23.6 C
Jombang
Saturday, December 10, 2022

Masjid ini Bermetamorfosa, dari Musala Kayu, Jadi Masjid Megah

JOMBANG – Masjid At Taqwa di Dusun/Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo telah bermetamorfosa selama puluhan tahun. Awalnya musala kayu kecil, lalu berubah jadi masjid sederhana dan kini berbentuk masjid megah nan indah.

Masjid ini, lokasinya berada di Dusun Gondangmanis, sekitar 500 meter dari jalur arteri nasional Jombang-Madiun. Masjid diapit pemukiman padat. Ada dua menara di samping kiri dan kanannya. Serambi dan bagian dalam masjid terlihat sangat luas. ’’Renovasi terakhir mulai dikerjakan 2019 dan baru selesai tahun ini,’’ kata Setiono Yudho, 57, pengurus masjid.

Setiono menjelaskan, dulunya masjid ini berbentuk sederhana. Bahkan saat pertama kali dirintis tahun 70-an, bentuknya masih musala kayu. ’’Tanahnya wakaf dari nenek saya, Bu Ngatijah, terus dibangun musala sama orang Kertosono,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Student Journalism: Ketika Azan Berkumandang

Baru sekitar tahun 80an, musala ini berubah menjadi masjid. Ini setelah masjid lama di dusun itu, tak lagi mampu menampung jamaah salat jumat. ’’Kebetulan masjid yang di selatan itu mau dilebarkan, tapi yang punya lahan di sebelahnya tidak mau. Akhirnya musala wakaf mbah saya ini dijadikan masjid,’’ imbuhnya.

Masjid dibangun sederhana dengan gaya bangunan khas tahun 80an. Hingga pada 2019, dilakukan renovasi besar-besaran. Masjid diperluas hingga ke arah barat. ’’Ada tambahan di bagian belakang. Mulai imaman ke tengah itu bangunan baru. Sisanya bangunan lama yang diperbarui,’’ ungkapnya.

Meski dibongkar total, sejumlah material pada masjid lama tetap digunakan. Seperti sejumlah kayu jati yang kini jadi gawang pintu masjid baru. ’’Jatinya masih kokoh, jadi digunakan lagi,’’ imbuhnya,

Baca Juga :  Di Wonosalam, Ada Batik yang Dipola dengan Daun, Ecoprint Namanya

Kentongan dan beduk masjid ini juga masih menggunakan peninggalan masjid lama. Kesan klasik dari kedua alat penanda waktu salat itupun terlihat jelas.

JOMBANG – Masjid At Taqwa di Dusun/Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo telah bermetamorfosa selama puluhan tahun. Awalnya musala kayu kecil, lalu berubah jadi masjid sederhana dan kini berbentuk masjid megah nan indah.

Masjid ini, lokasinya berada di Dusun Gondangmanis, sekitar 500 meter dari jalur arteri nasional Jombang-Madiun. Masjid diapit pemukiman padat. Ada dua menara di samping kiri dan kanannya. Serambi dan bagian dalam masjid terlihat sangat luas. ’’Renovasi terakhir mulai dikerjakan 2019 dan baru selesai tahun ini,’’ kata Setiono Yudho, 57, pengurus masjid.

Setiono menjelaskan, dulunya masjid ini berbentuk sederhana. Bahkan saat pertama kali dirintis tahun 70-an, bentuknya masih musala kayu. ’’Tanahnya wakaf dari nenek saya, Bu Ngatijah, terus dibangun musala sama orang Kertosono,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Hakim Masih Tak Siap, Vonis Rohaniwan Cabul Batal Dibacakan Lagi

Baru sekitar tahun 80an, musala ini berubah menjadi masjid. Ini setelah masjid lama di dusun itu, tak lagi mampu menampung jamaah salat jumat. ’’Kebetulan masjid yang di selatan itu mau dilebarkan, tapi yang punya lahan di sebelahnya tidak mau. Akhirnya musala wakaf mbah saya ini dijadikan masjid,’’ imbuhnya.

Masjid dibangun sederhana dengan gaya bangunan khas tahun 80an. Hingga pada 2019, dilakukan renovasi besar-besaran. Masjid diperluas hingga ke arah barat. ’’Ada tambahan di bagian belakang. Mulai imaman ke tengah itu bangunan baru. Sisanya bangunan lama yang diperbarui,’’ ungkapnya.

Meski dibongkar total, sejumlah material pada masjid lama tetap digunakan. Seperti sejumlah kayu jati yang kini jadi gawang pintu masjid baru. ’’Jatinya masih kokoh, jadi digunakan lagi,’’ imbuhnya,

Baca Juga :  Masjid Jomper Kirim Paket Daging Kurban Sampai ke Plandaan

Kentongan dan beduk masjid ini juga masih menggunakan peninggalan masjid lama. Kesan klasik dari kedua alat penanda waktu salat itupun terlihat jelas.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/