alexametrics
21.7 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Penularan Covid-19 Terus Masif

JOMBANG – Tren persebaran kasus baru Covid-19 di Jombang masih tinggi. Kemarin (12/11) ditemukan 17 warga positif terpapar. Terhitung sejak awal November tercatat ada 103 kasus baru.

Data yang dihimpun dari laman resmi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, tambahan 17 kasus menyebar di 11 kecamatan, yakni empat di Jombang, dua di Mojowarno, tiga di Megaluh dan masing-masing satu kasus di Sumobito, Diwek, Mojoagung, Jogoroto, Ngusikan, Bareng, Kabuh dan Plandaan.

”Untuk itu protokol kesehatan harus tetap ditingkatkan,’’ ujar Koordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Kabupaten Jombang kemarin.

Hingga kemarin, 19 kecamatan masih berada di zona merah. Setiap kecamatan jumlah sebaran Covid-19 bervariatif, misalnya di Kecamatan Kabuh ada tujuh orang, Sumobito tujuh orang, Mojoagung sembilan orang, maupun Jombang dengan jumlah paling banyak 13 orang.

Baca Juga :  Petani Dua Desa di Kecamatan Kesamben Keluhkan Serangan Hama Wereng

”Ada dua yang zona putih yakni Kecamatan Kudu dan Wonosalam,’’ tambahnya.

Selain kasus baru, Budi juga menyebut tambahan kasus sembuh. Per kemarin juga ada tambahan kasus sembuh sebanyak 20 pasien. Artinya, penanganan Covid-19 di Jombang juga terus dilakukan secara baik.

Sebanyak 20 pasien yang sembuh tersebar di 10 kecamatan, masing-masing di Jombang empat orang, Diwek lima orang, Mojoagung tiga orang, Tembelang dua orang, dan masing-masing satu orang di Sumobito, Mojowarno, Bandarkedungmulyo, Gudo, Bareng dan Kudu. ”Total yang sembuh saat ini mencapai 1.082,’’ papar dia.

Dari total 1.286 kasus di Jombang, total ada 88 yang dirawat. Dengan rincian sembilan isolasi mandiri serta 79 dirawat di rumah sakit. ”Paling banyak dirawat di RSUD Ploso sebanyak 29 orang, kemudian RSUD Jombang 16 orang, RSK Mojowarno 11 orang dan beberapa RS di luar Jombang,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Kuasai Kuda-Kuda dan Belajar Bertahap

- Advertisement -

JOMBANG – Tren persebaran kasus baru Covid-19 di Jombang masih tinggi. Kemarin (12/11) ditemukan 17 warga positif terpapar. Terhitung sejak awal November tercatat ada 103 kasus baru.

Data yang dihimpun dari laman resmi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, tambahan 17 kasus menyebar di 11 kecamatan, yakni empat di Jombang, dua di Mojowarno, tiga di Megaluh dan masing-masing satu kasus di Sumobito, Diwek, Mojoagung, Jogoroto, Ngusikan, Bareng, Kabuh dan Plandaan.

”Untuk itu protokol kesehatan harus tetap ditingkatkan,’’ ujar Koordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Kabupaten Jombang kemarin.

Hingga kemarin, 19 kecamatan masih berada di zona merah. Setiap kecamatan jumlah sebaran Covid-19 bervariatif, misalnya di Kecamatan Kabuh ada tujuh orang, Sumobito tujuh orang, Mojoagung sembilan orang, maupun Jombang dengan jumlah paling banyak 13 orang.

Baca Juga :  Pulang Kampung, Dua Santri Temboro Asal Ceweng Diwek Dipantau Ketat

”Ada dua yang zona putih yakni Kecamatan Kudu dan Wonosalam,’’ tambahnya.

Selain kasus baru, Budi juga menyebut tambahan kasus sembuh. Per kemarin juga ada tambahan kasus sembuh sebanyak 20 pasien. Artinya, penanganan Covid-19 di Jombang juga terus dilakukan secara baik.

- Advertisement -

Sebanyak 20 pasien yang sembuh tersebar di 10 kecamatan, masing-masing di Jombang empat orang, Diwek lima orang, Mojoagung tiga orang, Tembelang dua orang, dan masing-masing satu orang di Sumobito, Mojowarno, Bandarkedungmulyo, Gudo, Bareng dan Kudu. ”Total yang sembuh saat ini mencapai 1.082,’’ papar dia.

Dari total 1.286 kasus di Jombang, total ada 88 yang dirawat. Dengan rincian sembilan isolasi mandiri serta 79 dirawat di rumah sakit. ”Paling banyak dirawat di RSUD Ploso sebanyak 29 orang, kemudian RSUD Jombang 16 orang, RSK Mojowarno 11 orang dan beberapa RS di luar Jombang,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Jembatan Darurat di Banjaragung Hanya Bisa Dilewati Roda Dua

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/