelompok Bermain (KB) Permata Hati Jombang. Menurut Dewi Aisyah Kepala KB, gambar yang disediakan cukup mudah dan simpel untuk siswa PAUD. Tidak terlalu rumit dan memiliki makna hari ibu.

Gambar ibu yang bermain di halaman rumah bersama putra-putrinya dapat dimaknai sebagai kehadiran ibu sebagai teman, yang selalu menyayangi dan membersamai anak dalam semua hal, termasuk bermain. ”Kalau dari sudut pandang saya sebagai seorang guru, gambar cukup simpel, apalagi kegiatan ini bersama mama,” katanya.

Lomba mengarsir di Kecamatan Kudu juga dilaksanakan di lembaga masing-masing. Kegiatan ini diikuti 363 peserta dari 17 lembaga se-Kecamatan Kudu. Diharapkan, kegiatan itu ke depan membuat anak punya tanggungjawab dan bisa mandiri.

Menurut Sulami Ketua Himpaudi Kecamatan Kudu, pelaksanaan mengarsir fleksibel sangat menyesuikan. Ada yang dilaksanakan di musala terdekat, sekolah dan ada yang di balai desa. ”Alhamdulillah berjalan lancar, sesuai kesepakatan awal dimulai pukul 08.00 sampai paling lambat dikirim pukul 10.00,” ujarnya.

Baca Juga :  Usulkan Program Indonesia Pintar Ribuan Siswa SD di Jombang

Diharapkan adanya apreasiasi mengarsir bisa berdampak positif terhadap tumbuh kembang anak. ”Ke depan anak bisa  punya tanggungjawab dan mandiri. Karena hasil karya mereka juga kita hargai,” sambung wanita berusia 36 tahun ini.

Tidak hanya itu, apresiasi mengarsir juga semakin mendekatkan orangtua dengan lembaga. ”Komunikasi yang baik terjalin antara lembaga dan wali murid,” ujar dia. Sehingga pihaknya tetap mengapresiasi seluruh peserta dengan memberi tropi kepada setiap peserta. ”Biar jadi kebanggan tersendiri buat mereka,” tambah Sulami.

Sementara itu, mengarsir mamamia di Kecamatan Bandarkedungmulyo diikuti 271 peserta. Berkesempatan hadir Camat Mahmudi dan Kholilah anggota DPRD Jombang. ”Kegiatan ini bisa memotivasi anak-anak. Perkembangan psikologis lebih percaya diri dan berkembang,” kata Camat Bandarkedungmulyo Mahmudi.

Hal senada disampaikan Kholilah anggota DPRD Jombang yang menyampaikan, event seperti ini semakin mempererat keharmonisan orang tua dengan anak. Tak jarang orang tua dan anak melakukan interaksi sendiri-sendiri. ”Terlebih kalau kedua orang tua bekerja. Ketemu hanya malam. Terkadang anak menjadi nakal karena karena kurangnya perhatian. Karena itu kegiatan harus terus dilanjutkan,” bebernya.

Urotol Auliyah Ketua Himpaudi Bandarkedungmulyo mengatakan, para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan mengarsir setelah lama terhenti karena pandemi. “Alhamdullilah hari ini (kemarin, Red) bisa terlaksana. Diharapkan event berikutnya semua lembaga bisa ikut,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/