Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Renungan Minggu 205, Perlunya Memiliki Dasar yang Teguh

Rojiful Mamduh • Minggu, 18 Agustus 2024 | 18:58 WIB
Pdt Petrus Harianto, Sth, Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan
Pdt Petrus Harianto, Sth, Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan

RadarJombang.id - Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik tentang pentingnya memiliki dasar yang teguh.

’’Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, "aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar,’’ tuturnya mengutip 1 Korintus 3:10a.

Ada pepatah yang berkata, ’’Jika salah dasarnya, maka apapun yang dibangun di atasnya pasti rusak.’’

Artinya, memperhatikan dasar satu bangunan itu sangatlah penting. Demikian juga dengan dasar satu kehidupan supaya tidak mudah runtuh, dasarnya harus benar.

Hati Tuhan akan disenangkan apabila kita mengasihi Dia lebih dari segala-galanya.

Bukti bahwa kita mengasihi Tuhan adalah ketika kita menaati firman-Nya dengan sepenuh hati.

’’Ketaatan berarti bersedia dan rela mengosongkan diri, mengesampingkan keinginan pribadi dan lebih mengutamakan apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam hidup kita.’’

Seperti doa Tuhan Yesus di Getsemani: ’’Janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki’’ (Matius 26: 39). Inilah yang sebenarnya disebut "penyangkalan diri.’’

Ketaatan akan firman Tuhan merupakan  ’’dasar yang kuat bagi kehidupan kita orang percaya.’’ Ketika kita hidup dalam ketaatan.

Tuhan Yesus katakan: ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: "Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu.’’

Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.’’ (Lukas 6: 48).

Sebaliknya apabila kita ’’tidak hidup dalam ketaatan firman-Nya’’, kita akan mudah sekali lemah dan goyah, bahkan roboh ketika diterjang oleh badai kehidupan.

Tuhan berkata  ’’barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya’’ ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar.

Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya.

(Lukas 6:49). Sama seperti satu rumah, ditentukan dari pondasi atau dasar yang teguh begitu juga dengan kehidupan setiap kita.

’’Dasar atau pondasi tidaklah nampak dilihat orang lain’’ karena ada di dalam atau di bawah tanah. Dasar atau pondasi tidak untuk ditunjukkan atau dipertontonkan kepada orang lain.

Tetapi dasar atau pondasi menentukan satu bangunan di atasnya, apakah kuat atau lemah.

Dasar atau pondasi itu bicara tetang ’’bagaimana kita membangun kehidupan rohani kita di dalam Tuhan.’’

Dasar atau pondasi itulah yang harusnya kita perhatikan lebih dahulu, baru ’’setelah itu kita perhatikan apa yang ada di atasnya.’’

Bukan sebaliknya, jangan hanya fokus untuk hal-hal yang ada di atas dasar yaitu ’’hal-hal yang dapat dilihat orang lain.’’

Yang menopang satu bangunan atau rumah adalah "dasar atau pondasinya" bukan hal-hal yang di atasnya. Satu kali akan diuji saat datang ujian atau goncangan atas bangunan itu.

Jika Tuhan mengizinkan sesuatu terjadi itu untuk melihat apakah hidup kita dibangun di atas fondasi yang kuat atau tidak? 

Jika kehidupan ruhani kita dibangun di atas pasir, maka kita akan mudah terhempas ketika badai persoalan datang.

Bagaimana kesiapan kita menghadapi setiap goncangan yang terjadi? Apakah kita mampu bertahan ataukah kita akan hancur sama sekali.

Baca Juga: Renungan Minggu 200, Mengingat Perbuatan dan Penyertaan Tuhan Mendatangkan Kekuatan

Membangun di atas fondasi yang kuat "berarti" hidup dalam kebenaran firman-Nya dan melakukannya.

’’Pastikan setiap kita hidup memiliki dasar yang teguh, yaitu firman Tuhan dengan cara mentaatinya sehingga hidup yang kita bangun tetap kuat bersama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati,’’ tegasnya. (jif/ang/riz)

Editor : Achmad RW
#GPdI House of Prayer Sawahan #dasar #Teguh #Petrus Harianto STh