alexametrics
24.1 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Siska Utami Senen: Rutin Konsumsi Madu dan Jeruk Nipis

SEMENTARA itu, tidak cukup dengan olahraga, Siska juga menjaga pola makannya. Salah satu tips menjaga daya tahan tubuh yaitu dengan rutin mengkonsumsi madu dan jeruk nipis yang dicampur dengan air hangat.

”Khususnya madu murni, manfaatnya sangat terasa. Tapi kalau tidak ada madu murni, madu yang biasa dijual di mana saja juga bisa,” kata warga Jalan Kapten Tendean, Desa Pulolor, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Sebagai istri pejabat, ia tak sungkan menjalani kegiatan rumah tangga seperti umumnya. Termasuk memasak, hingga belanja ke pasar sendiri. Menurutnya belanja ke pasar, selain bisa lebih leluasa memilih dan melihat kualitas barang yang dibeli, juga bisa menyegarkan mata. ”Saya senang melihat buah-buahan yang segar-segar, seperti pisang pepaya atau buah-buahan yang musim pada saat itu,” jelasnya.

Rutinitas pagi, wajib sarapan. Itu berlaku untuk seisi rumah. Sebelum sarapan makan satu potong buah. Tidak harus buah yang mahal, biasanya ia menyediakan pisang, pepaya atau buah apa saja yang sedang musim.

Menurutnya buah-buahan sangat penting untuk dikonsumsi sehari-hari. Karena bagus untuk metabolisme tubuh dan dan memperlancar pencernaan.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Pupuk Subsidi di Jombang Segera Disorong ke Pengadilan

Selain buah, yang wajib dikonsumsi adalah madu dengan campuran jeruk nipis. Sejak Senen menjabat sebagai Camat Wonosalam 2009 lalu, ia mengerti banyak tentang manfaat madu. Sehingga ia ketagihan mengonsumsi madu, karena sudah merasakan manfaatnya secara langsung.

Mengkonsumsi madu tidak ia lakukan sendiri, tapi juga seluruh keluarga. Bisa diminum sebelum atau sesudah makan. ”Madu itu manfaatnya sangat banyak sekali. Saya mulai rutin konsumsi madu setiap hari setelah pak Senen tugas di Kecamatan Wonosalam,” kata wanita kelahiran Gowa, 10 November 1976.

Ia tidak terlalu membatasi diri untuk mengkonsumsi makanan berlemak seperti seafood. Tapi konsumsinya harus dibatasi. Setiap hari ia mengkonsumsi sayur dan proteinnya berasal dari ikan-ikanan.

Sementara untuk penampilan, Siska tergolong orang yang kasual. Penampilan sehari-harinya cukup santai dengan mengenakan jeans dan kaos oblong dengan perpaduan jilbab segi empat, ditambah dengan ciput topi untuk membuat jilbabnya agar selalu tegak dan rapi. Serta satu bros kecil di sisi kiri agar tampak lebih praktis. Namun ia menyesuaikan dengan acaranya, jika bekerja ia mengenakan seragam.

Baca Juga :  Tak Gubris Program Pemkab Jombang, ‘Mafia Seragam’ Tetap Masuk Sekolah

Saat santai atau gowes ia mengenakan baju yang casual, dengan perpaduan sepatu kets, jika kondangan ia akan menggunakan gamis. ”Kalau di rumah seperti ibu-ibu yang lain, saya juga suka pakai daster, lebih enak untuk masak, tapi kalau keluar ya disesuaikan penampilannya,” jelas Siska.

Untuk perawatab kulit, ia tak suka mengenakan produk yang macam-macam Bahkan ia mengaku tak pernah nyalon yang berlebihan. Ia hanya mengenakan fasilitas Dharma Wanita berupa creambath untuk facial, pedicure, manicure, tak pernah ia lakukan. ”Karena kegiatan saya banyak di luar, kalau dirawat dengan nyalon percuma saja, karena saya lebih suka pakai motor,” jelasnya.

Meski begitu, wajah Siska tanpa masih kencang karena efek olahraga yang juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. ”Tapi wajah saya dan kulit saya termasuk tidak sebagus ibu-ibu di luar sana, perawatannya hanya dari olahraga saja,” pungkas dia.

- Advertisement -

SEMENTARA itu, tidak cukup dengan olahraga, Siska juga menjaga pola makannya. Salah satu tips menjaga daya tahan tubuh yaitu dengan rutin mengkonsumsi madu dan jeruk nipis yang dicampur dengan air hangat.

”Khususnya madu murni, manfaatnya sangat terasa. Tapi kalau tidak ada madu murni, madu yang biasa dijual di mana saja juga bisa,” kata warga Jalan Kapten Tendean, Desa Pulolor, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Sebagai istri pejabat, ia tak sungkan menjalani kegiatan rumah tangga seperti umumnya. Termasuk memasak, hingga belanja ke pasar sendiri. Menurutnya belanja ke pasar, selain bisa lebih leluasa memilih dan melihat kualitas barang yang dibeli, juga bisa menyegarkan mata. ”Saya senang melihat buah-buahan yang segar-segar, seperti pisang pepaya atau buah-buahan yang musim pada saat itu,” jelasnya.

Rutinitas pagi, wajib sarapan. Itu berlaku untuk seisi rumah. Sebelum sarapan makan satu potong buah. Tidak harus buah yang mahal, biasanya ia menyediakan pisang, pepaya atau buah apa saja yang sedang musim.

Menurutnya buah-buahan sangat penting untuk dikonsumsi sehari-hari. Karena bagus untuk metabolisme tubuh dan dan memperlancar pencernaan.

Baca Juga :  Manisnya Salak Pondoh Tukum Wonosalam Jombang

Selain buah, yang wajib dikonsumsi adalah madu dengan campuran jeruk nipis. Sejak Senen menjabat sebagai Camat Wonosalam 2009 lalu, ia mengerti banyak tentang manfaat madu. Sehingga ia ketagihan mengonsumsi madu, karena sudah merasakan manfaatnya secara langsung.

- Advertisement -

Mengkonsumsi madu tidak ia lakukan sendiri, tapi juga seluruh keluarga. Bisa diminum sebelum atau sesudah makan. ”Madu itu manfaatnya sangat banyak sekali. Saya mulai rutin konsumsi madu setiap hari setelah pak Senen tugas di Kecamatan Wonosalam,” kata wanita kelahiran Gowa, 10 November 1976.

Ia tidak terlalu membatasi diri untuk mengkonsumsi makanan berlemak seperti seafood. Tapi konsumsinya harus dibatasi. Setiap hari ia mengkonsumsi sayur dan proteinnya berasal dari ikan-ikanan.

Sementara untuk penampilan, Siska tergolong orang yang kasual. Penampilan sehari-harinya cukup santai dengan mengenakan jeans dan kaos oblong dengan perpaduan jilbab segi empat, ditambah dengan ciput topi untuk membuat jilbabnya agar selalu tegak dan rapi. Serta satu bros kecil di sisi kiri agar tampak lebih praktis. Namun ia menyesuaikan dengan acaranya, jika bekerja ia mengenakan seragam.

Baca Juga :  di Jombang Usulan Pembimbing Mulok Jadi Guru Terhambat

Saat santai atau gowes ia mengenakan baju yang casual, dengan perpaduan sepatu kets, jika kondangan ia akan menggunakan gamis. ”Kalau di rumah seperti ibu-ibu yang lain, saya juga suka pakai daster, lebih enak untuk masak, tapi kalau keluar ya disesuaikan penampilannya,” jelas Siska.

Untuk perawatab kulit, ia tak suka mengenakan produk yang macam-macam Bahkan ia mengaku tak pernah nyalon yang berlebihan. Ia hanya mengenakan fasilitas Dharma Wanita berupa creambath untuk facial, pedicure, manicure, tak pernah ia lakukan. ”Karena kegiatan saya banyak di luar, kalau dirawat dengan nyalon percuma saja, karena saya lebih suka pakai motor,” jelasnya.

Meski begitu, wajah Siska tanpa masih kencang karena efek olahraga yang juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. ”Tapi wajah saya dan kulit saya termasuk tidak sebagus ibu-ibu di luar sana, perawatannya hanya dari olahraga saja,” pungkas dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/