alexametrics
23 C
Jombang
Wednesday, June 29, 2022

Marak Pembangunan Tower Ilegal di Jombang

JOMBANG – Pemkab harus tegas menindak pengembang tower nakal. Pasalnya, dalam setahun terakhir marak kegiatan pembangunan tower ilegal alias tanpa dilengkapi dokumen perizinan terlebih dahulu. Data yan tercatat di Satpol PP, tahun ini saja tercatat sedikitnya ada 10 titik kegiatan pembangunan tower ilegal yang ditertibkan aparat penegak perda tahun ini.

“Rata-rata tower yang ditertibkan belum memliki izin yang lengkap, ” ujar Dodit Budi Santoso Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang.

Dikatakannya, dari 10 tower yang disegel petugas, tersebar di sejumlah wilayah kecamatan. Masing-masing satu di Kecamatan Ploso, Ngoro, Kesamben, Jogoroto, dan Kecamatan Sumobito. “Yang terbanyak dari Kecamatan Mojowarno ada empat tower, ” paparnya.

Baca Juga :  Uang Tes Kebugaran di Jombang Dikembalikan

Diungkapkannya, pihaknya juga akan terus menertibkan pembangunan tower yang tanpa mempunyai izin bekerja sama dengan pihak kecamatan. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk melakukan pemantauan apabila ada pembangunan tower tanpa izin, ” katanya.

Pihaknya juga tidak segan-segan untuk melakukan penyitaan material, apabila peringatan dari Satpol PP tidak dindahkan. “Seperti tower di Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben kemarin kami amankan materialnya, ” tegasnya.

Kegiatan pembangunan bisa dilanjutkan apabila pemilik tower bisa menyelesaikan dokumen perizinannya. “Pembangunan bisa dilanjutkan setelah ada dokumen perizinan, ” pungkasnya.

- Advertisement -

JOMBANG – Pemkab harus tegas menindak pengembang tower nakal. Pasalnya, dalam setahun terakhir marak kegiatan pembangunan tower ilegal alias tanpa dilengkapi dokumen perizinan terlebih dahulu. Data yan tercatat di Satpol PP, tahun ini saja tercatat sedikitnya ada 10 titik kegiatan pembangunan tower ilegal yang ditertibkan aparat penegak perda tahun ini.

“Rata-rata tower yang ditertibkan belum memliki izin yang lengkap, ” ujar Dodit Budi Santoso Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang.

Dikatakannya, dari 10 tower yang disegel petugas, tersebar di sejumlah wilayah kecamatan. Masing-masing satu di Kecamatan Ploso, Ngoro, Kesamben, Jogoroto, dan Kecamatan Sumobito. “Yang terbanyak dari Kecamatan Mojowarno ada empat tower, ” paparnya.

Baca Juga :  Dikelola Santri Pondok Pesantren

Diungkapkannya, pihaknya juga akan terus menertibkan pembangunan tower yang tanpa mempunyai izin bekerja sama dengan pihak kecamatan. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk melakukan pemantauan apabila ada pembangunan tower tanpa izin, ” katanya.

Pihaknya juga tidak segan-segan untuk melakukan penyitaan material, apabila peringatan dari Satpol PP tidak dindahkan. “Seperti tower di Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben kemarin kami amankan materialnya, ” tegasnya.

Kegiatan pembangunan bisa dilanjutkan apabila pemilik tower bisa menyelesaikan dokumen perizinannya. “Pembangunan bisa dilanjutkan setelah ada dokumen perizinan, ” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/