alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Air Mulai Masuk Rumah, Warga Kademangan Waswas Banjir

JOMBANG – Warga Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, waswas kembali terjadi banjir. Ini setelah sore kemarin (18/1), luapan air Kali Pancir sempat naik dan mulai masuk ke permukiman warga.

”Ini air sungai mulai masuk ke rumah sekitar pukul 16.00 tadi (kemarin, Red),” ujar Nasrullah salah seorang warga setempat. Ia menyebut, luapan sempat meninggi dan sudah mencapai 40 sentimeter. ”Ini sudah selutut orang dewasa. Air terus meninggi,” katanya.

Karena itu warga merasa khawatir ada luapan air yang lebih besar lagi. Secara demografi letak desanya memang diapit dengan sungai. ”Apabila sungai Catakbanteng ini juga meluap banjir besar terjadi lagi. Infonya aliran sungai Catakbanteng juga tinggi,” bebernya. Sehingga masyarakat sejak sore mulai waspada banjir. ”Semoga tidak parah dan segera surut,” tegas dia.

Baca Juga :  Sidak Tak Temukan Pelanggaran Prokes

Dikonfirmasi terpisah, Hendro Wahyuadi Kepala Desa Kademangan mengatakan, di sepanjang aliran sungai Catakbanteng ada sekitar 20 rumah yang terdampak banjir. Meski begitu warga masih belum mengungsi. ”Kalau luapan Sungai Pancir tidak begitu mengkhawatirkan karena cepat sekali surut,” ujarnya.

Menurut dia, yang paling dikhawatirkan ketika aliran Sungai Catakbanteng juga meluap. Aliran dua sungai itu pasti akan menimbulkan banjir cukup besar seperti tahun sebelumnya. ”Makanya kami siaga sampai pukul 19.00 (kemarin, Red). Kalau meluap nanti pasti banjir,” pungkas Hendro.

- Advertisement -

JOMBANG – Warga Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, waswas kembali terjadi banjir. Ini setelah sore kemarin (18/1), luapan air Kali Pancir sempat naik dan mulai masuk ke permukiman warga.

”Ini air sungai mulai masuk ke rumah sekitar pukul 16.00 tadi (kemarin, Red),” ujar Nasrullah salah seorang warga setempat. Ia menyebut, luapan sempat meninggi dan sudah mencapai 40 sentimeter. ”Ini sudah selutut orang dewasa. Air terus meninggi,” katanya.

Karena itu warga merasa khawatir ada luapan air yang lebih besar lagi. Secara demografi letak desanya memang diapit dengan sungai. ”Apabila sungai Catakbanteng ini juga meluap banjir besar terjadi lagi. Infonya aliran sungai Catakbanteng juga tinggi,” bebernya. Sehingga masyarakat sejak sore mulai waspada banjir. ”Semoga tidak parah dan segera surut,” tegas dia.

Baca Juga :  Sidak Tak Temukan Pelanggaran Prokes

Dikonfirmasi terpisah, Hendro Wahyuadi Kepala Desa Kademangan mengatakan, di sepanjang aliran sungai Catakbanteng ada sekitar 20 rumah yang terdampak banjir. Meski begitu warga masih belum mengungsi. ”Kalau luapan Sungai Pancir tidak begitu mengkhawatirkan karena cepat sekali surut,” ujarnya.

Menurut dia, yang paling dikhawatirkan ketika aliran Sungai Catakbanteng juga meluap. Aliran dua sungai itu pasti akan menimbulkan banjir cukup besar seperti tahun sebelumnya. ”Makanya kami siaga sampai pukul 19.00 (kemarin, Red). Kalau meluap nanti pasti banjir,” pungkas Hendro.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/