alexametrics
24 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Kesal Motornya Disalip, Dua Remaja di Jombang Keroyok Pemotor

JOMBANG –Muhammad Lutfi Prayoga, 19 dan MFA, 17, dua remaja asal Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito harus berurusan dengan polisi. Itu setelah tindakan keduanya menganiaya Widodo Hari Firmanto, 32, hanya gegara tersinggung saat disalip di jalan. Akibat penganiaan itu, korban harus menjalani perawatan di rumah sakit.

”Keduanya dibekuk hanya berselang satu jam setelah kejadian. Kita masih dalami proses pemeriksaan,” terang Kapolsek Sumobito AKP M Amin, kemarin.

Amin menjelaskan, kejadian pengeroyokan yang menimpa Widodo Hari Firmanto, 32, warga Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung terjadi Jumat (14/1) sore. Saat itu korban yang sedang mencari kerja, tengah melintas di wilayah Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito. ”Jadi korban ini sedang mengendarai motor keluar dari gang dan kemudian menyalip kendaraan dua pemuda ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  12 Siswa SMAN 5 Taruna Brawijaya Audiensi dengan Bupati Mundjidah

Merasa kesal, kedua pemuda ini mengejar sambil beberapa kali membunyikan klakson motornya agar korban berhenti. Namun korban tak menghiraukannya. Keduanya pun akhirnya berhasil menghadang laju motor Widodo di pinggir jalan. ”Setelah itu korban dipukuli sama kedua orang ini,” tambah Amin.

Akibat perbuatan itu, Widodo mengalami sejumlah luka. Ia menderita luka di bagian kepala dan hidung. Korban pun segera dilarikan ke rumah sakit di wilayah Mojokerto. ”Setelah memukuli korban, kedua pelaku langsung melarikan diri dan pulang. Sementara warga yang melihat kejadian itu, melaporkan kepada polisi,” imbuhnya.

Berbekal informasi warga yang sempat mencatat nomor polisi motor yang dikendarai pelaku, polisi bisa dengan mudah melakukan pelacakan. Satu jam kemudian, kedua pelaku pengeroyokan ini berhasil diamankan di rumahnya masing-masing. ”Kita juga mengamankan pakaian pelaku juga motor pelaku yang digunakan saat kejadian pengeroyokan itu,” lontar Amin.

Baca Juga :  Kalangan Dewan Minta Pabrik Plastik Pemicu Busa Sungai Disanksi

Atas perbuatannya, kedua remaja ini kini harus meringkuk di sel tahanan. Keduanya, juga dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama. ”Ancaman hukumannya di atas lima tahun,” pungkasnya.

- Advertisement -

JOMBANG –Muhammad Lutfi Prayoga, 19 dan MFA, 17, dua remaja asal Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito harus berurusan dengan polisi. Itu setelah tindakan keduanya menganiaya Widodo Hari Firmanto, 32, hanya gegara tersinggung saat disalip di jalan. Akibat penganiaan itu, korban harus menjalani perawatan di rumah sakit.

”Keduanya dibekuk hanya berselang satu jam setelah kejadian. Kita masih dalami proses pemeriksaan,” terang Kapolsek Sumobito AKP M Amin, kemarin.

Amin menjelaskan, kejadian pengeroyokan yang menimpa Widodo Hari Firmanto, 32, warga Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung terjadi Jumat (14/1) sore. Saat itu korban yang sedang mencari kerja, tengah melintas di wilayah Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito. ”Jadi korban ini sedang mengendarai motor keluar dari gang dan kemudian menyalip kendaraan dua pemuda ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Desa Pulogedang Tembelang, Kampung Salak dengan Varietas Tiga Rasa

Merasa kesal, kedua pemuda ini mengejar sambil beberapa kali membunyikan klakson motornya agar korban berhenti. Namun korban tak menghiraukannya. Keduanya pun akhirnya berhasil menghadang laju motor Widodo di pinggir jalan. ”Setelah itu korban dipukuli sama kedua orang ini,” tambah Amin.

Akibat perbuatan itu, Widodo mengalami sejumlah luka. Ia menderita luka di bagian kepala dan hidung. Korban pun segera dilarikan ke rumah sakit di wilayah Mojokerto. ”Setelah memukuli korban, kedua pelaku langsung melarikan diri dan pulang. Sementara warga yang melihat kejadian itu, melaporkan kepada polisi,” imbuhnya.

Berbekal informasi warga yang sempat mencatat nomor polisi motor yang dikendarai pelaku, polisi bisa dengan mudah melakukan pelacakan. Satu jam kemudian, kedua pelaku pengeroyokan ini berhasil diamankan di rumahnya masing-masing. ”Kita juga mengamankan pakaian pelaku juga motor pelaku yang digunakan saat kejadian pengeroyokan itu,” lontar Amin.

Baca Juga :  Hasil Tes Asesmen dan Kesehatan Jadi Pertimbangan Tim Pansel
- Advertisement -

Atas perbuatannya, kedua remaja ini kini harus meringkuk di sel tahanan. Keduanya, juga dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama. ”Ancaman hukumannya di atas lima tahun,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/