alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

BPBD Tak Miliki Anggaran, Tak Ada Bantuan Material Korban Bencana

JOMBANG – Warga terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Megaluh harus lebih bersabar. Pasalnya, tak ada bantuan material dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang. Untuk memperbaiki rumah yang rusak, warga menggunakan dana pribadi hingga bantuan dari desa setempat.

Abdul Wahab Kepala Pelaksana BPBD Jombang menjelaskan, untuk bantuan material kepada korban bencana angin puting beliung tahun ini tidak ada. Alasannya, karena tidak ada anggaran untuk pengadaan bantuan material. ”Mohon maaf kami tidak ada anggaran untuk material. Jadi mau diambilkan dari mana kalau tidak ada,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (16/1).

Dia mengatakan, tahun ini anggaran bantuan untuk korban bencana nihil. Ia sendiri tak tahu alasan pengurangan anggaran dari APBD 2022. ”Jangankan bantuan material, untuk honor pelaksana anggaran saja tidak ada, karena dibatasi dan kami betul-betul kesulitan untuk mengatur ini,’’ terangnya.

Baca Juga :  Kreatif, Guru PAUD di Jombang Mengajar Pakai Boneka Tangan

Tahun lalu, kata dia, BPBD masih mendapat anggaran Rp 150 juta. Masing-masing Rp 100 juta dari APBD reguler dan Rp 50 juta dari perubahan anggaran keuangan (PAK). ”Namun tahun ini tidak ada,’’ tegasnya lagi.

Lantas bagaimana solusi untuk bantuan material korban bencana, Ia mengatakan menunggu petunjuk dari pimpinan. ”Solusinya kami tunggu petunjuk pimpinan. Yang jelas kami sudah melaporkan kepada pimpinan kondisinya seperti apa,’’ pungkas Wahab.

Dikonfirmasi terpisah, Heri Prayitno Camat Megaluh membenarkan tak ada bantuan material dari pemkab melalui BPBD. ”Untuk bantuan material dari BPBD tidak ada,’’ ujar dia. Untuk memperbaiki rumah warga, kepala desa yang daerahnya terdampak bencana memberikan bantuan material dari anggaran dana desa. ”Ada dana desa untuk tanggap darurat bencana, cuma nilainya berapa saya kurang paham,’’ terangnya.

Baca Juga :  Melihat Salon Kecantikan Anak Berkebutuhan Khusus

Meski demikian, ia mengatakan Bupati Jombang Mundjidah Wahab telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako. ”Semoga bantuan tersebut dapat meringankan warga,’’ pungkasnya.

- Advertisement -

JOMBANG – Warga terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Megaluh harus lebih bersabar. Pasalnya, tak ada bantuan material dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang. Untuk memperbaiki rumah yang rusak, warga menggunakan dana pribadi hingga bantuan dari desa setempat.

Abdul Wahab Kepala Pelaksana BPBD Jombang menjelaskan, untuk bantuan material kepada korban bencana angin puting beliung tahun ini tidak ada. Alasannya, karena tidak ada anggaran untuk pengadaan bantuan material. ”Mohon maaf kami tidak ada anggaran untuk material. Jadi mau diambilkan dari mana kalau tidak ada,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (16/1).

Dia mengatakan, tahun ini anggaran bantuan untuk korban bencana nihil. Ia sendiri tak tahu alasan pengurangan anggaran dari APBD 2022. ”Jangankan bantuan material, untuk honor pelaksana anggaran saja tidak ada, karena dibatasi dan kami betul-betul kesulitan untuk mengatur ini,’’ terangnya.

Baca Juga :  DPPKBPPPA Jombang Aktif Lakukan Pendampingan ABH di Jombang

Tahun lalu, kata dia, BPBD masih mendapat anggaran Rp 150 juta. Masing-masing Rp 100 juta dari APBD reguler dan Rp 50 juta dari perubahan anggaran keuangan (PAK). ”Namun tahun ini tidak ada,’’ tegasnya lagi.

Lantas bagaimana solusi untuk bantuan material korban bencana, Ia mengatakan menunggu petunjuk dari pimpinan. ”Solusinya kami tunggu petunjuk pimpinan. Yang jelas kami sudah melaporkan kepada pimpinan kondisinya seperti apa,’’ pungkas Wahab.

Dikonfirmasi terpisah, Heri Prayitno Camat Megaluh membenarkan tak ada bantuan material dari pemkab melalui BPBD. ”Untuk bantuan material dari BPBD tidak ada,’’ ujar dia. Untuk memperbaiki rumah warga, kepala desa yang daerahnya terdampak bencana memberikan bantuan material dari anggaran dana desa. ”Ada dana desa untuk tanggap darurat bencana, cuma nilainya berapa saya kurang paham,’’ terangnya.

Baca Juga :  Picu Kerusakan Rumah, Proyek Rel Ganda Dikeluhkan Warga
- Advertisement -

Meski demikian, ia mengatakan Bupati Jombang Mundjidah Wahab telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako. ”Semoga bantuan tersebut dapat meringankan warga,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/