alexametrics
23 C
Jombang
Wednesday, June 29, 2022

Dinas Peternakan Jombang Genjot Pelayanan Kesehatan Hewan

JOMBANG – Dinas Peternakan Kabupaten Jombang menargetkan 1.750 ekor sapi mendapat pelayanan kesehatan hewan. Saat jni sudah hampir separo lebih target pelayanan kesehatan hewan ternak sudah tercapai.

Imam Sutrisno, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang mengatakan, target untuk pelayanan kesehatan hewan ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2020 pelayanan kesehatan hewan hanya menyentuh sekitar 1.500 ekor sapi. Saat ini jumlahnya meningkat menjadi 1.750 ekor per tahun. “Untuk pelayanan kesehatan hewan ini kurang 600 ekor sapi,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dikatakannya, pelayanan kesehatan hewan ternak terserap paling banyak pada saat terjadi banjir di wilayah Bandarkedungmulyo dan Perak. “Karena banjir juga rawan penyakit hewan. Untuk mengantisipasi itu, kami melakukan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Binrohtal 1.220: Arti Merdeka

Selain dari Pemkab Jombang, ada pelayanan terpadu dengan dukungan obat-obatan dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. “Kemarin juga mendapat bantuan obat-obatan untuk 500 ekor sapi,” ungkapnya.

Untuk target ke depan, Imam juga berharap pelayanan kesehatan hewan bisa lebih ditingkatkan kembali. Hanya saja sangat tergantung dengan anggaran yang akan digelontorkan ke dinas. “Pada PAPBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2021 ditambah, tentu pelayanan kesehatan juga akan ditambah,” pungkas Imam.

- Advertisement -

JOMBANG – Dinas Peternakan Kabupaten Jombang menargetkan 1.750 ekor sapi mendapat pelayanan kesehatan hewan. Saat jni sudah hampir separo lebih target pelayanan kesehatan hewan ternak sudah tercapai.

Imam Sutrisno, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang mengatakan, target untuk pelayanan kesehatan hewan ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2020 pelayanan kesehatan hewan hanya menyentuh sekitar 1.500 ekor sapi. Saat ini jumlahnya meningkat menjadi 1.750 ekor per tahun. “Untuk pelayanan kesehatan hewan ini kurang 600 ekor sapi,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dikatakannya, pelayanan kesehatan hewan ternak terserap paling banyak pada saat terjadi banjir di wilayah Bandarkedungmulyo dan Perak. “Karena banjir juga rawan penyakit hewan. Untuk mengantisipasi itu, kami melakukan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Subardi Putrokusumo-Rooslan Effendhie, Pencipta Mars Jombang Beriman

Selain dari Pemkab Jombang, ada pelayanan terpadu dengan dukungan obat-obatan dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. “Kemarin juga mendapat bantuan obat-obatan untuk 500 ekor sapi,” ungkapnya.

Untuk target ke depan, Imam juga berharap pelayanan kesehatan hewan bisa lebih ditingkatkan kembali. Hanya saja sangat tergantung dengan anggaran yang akan digelontorkan ke dinas. “Pada PAPBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2021 ditambah, tentu pelayanan kesehatan juga akan ditambah,” pungkas Imam.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/