alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Juara PON Papua Difabel Belum Dapat Bonus

JOMBANG – Nasib difabel selalu terpinggirkan. Atlet Jombang peraih medali PON Papua sudah dapat bonus dari Pemkab Jombang. Namun atlet difabel peraih medali dalam PON difabel (Peparnas) Papua belum. ’’Saya belum dapat bonus dari Pemkab Jombang,’’ kata Matnur,’’ kemarin.

Atlet asal Desa Sukosari Kecamatan Jogoroto ini mengharumkan nama Jawa Timur dan Jombang di ajang peparnas Papua November 2021. Ia meraih medali perak di nomor lempar lembing dan medali perunggu di nomor tolak peluru.

Namun sampai kemarin, bonus untuk Matnur yang cacat tangan ini belum jelas.

Bandingkan dengan juara PON tenis lapangan Muhammad Rifqi Fitriadi. Sabtu (15/1) dia menerima bonus dari bupati Rp 30 juta. Rinciannya, Rp 15 juta dari medali emas di kelas pertandingan perorangan putra. Serta Rp 15 juta dari medali emas di kelas beregu putra. Eko Febrianto, pesilat yang meraih perunggu di kelas J menerima bonus Rp 7,5 juta.

Baca Juga :  Siswa MAN 2 Jombang Mental Juara, Tiap Tahun Langganan Juara Nasional

Dikonfirmasi terkait hal ini, Bambang Tedjoatmoko, kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jombang menyatakan akan mengajukan bonus untuk Matnur dalam perubahan APBD (P APBD) 2022.

”Sudah direncanakan, tapi nanti di P-APBD, karena saat kemarin pelaksanaan, APBD sudah didok,” ungkapnya. PON berlangsung di Papua 2-15 Oktober. Sedangkan peparnas di Papua 5-12 November.

 Ia belum memastikan, berapa nilai bonus yang akan diterima Matnur. ”Kami akan mengusulkan, minimal sama dengan yang lain, tapi tim anggaran akan menyesuaikan dengan kemampuan APBD,” jelas Bambang.

- Advertisement -

JOMBANG – Nasib difabel selalu terpinggirkan. Atlet Jombang peraih medali PON Papua sudah dapat bonus dari Pemkab Jombang. Namun atlet difabel peraih medali dalam PON difabel (Peparnas) Papua belum. ’’Saya belum dapat bonus dari Pemkab Jombang,’’ kata Matnur,’’ kemarin.

Atlet asal Desa Sukosari Kecamatan Jogoroto ini mengharumkan nama Jawa Timur dan Jombang di ajang peparnas Papua November 2021. Ia meraih medali perak di nomor lempar lembing dan medali perunggu di nomor tolak peluru.

Namun sampai kemarin, bonus untuk Matnur yang cacat tangan ini belum jelas.

Bandingkan dengan juara PON tenis lapangan Muhammad Rifqi Fitriadi. Sabtu (15/1) dia menerima bonus dari bupati Rp 30 juta. Rinciannya, Rp 15 juta dari medali emas di kelas pertandingan perorangan putra. Serta Rp 15 juta dari medali emas di kelas beregu putra. Eko Febrianto, pesilat yang meraih perunggu di kelas J menerima bonus Rp 7,5 juta.

Baca Juga :  Budidaya Bunga Aglonema Mulai Ramai di Jombang, Harganya Jutaan Rupiah

Dikonfirmasi terkait hal ini, Bambang Tedjoatmoko, kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jombang menyatakan akan mengajukan bonus untuk Matnur dalam perubahan APBD (P APBD) 2022.

”Sudah direncanakan, tapi nanti di P-APBD, karena saat kemarin pelaksanaan, APBD sudah didok,” ungkapnya. PON berlangsung di Papua 2-15 Oktober. Sedangkan peparnas di Papua 5-12 November.

- Advertisement -

 Ia belum memastikan, berapa nilai bonus yang akan diterima Matnur. ”Kami akan mengusulkan, minimal sama dengan yang lain, tapi tim anggaran akan menyesuaikan dengan kemampuan APBD,” jelas Bambang.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/