alexametrics
24.1 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Jajaki Tukar Guling TKD

JOMBANG – Pengadaan lahan untuk relokasi pedagang tumpah di Jl KH Mimbar dan Jl Seroja kawasan Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang terus berlanjut. Saat ini, masuk tahap proses tukar guling setelah calon tanah pengganti yang sudah disiapkan.

Sholahuddin Hadi Sucipto Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang, melalui Joko Muji Kabid Bina Pemerintahan Desa, menyebut proses tukar guling tanah sedang berlangsung. ”Peran kami sekarang menunggu desa dan pemrakarsa atau dinas pasar (Disdagrin, Red) menyelesaikan persyaratan dulu,” katanya.

Dijelaskan, persyaratan itu berkaitan dengan tukar guling tanah. Dengan mengacu pada aturan pusat ataupun daerah. ”Selain Permendagri (Permendagri 1/2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, Red), ada juga Perbup 61/2016 tentang Tukar Menukar Tanah Aset Desa,” imbuh dia.

Meski tak dijelaskan rinci, dalam perbup itu ada beberapa syarat yang harus dilalui. ”Ketika berkas sudah lengkap semua, kami memfasilitasi proses ke bupati dan gubernur. Peran kita hanya disitu,” sambung Joko.

Baca Juga :  Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus dan Pengawas PPLP-PT PGRI Jombang

Karena itulah pihaknya belum berani memastikan titik calon tanah pengganti TKD. Namun, pihak desa sudah mengetahui lokasi tanah tukar guling tersebut. ”Desa sudah tahu, makanya sekarang koordinasi dengan perdagangan (Disdagrin, Red),” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Hari Oetomo Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disadgrin) Jombang, proses  tukar guling tanah saat ini masih berada di desa. ”Mulai ada pengukuran peta bidang dengan BPN, dan appraisal harga,” jelasnya.

Ia menyebut, tetap akan berkonsultasi ke provinsi tentang tukar guling tanah. Tujuannya, untuk mencari tahu apa saja yang harus dilalui sebelum pengajuan dikirim ke Pemprov Jatim. ”Untuk berkas tanah pengganti sudah ada. Tinggal dicek, lalu dinilai, artinya berapa luasan yang ditukar gulingkan,” imbuhnya.

Meski tak dijelaskan secara rinci, pihaknya menilai keberadaan lahan itu perlu dikaji karena berkaitan nilai atau manfaat yang akan diterima. ”Mana yang layak tanah pengganti bisa dimanfaatkan dan bisa menguntungkan desa, karena intinya harus mempunyai nilai manfaat,” sambung Hari.

Baca Juga :  Pemkab Jombang Bakal Bangun Sentra Pengolahan Aluminium di Sumobito

Karena itulah calon tanah pengganti akan dikaji terlebih dahulu sebelum disetujui. Luas tanah pengganti nanti harus lebih luas dari tanah yang ditukargulingkan. “Aturannya memang seperti itu,” terang dia.

Menurutnya, TKD Denanyar seluas lima hektare itu tidak semua bakal ditukar guling. ”Kita menyesuaikan anggaran, tidak bisa seluruhnya. Mungkin 3,25 hektare. Karena anggaran kita terbatas,” pungkas Hari.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengadaan lahan untuk relokasi pedagang tumpah di Jl KH Mimbar dan Jl Seroja kawasan Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang memasuki babak baru. Ini setelah Bupati Mundjidah Wahab sudah menetapkan lokasi tanah kas desa (TKD) Denanyar Jombang.

- Advertisement -

JOMBANG – Pengadaan lahan untuk relokasi pedagang tumpah di Jl KH Mimbar dan Jl Seroja kawasan Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang terus berlanjut. Saat ini, masuk tahap proses tukar guling setelah calon tanah pengganti yang sudah disiapkan.

Sholahuddin Hadi Sucipto Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang, melalui Joko Muji Kabid Bina Pemerintahan Desa, menyebut proses tukar guling tanah sedang berlangsung. ”Peran kami sekarang menunggu desa dan pemrakarsa atau dinas pasar (Disdagrin, Red) menyelesaikan persyaratan dulu,” katanya.

Dijelaskan, persyaratan itu berkaitan dengan tukar guling tanah. Dengan mengacu pada aturan pusat ataupun daerah. ”Selain Permendagri (Permendagri 1/2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, Red), ada juga Perbup 61/2016 tentang Tukar Menukar Tanah Aset Desa,” imbuh dia.

Meski tak dijelaskan rinci, dalam perbup itu ada beberapa syarat yang harus dilalui. ”Ketika berkas sudah lengkap semua, kami memfasilitasi proses ke bupati dan gubernur. Peran kita hanya disitu,” sambung Joko.

Baca Juga :  di Jombang Anak-anak Harus Bahagia Tanpa Tekanan

Karena itulah pihaknya belum berani memastikan titik calon tanah pengganti TKD. Namun, pihak desa sudah mengetahui lokasi tanah tukar guling tersebut. ”Desa sudah tahu, makanya sekarang koordinasi dengan perdagangan (Disdagrin, Red),” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Hari Oetomo Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disadgrin) Jombang, proses  tukar guling tanah saat ini masih berada di desa. ”Mulai ada pengukuran peta bidang dengan BPN, dan appraisal harga,” jelasnya.

- Advertisement -

Ia menyebut, tetap akan berkonsultasi ke provinsi tentang tukar guling tanah. Tujuannya, untuk mencari tahu apa saja yang harus dilalui sebelum pengajuan dikirim ke Pemprov Jatim. ”Untuk berkas tanah pengganti sudah ada. Tinggal dicek, lalu dinilai, artinya berapa luasan yang ditukar gulingkan,” imbuhnya.

Meski tak dijelaskan secara rinci, pihaknya menilai keberadaan lahan itu perlu dikaji karena berkaitan nilai atau manfaat yang akan diterima. ”Mana yang layak tanah pengganti bisa dimanfaatkan dan bisa menguntungkan desa, karena intinya harus mempunyai nilai manfaat,” sambung Hari.

Baca Juga :  Korsleting Listrik, Penetasan Bebek di Jombang Terbakar

Karena itulah calon tanah pengganti akan dikaji terlebih dahulu sebelum disetujui. Luas tanah pengganti nanti harus lebih luas dari tanah yang ditukargulingkan. “Aturannya memang seperti itu,” terang dia.

Menurutnya, TKD Denanyar seluas lima hektare itu tidak semua bakal ditukar guling. ”Kita menyesuaikan anggaran, tidak bisa seluruhnya. Mungkin 3,25 hektare. Karena anggaran kita terbatas,” pungkas Hari.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengadaan lahan untuk relokasi pedagang tumpah di Jl KH Mimbar dan Jl Seroja kawasan Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang memasuki babak baru. Ini setelah Bupati Mundjidah Wahab sudah menetapkan lokasi tanah kas desa (TKD) Denanyar Jombang.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/