alexametrics
23.2 C
Jombang
Friday, June 24, 2022

Binrohtal 1.298: Kalimat Tauhid

Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Kamis (25/11), KH Achmad Roziqi, menjelaskan pentingnya kalimat tauhid. Sebagaimana disebut dalam QS Muhammad 19. Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan dosa orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.

’’Kalimat tauhid, la ilaha illallah, inilah bekal kita sowan kepada Allah subhanahu wa ta’ala,’’ tuturnya. Rasulullah Muhammad sallallah alaihi wa sallam bersabda; Orang yang mati membawa kalimat tauhid, maka dia akan masuk surga.

’’Kalimat tauhid merupakan ungkapan keimanan tentang keesaan Allah,’’ urainya. Imam Al Hahidz Ibnu Hajar Al Asqolani dalam kitab Al Khishol Al Mukaffiroh Li Al Dzunub Al Mutaqoddimah wa Al Mutaakhkhiroh, dengan tegas menyatakan, kalimat tauhid inilah bekal kita untuk sowan kepada Allah SWT.

Menyarah kalimat tauhid ini, Sayid Abdullah bin Umar bin Yahya al Hadhromi al Syafi’i dalam kitab Safinah al Sholah menerangkan. Ketika kita mengucapkan persaksian ketauhidan kepada Allah, ada enam poin yang harus betul-betul kita tancapkan di dalam hati.

Baca Juga :  Terkait Pengadaan Lahan untuk Relokasi Pedagang Pemdes Pilih Hati-Hati

Pertama, tiada sesembahan yang saya sembah, kecuali Allah. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Ikhlas 1. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa.                                          

Kedua,  Allah adalah Dzat Yang Maha Kaya. Tidak butuh kepada siapapun tapi siapapun membutuhkanNya. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Ikhlas 2, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

Ketiga, Allah adalah Dzat Yang Maha Sempurna. Tiada kekurangan sedikitpun bagiNya. Sebagaimana disebut dalam QS Yusuf 31. Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada keelokan rupanya, dan mereka melukai jari tangannya dan berkata: Maha sempurna Allah.

Keempat,  Allah adalah Dzat Yang Terbebas dari segala macam penggambaran manusia akan diriNya. Sebagaimana ditegaskan dalam QS As Syura 11. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat.

Kelima, Allah tiada beristri dan tidak pula beranak. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Ikhlas 3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan.

Baca Juga :  Binrohtal 1437, Keutamaan Mencari nafkah

Keenam, tidak ada satupun makhluk yang menyamai Dzat Allah, sifat Allah dan perbuatan Allah. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Toha 14. Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan yang hak selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku.

’’Begitu sakral kalimat tauhid ini,’’ kata Ustad Roziqi. Sehingga dalam salah satu hadits qudsi yang ditulis oleh Imam Al Suyuthi dalam Lubab Al Hadits, Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda. Allah berfirman: La ilaha illallah  adalah firmanKu, dan Aku lah Allah. Siapapun yang mengucapkan la ilaha illallah  maka ia dalam penjagaanKu. Dan siapapun yang berada dalam penjagaanKu,  maka dia tentulah selamat dari siksaKu.

Rasulullah juga bersabda; Ketika orang yang mengucapkan la ilaha illallah, maka empat ribu dosanya akan dihapus. Jika dosanya sudah habis, maka dosa keluarganya dan tetangganya juga akan dihapus.

’’ Semoga kita semua kembali kepada Allah dengan husnul khotimah; mempersembahkan ketauhidan kita kepadaNya,’’ pungkasnya.

- Advertisement -

Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Kamis (25/11), KH Achmad Roziqi, menjelaskan pentingnya kalimat tauhid. Sebagaimana disebut dalam QS Muhammad 19. Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan dosa orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.

’’Kalimat tauhid, la ilaha illallah, inilah bekal kita sowan kepada Allah subhanahu wa ta’ala,’’ tuturnya. Rasulullah Muhammad sallallah alaihi wa sallam bersabda; Orang yang mati membawa kalimat tauhid, maka dia akan masuk surga.

’’Kalimat tauhid merupakan ungkapan keimanan tentang keesaan Allah,’’ urainya. Imam Al Hahidz Ibnu Hajar Al Asqolani dalam kitab Al Khishol Al Mukaffiroh Li Al Dzunub Al Mutaqoddimah wa Al Mutaakhkhiroh, dengan tegas menyatakan, kalimat tauhid inilah bekal kita untuk sowan kepada Allah SWT.

Menyarah kalimat tauhid ini, Sayid Abdullah bin Umar bin Yahya al Hadhromi al Syafi’i dalam kitab Safinah al Sholah menerangkan. Ketika kita mengucapkan persaksian ketauhidan kepada Allah, ada enam poin yang harus betul-betul kita tancapkan di dalam hati.

Baca Juga :  Ada Cekungan, Dibiarkan Tak Rata

Pertama, tiada sesembahan yang saya sembah, kecuali Allah. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Ikhlas 1. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa.                                          

Kedua,  Allah adalah Dzat Yang Maha Kaya. Tidak butuh kepada siapapun tapi siapapun membutuhkanNya. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Ikhlas 2, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

- Advertisement -

Ketiga, Allah adalah Dzat Yang Maha Sempurna. Tiada kekurangan sedikitpun bagiNya. Sebagaimana disebut dalam QS Yusuf 31. Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada keelokan rupanya, dan mereka melukai jari tangannya dan berkata: Maha sempurna Allah.

Keempat,  Allah adalah Dzat Yang Terbebas dari segala macam penggambaran manusia akan diriNya. Sebagaimana ditegaskan dalam QS As Syura 11. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat.

Kelima, Allah tiada beristri dan tidak pula beranak. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Ikhlas 3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan.

Baca Juga :  Student Journalism: Amal Saleh

Keenam, tidak ada satupun makhluk yang menyamai Dzat Allah, sifat Allah dan perbuatan Allah. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Toha 14. Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan yang hak selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku.

’’Begitu sakral kalimat tauhid ini,’’ kata Ustad Roziqi. Sehingga dalam salah satu hadits qudsi yang ditulis oleh Imam Al Suyuthi dalam Lubab Al Hadits, Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda. Allah berfirman: La ilaha illallah  adalah firmanKu, dan Aku lah Allah. Siapapun yang mengucapkan la ilaha illallah  maka ia dalam penjagaanKu. Dan siapapun yang berada dalam penjagaanKu,  maka dia tentulah selamat dari siksaKu.

Rasulullah juga bersabda; Ketika orang yang mengucapkan la ilaha illallah, maka empat ribu dosanya akan dihapus. Jika dosanya sudah habis, maka dosa keluarganya dan tetangganya juga akan dihapus.

’’ Semoga kita semua kembali kepada Allah dengan husnul khotimah; mempersembahkan ketauhidan kita kepadaNya,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/