26.9 C
Jombang
Wednesday, February 8, 2023

Wisudawan BMQ Attartil Jombang Terus Meningkat

JOMBANG – Jumlah guru yang diwisuda Kantor Cabang Yayasan Belajar Membaca Alquran (BMQ) Attartil Jombang terus meningkat. Jika di tahun lalu ada 131 wisudawan, tahun ini telah bertambah 26 orang.

’’Tahun ini, alhamdulillah ada 156 guru yang diwisuda,BMQ Attartil membantu meningkatkan kualitas guru Alquran, juga administrasi dan kelembagaannya,’’ kata Ketua Cabang BMQ Attartil Jombang, Fauziyah, saat wisuda di ruang Bung Tomo, Pemkab Jombang, Minggu (22/1).

Rinciannya, 148 peserta wisuda Pendidikan Guru Pengajar Alquran (PGPG) ke-8. Serta delapan peserta wisuda Pendidikan Guru Tarjamah Lafdhiyah Alquran (PG  TARJIM) ke-3. Banyak guru Alquran yang mengajarnya belum sesuai standar. Karenanya BMQ Attartil menggelar pembinaan di sejumlah tempat di Jombang agar semakin banyak guru Alquran yang sesuai standar. ’’Agar Jombang beriman tidak hanya menjadi slogan. Alhamdulillah BMQ Attartil sudah hadir di 16 kecamatan,’’ urainya.

Baca Juga :  Student Journalism: Dikenal Dunia

BMQ Attartil juga sudah masuk sekolah umum, diantaranya SDN Kepanjen 2. ’’Bahkan sudah mulai ada siswa yang menghafal,’’ jelasnya.

Ketua BMQ Attartil Pusat, H Imam Syafi’i, berharap, wisudawan menjadi guru yang dikagumi karena ilmu. Makanya harus terus meningkatkan ilmunya. Dihormati karena memberi nasihat disertai teladan. ’’Minimal per hari baca 200 ayat agar termasuk sahabat Alquran dan golongan yang membaca Alquran dengan sebenarnya,’’ sarannya. Serta disayangi karena dihatinya selalu ada Allah subhanahu wa taala

Kegiatan itu, diapresiasi Kasi PAIS Kemenag, Agus Salim. Ia berharap para guru TPQ mengajar diserta ilmu, tertib administrasi dan hubungan kemasyarakatan yang baik. Serta tirakat mendoakan santri. Sedangkan Kepala Dinas P dan K, Senen, juga mendukung BMQ Attartil masuk ke sekolah. ’’Utamanya untuk mendukung target kita mencetak lima ribu siswa SD hafal juz 30 tahun 2023,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Bikin Anak Kecil Tersenyum

Hal senada juga disampaikan Supriyadi, yang mewakili Bupati Hj Mundjidah Wahab menyampaikan apresiasi karena BMQ Attartil telah membantu mewujudkan visi Jombang berkarakter dan berdaya saing. Begitupun dengan KH Nur Habibillah, yang menyampaikan pentingnya pemahaman Alquran yang benar. ’’Dengan diajar guru-guru lulusan BMQ Attartil, anak akan terhindar dari radikalisme,’’ tegasnya.

Predikat wisudawan terbaik PGPG diraih Amalia Zulfiana Sababa MPd (Tembelang), Lazimatul Adhimah (Bandarkedungmulyo) dan Thoriqotil Ula (Bandarkedungmulyo). Terbaik PG TARJIM Maulidatus Sholichah (Jombang). Wisudawan teladan Hj Umanik (Kesamben) usia 62 dan Titik Purnami (Kesamben)  59 tahun. (jif/naz/riz)

 

JOMBANG – Jumlah guru yang diwisuda Kantor Cabang Yayasan Belajar Membaca Alquran (BMQ) Attartil Jombang terus meningkat. Jika di tahun lalu ada 131 wisudawan, tahun ini telah bertambah 26 orang.

’’Tahun ini, alhamdulillah ada 156 guru yang diwisuda,BMQ Attartil membantu meningkatkan kualitas guru Alquran, juga administrasi dan kelembagaannya,’’ kata Ketua Cabang BMQ Attartil Jombang, Fauziyah, saat wisuda di ruang Bung Tomo, Pemkab Jombang, Minggu (22/1).

Rinciannya, 148 peserta wisuda Pendidikan Guru Pengajar Alquran (PGPG) ke-8. Serta delapan peserta wisuda Pendidikan Guru Tarjamah Lafdhiyah Alquran (PG  TARJIM) ke-3. Banyak guru Alquran yang mengajarnya belum sesuai standar. Karenanya BMQ Attartil menggelar pembinaan di sejumlah tempat di Jombang agar semakin banyak guru Alquran yang sesuai standar. ’’Agar Jombang beriman tidak hanya menjadi slogan. Alhamdulillah BMQ Attartil sudah hadir di 16 kecamatan,’’ urainya.

Baca Juga :  Binrohtal 1.468, Keutamaan Bulan Zulhijah

BMQ Attartil juga sudah masuk sekolah umum, diantaranya SDN Kepanjen 2. ’’Bahkan sudah mulai ada siswa yang menghafal,’’ jelasnya.

Ketua BMQ Attartil Pusat, H Imam Syafi’i, berharap, wisudawan menjadi guru yang dikagumi karena ilmu. Makanya harus terus meningkatkan ilmunya. Dihormati karena memberi nasihat disertai teladan. ’’Minimal per hari baca 200 ayat agar termasuk sahabat Alquran dan golongan yang membaca Alquran dengan sebenarnya,’’ sarannya. Serta disayangi karena dihatinya selalu ada Allah subhanahu wa taala

Kegiatan itu, diapresiasi Kasi PAIS Kemenag, Agus Salim. Ia berharap para guru TPQ mengajar diserta ilmu, tertib administrasi dan hubungan kemasyarakatan yang baik. Serta tirakat mendoakan santri. Sedangkan Kepala Dinas P dan K, Senen, juga mendukung BMQ Attartil masuk ke sekolah. ’’Utamanya untuk mendukung target kita mencetak lima ribu siswa SD hafal juz 30 tahun 2023,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Pemilih Muda Jombang Dapat Sosialisasi Pendidikan Politik dari Bakesbangpol

Hal senada juga disampaikan Supriyadi, yang mewakili Bupati Hj Mundjidah Wahab menyampaikan apresiasi karena BMQ Attartil telah membantu mewujudkan visi Jombang berkarakter dan berdaya saing. Begitupun dengan KH Nur Habibillah, yang menyampaikan pentingnya pemahaman Alquran yang benar. ’’Dengan diajar guru-guru lulusan BMQ Attartil, anak akan terhindar dari radikalisme,’’ tegasnya.

Predikat wisudawan terbaik PGPG diraih Amalia Zulfiana Sababa MPd (Tembelang), Lazimatul Adhimah (Bandarkedungmulyo) dan Thoriqotil Ula (Bandarkedungmulyo). Terbaik PG TARJIM Maulidatus Sholichah (Jombang). Wisudawan teladan Hj Umanik (Kesamben) usia 62 dan Titik Purnami (Kesamben)  59 tahun. (jif/naz/riz)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/