alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Ratu Petenis Asal Jombang Sabet Perunggu Kejurprov

JOMBANG – Petenis Jombang berhasil meraih medali perunggu pada kejurprov yunior master di lapangan tenis Pendopo Kabupaten Jombang Sabtu-Minggu (14-15/1). Atas nama Ratu yang turun di kelompok umur (KU) 12 tahun. ”Alhamdulillah sesuai dengan target saya, lolos di babak semi final,” kata Yacob Widarto, ketua Pelti Jombang, kemarin.

Jombang mengirimkan dua petenis. Ratu di KU-12 dan Ayin di KU-16. Ratu berhasil maju di babak semi final. Ia bertemu dengan Kirana, petenis dari Tulungagung. Di babak semi final Ratu kalah telak dengan skor 8-1. Sehingga harus puas meraih perunggu.

Sedangkan Kirana maju ke babak final bertemu dengan Dayu dari Bondowoso. Kirana keluar sebagai juara satu dan Dayu juara dua.

Baca Juga :  Tuntutan Belum Siap, Sidang Ditunda

Menurut Yacob, Kirana merupakan petenis paling unggul di KU-12 Jatim. Hingga saat ini, belum ada yang berhasil mengalahkannya. Sedangkan juara dua dan tiga kemampuannya hampir sama.

 Sementara Ayin, kalah di pertandingan pertama. Ia tak bisa melaju ke babak selanjutnya. ’’Baik Ayin maupun Ratu memerlukan latihan yang lebih banyak,’’ ujar Yacob.

Pola latihan perlu diperbaiki. ’’Harus ada peningkatan, tidak hanya di Jombang tapi juga menjalani latihan di Surabaya,’’ tegasnya. Surabaya dipilih karena memiliki kualifikasi pelatih yang lebih mumpuni.

”Bukan berarti meremehkan pelatih yang ada di Jombang, tapi tidak bisa dipungkiri, kemampuan pelatih harus ditingkatkan,’’ tegasnya. Problem ini menurutnya dialami semua daerah. ’’Sehingga sesekali kita perlu latihan ke luar, ke Surabaya, ke Batu atau ke Malang,” katanya.

Baca Juga :  Nurul Fatihah Guru di Jombang Bikin Mainan dari Kardus Bekas

Secara bertahap, ia akan berupaya untuk meningkatkan kemampuan pelatih melalui pelatihan-pelatihan. ”Betul kata Bupati kemarin, kemampuan pelatih harus ditambah agar bisa mengimbangi perkembangan atlet,” tandasnya.

- Advertisement -

JOMBANG – Petenis Jombang berhasil meraih medali perunggu pada kejurprov yunior master di lapangan tenis Pendopo Kabupaten Jombang Sabtu-Minggu (14-15/1). Atas nama Ratu yang turun di kelompok umur (KU) 12 tahun. ”Alhamdulillah sesuai dengan target saya, lolos di babak semi final,” kata Yacob Widarto, ketua Pelti Jombang, kemarin.

Jombang mengirimkan dua petenis. Ratu di KU-12 dan Ayin di KU-16. Ratu berhasil maju di babak semi final. Ia bertemu dengan Kirana, petenis dari Tulungagung. Di babak semi final Ratu kalah telak dengan skor 8-1. Sehingga harus puas meraih perunggu.

Sedangkan Kirana maju ke babak final bertemu dengan Dayu dari Bondowoso. Kirana keluar sebagai juara satu dan Dayu juara dua.

Baca Juga :  Warga Desa Gudo Jombang Luruk Penambang di Rolak 70

Menurut Yacob, Kirana merupakan petenis paling unggul di KU-12 Jatim. Hingga saat ini, belum ada yang berhasil mengalahkannya. Sedangkan juara dua dan tiga kemampuannya hampir sama.

 Sementara Ayin, kalah di pertandingan pertama. Ia tak bisa melaju ke babak selanjutnya. ’’Baik Ayin maupun Ratu memerlukan latihan yang lebih banyak,’’ ujar Yacob.

Pola latihan perlu diperbaiki. ’’Harus ada peningkatan, tidak hanya di Jombang tapi juga menjalani latihan di Surabaya,’’ tegasnya. Surabaya dipilih karena memiliki kualifikasi pelatih yang lebih mumpuni.

- Advertisement -

”Bukan berarti meremehkan pelatih yang ada di Jombang, tapi tidak bisa dipungkiri, kemampuan pelatih harus ditingkatkan,’’ tegasnya. Problem ini menurutnya dialami semua daerah. ’’Sehingga sesekali kita perlu latihan ke luar, ke Surabaya, ke Batu atau ke Malang,” katanya.

Baca Juga :  Proyek Jaringan Gas Bumi di Jombang Diprotes Warga

Secara bertahap, ia akan berupaya untuk meningkatkan kemampuan pelatih melalui pelatihan-pelatihan. ”Betul kata Bupati kemarin, kemampuan pelatih harus ditambah agar bisa mengimbangi perkembangan atlet,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/