alexametrics
21.7 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Fathatur Rahmania Guru KB di Jombang: Belajar Membatik di Tisu

JOMBANG – Membatik untuk anak-anak cocok dilakukan dengan menggunakan media tisu. Kegiatan sederhana ini dapat memicu kreatifitas siswa. ”Bahan yang dibutuhkan hanya tisu, sedotan dan pewarna makanan saja,’’ kata Fathatur Rahmania, guru Kelompok Bermain (KB) Islamiyah Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto yang juga ketua Himpaudi Jogoroto, kemarin.

Membatik bisa dilakukan siswa secara mandiri di rumah. Caranya, siswa menyiapkkan pewarna makanan dengan sedikit air. Yang dipakai kemarin empat warna, merah, hijau, ungu dan kuning. Tisu dilipat menjadi bentuk segitiga.

Sedotan dicelupkan kepada larutan pewarna. Lalu diteteskan ke permukaan tisu dengan sedikit ditekan. Warna dicelup secara bergantian hingga penuh. Setelah itu, buka tisu dan hasilnya dapat dilihat langsung.

Baca Juga :  Durian Mentega Juga Banyak Diburu

”Dengan melipat tisu akan membentuk pola, dan hasilnya akan bagus,” jelasnya. Teknik ini sangat sederhana tapi memiliki banyak manfaat untuk siswa.

Siswa dapat menambah pengalaman membatik dengan cara sederhana. Siswa juga dapat mengetahui macam-macam warna. ’’Dengan mencampurkan warna satu dengan warna lainnya, siswa bisa punya pengalaman menghasilkan warna baru,’’ bebernya.

Motorik halus juga dapat dilatih dengan membatik. Melatih kerjasama antar siswa dan menumbuhkan sifat berbagi dengan sesama teman. ”Yang paling penting siswa belajar kesabaran dengan cara belajar membatik,” tegasnya.

- Advertisement -

JOMBANG – Membatik untuk anak-anak cocok dilakukan dengan menggunakan media tisu. Kegiatan sederhana ini dapat memicu kreatifitas siswa. ”Bahan yang dibutuhkan hanya tisu, sedotan dan pewarna makanan saja,’’ kata Fathatur Rahmania, guru Kelompok Bermain (KB) Islamiyah Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto yang juga ketua Himpaudi Jogoroto, kemarin.

Membatik bisa dilakukan siswa secara mandiri di rumah. Caranya, siswa menyiapkkan pewarna makanan dengan sedikit air. Yang dipakai kemarin empat warna, merah, hijau, ungu dan kuning. Tisu dilipat menjadi bentuk segitiga.

Sedotan dicelupkan kepada larutan pewarna. Lalu diteteskan ke permukaan tisu dengan sedikit ditekan. Warna dicelup secara bergantian hingga penuh. Setelah itu, buka tisu dan hasilnya dapat dilihat langsung.

Baca Juga :  Gerbang Torii di Alun alun Jombang 1943

”Dengan melipat tisu akan membentuk pola, dan hasilnya akan bagus,” jelasnya. Teknik ini sangat sederhana tapi memiliki banyak manfaat untuk siswa.

Siswa dapat menambah pengalaman membatik dengan cara sederhana. Siswa juga dapat mengetahui macam-macam warna. ’’Dengan mencampurkan warna satu dengan warna lainnya, siswa bisa punya pengalaman menghasilkan warna baru,’’ bebernya.

Motorik halus juga dapat dilatih dengan membatik. Melatih kerjasama antar siswa dan menumbuhkan sifat berbagi dengan sesama teman. ”Yang paling penting siswa belajar kesabaran dengan cara belajar membatik,” tegasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/