alexametrics
29.3 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Disdagrin Beri Penghargaan 13 Kreator Batik di Jombang

JOMBANG – Pemberian penghargaan kreator batik yang diadakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang di Balai Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang terlihat istimewa, pagi kemarin (2/12). Ini setelah Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Hj Arumi Bachsin hadir dan ikut memberi apresiasi.

Hadir pula Wakil Bupati Sumrambah, Ketua TP PKK Wiwin Isnawati, Kepala Disdagrin Bambang Nurwijanto, jajaran kepala OPD dan perwakilan dari 13 kreator batik di Jombang. Sebelum dimulai, istri Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak itu memantau stand batik Jombangan. Ia merasa terpukau dengan motif batik Jombang yang beragam dan kaya cerita.

Dalam sambutannya, Kepala Disdagrin Bambang Nurwijanto menyampaikan, ada beberapa tujuan diberikannya penghargaan kreator batik itu. Salah satunya mendorong lahirnya motif batik, terciptanya produk andalan dan tersedianya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Serta mengembangkan dan menumbuhkan wirausaha baru di masyarakat.

Baca Juga :  Minyak Goreng Kemasan Masih Langka Meski Kembali ke Harga Pasar

”Terdapat 13 kreator yang menerima penghargaan. Piagam penghargaan ini kepada pengrajin batik di Sentra Batik Jombang yang motif batik sudah mempunyai surat pencatatan HKI,’’ ujar dia.

Pemberian penghargaan kreator batik di Jombang itu menurutnya sesuai visi misi, mewujudkan Jombang berkarakter dan berdaya saing. ”Dengan salah satu misinya adalah meningkatkan daya saing perekonomian daerah berbasis kerakyatan, potensi unggulan lokal dan industri,’’ tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Wabup Sumrambah, yang  menyampaikan, maksud pemberian penghargaan ini untuk menjadikan suatu daerah yang telah ada embrio industri, agar mampu menjadi ikon Kabupaten Jombang. ”Saya sengaja hari ini mengenakan pakaian batik dengan setelan celana jenas.

Maksud saya ingin menunjukkan bahwa batik adalah pakaian masa kini yang dapat dipakai dalam segala acara,’’ beber dia. Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin, mengapresiasi inisiatif Pemkab Jombang dalam memberi penghargaan kepada para kreator batik.

Baca Juga :  Muhammad Vaisal, TKI Asal Jombang, Viral karena Juara Azan di Jepang

Pihaknya menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya karena kegiatan ini juga mendukung Nawa Bhakti Satya Pemerintah Provinsi Jawa Timur. ”Semoga dengan pemberian penghargaan ini dapat mendorong kualitas batik asli Jombang, sehingga dapat tembus ekspor,” pungkasnya.

 

- Advertisement -

JOMBANG – Pemberian penghargaan kreator batik yang diadakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang di Balai Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang terlihat istimewa, pagi kemarin (2/12). Ini setelah Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Hj Arumi Bachsin hadir dan ikut memberi apresiasi.

Hadir pula Wakil Bupati Sumrambah, Ketua TP PKK Wiwin Isnawati, Kepala Disdagrin Bambang Nurwijanto, jajaran kepala OPD dan perwakilan dari 13 kreator batik di Jombang. Sebelum dimulai, istri Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak itu memantau stand batik Jombangan. Ia merasa terpukau dengan motif batik Jombang yang beragam dan kaya cerita.

Dalam sambutannya, Kepala Disdagrin Bambang Nurwijanto menyampaikan, ada beberapa tujuan diberikannya penghargaan kreator batik itu. Salah satunya mendorong lahirnya motif batik, terciptanya produk andalan dan tersedianya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Serta mengembangkan dan menumbuhkan wirausaha baru di masyarakat.

Baca Juga :  Muhammad Vaisal, TKI Asal Jombang, Viral karena Juara Azan di Jepang

”Terdapat 13 kreator yang menerima penghargaan. Piagam penghargaan ini kepada pengrajin batik di Sentra Batik Jombang yang motif batik sudah mempunyai surat pencatatan HKI,’’ ujar dia.

Pemberian penghargaan kreator batik di Jombang itu menurutnya sesuai visi misi, mewujudkan Jombang berkarakter dan berdaya saing. ”Dengan salah satu misinya adalah meningkatkan daya saing perekonomian daerah berbasis kerakyatan, potensi unggulan lokal dan industri,’’ tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Wabup Sumrambah, yang  menyampaikan, maksud pemberian penghargaan ini untuk menjadikan suatu daerah yang telah ada embrio industri, agar mampu menjadi ikon Kabupaten Jombang. ”Saya sengaja hari ini mengenakan pakaian batik dengan setelan celana jenas.

- Advertisement -

Maksud saya ingin menunjukkan bahwa batik adalah pakaian masa kini yang dapat dipakai dalam segala acara,’’ beber dia. Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin, mengapresiasi inisiatif Pemkab Jombang dalam memberi penghargaan kepada para kreator batik.

Baca Juga :  Lomba Melatih Siswa RA Terampil

Pihaknya menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya karena kegiatan ini juga mendukung Nawa Bhakti Satya Pemerintah Provinsi Jawa Timur. ”Semoga dengan pemberian penghargaan ini dapat mendorong kualitas batik asli Jombang, sehingga dapat tembus ekspor,” pungkasnya.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/