alexametrics
29.2 C
Jombang
Monday, September 26, 2022

Binrohtal 1.529, Salat Ibadah Terlengkap

JOMBANG – Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (22/9), KH Achmad Roziqi, menjelaskan keutamaan salat. Ibadah wajib bagi kaum muslim ini, disebutnya adalah ibadah terlengkap.

’’Salat adalah ibadah terlengkap, ada munajat, salawat dan doa untuk diri sendiri maupun orang lain,” ucapnya.

’Salat merupakan ibadah terhebat setelah iman. Sebagaimana ditulis Syekh Izzuddin bin Abdis Salam. ’’Diantara argumen yang dibangun Syeikh Izzuddin dalam mengokohkan salat di posisi kedua setelah iman karena di dalam salat kita bermunajat kepada Allah, bersalawat kepada Rasulullah dan mendoakan diri sendiri. Serta mendoakan orang lain,’’ jelasnya.

Pertama, munajat dalam salat. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang yang salat itu sejatinya sedang bermunajat kepada Tuhannya. Diantara wujud munajat ini bisa kita lihat dalam hadis yang menjelaskan tentang interaksi hamba kepada Allah SWT dalam bacaan surat Alfatihah yang selalu dibaca di setiap rakaat salat.

Baca Juga :  Binrohtal 1.306: Tiga Macam Musibah

Allah SWT berfirman dalam hadis qudsi; Saya membagi salat antara diri-Ku dan hamba-Ku menjadi dua. Untuk hamba-Ku apa yang dia minta. Apabila hamba-Ku membaca; Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Allah ta’ala menjawab; Hamba-Ku memuji-Ku. Apabila hamba-Ku membaca; Ar-rahmanir rahim. Allah ta’ala menjawab; Hamba-Ku mengulangi pujian untuk-Ku.

Apabila hamba-Ku membaca; Maliki yaumid din. Allah ta’ala menjawab; Hamba-Ku telah menyerahkan urusannya kepada-Ku. Apabila hamba-Ku membaca; Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Allah ta’ala berfirman; Ini antara diri-Ku dan hamba-Ku dan untuk hamba-Ku sesuai apa yang dia minta. Apabila hamba-Ku membaca; Ihdinas siratal mustaqim sampai akhir surat. Allah ta’ala menjawab; Ini milik hamba-Ku dan untuk hamba-Ku sesuai yang dia minta.

Baca Juga :  Binrohtal 1.397: Nyadran dan Megengan

Kedua, salawat kepada Rasul bisa kita jumpai di dalam tasyahud. Termasuk dalam doa qunut. Ketiga, salat juga momentum untuk mengajukan permohonan kepada Allah SWT atas segala kebutuhan kita. Salah satu doa yang kita langgengkan diantara dua sujud: Meminta ampunan, salat solusinya. Meminta belas kasih sayang Tuhan, salat solusinya. Meminta derajat yang tinggi dan rezeki yang melimpah, salat solusinya. Meminta hidayah pun salat solusinya.

Keempat, di dalam salat kita juga mendoakan orang lain. Sebagaimana kita ucapkan dalam tasyahud; Assalamu alaina wa ala ibadillahis solihin. Disamping meminta keselamatan untuk diri kita sendiri, kita pun memintakan keselamatan bagi semua hamba-hamba Allah yang saleh. Begitu pula dalam salam, kita mendoakan siapapun yang berada di sisi kanan dan kiri kita. (jif/naz/riz)

 

JOMBANG – Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (22/9), KH Achmad Roziqi, menjelaskan keutamaan salat. Ibadah wajib bagi kaum muslim ini, disebutnya adalah ibadah terlengkap.

’’Salat adalah ibadah terlengkap, ada munajat, salawat dan doa untuk diri sendiri maupun orang lain,” ucapnya.

’Salat merupakan ibadah terhebat setelah iman. Sebagaimana ditulis Syekh Izzuddin bin Abdis Salam. ’’Diantara argumen yang dibangun Syeikh Izzuddin dalam mengokohkan salat di posisi kedua setelah iman karena di dalam salat kita bermunajat kepada Allah, bersalawat kepada Rasulullah dan mendoakan diri sendiri. Serta mendoakan orang lain,’’ jelasnya.

Pertama, munajat dalam salat. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang yang salat itu sejatinya sedang bermunajat kepada Tuhannya. Diantara wujud munajat ini bisa kita lihat dalam hadis yang menjelaskan tentang interaksi hamba kepada Allah SWT dalam bacaan surat Alfatihah yang selalu dibaca di setiap rakaat salat.

Baca Juga :  Binrohtal 1.455, Resep Hidayah dan Selamat

Allah SWT berfirman dalam hadis qudsi; Saya membagi salat antara diri-Ku dan hamba-Ku menjadi dua. Untuk hamba-Ku apa yang dia minta. Apabila hamba-Ku membaca; Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Allah ta’ala menjawab; Hamba-Ku memuji-Ku. Apabila hamba-Ku membaca; Ar-rahmanir rahim. Allah ta’ala menjawab; Hamba-Ku mengulangi pujian untuk-Ku.

Apabila hamba-Ku membaca; Maliki yaumid din. Allah ta’ala menjawab; Hamba-Ku telah menyerahkan urusannya kepada-Ku. Apabila hamba-Ku membaca; Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Allah ta’ala berfirman; Ini antara diri-Ku dan hamba-Ku dan untuk hamba-Ku sesuai apa yang dia minta. Apabila hamba-Ku membaca; Ihdinas siratal mustaqim sampai akhir surat. Allah ta’ala menjawab; Ini milik hamba-Ku dan untuk hamba-Ku sesuai yang dia minta.

Baca Juga :  Binrohtal 1.421, Tanya Hati

Kedua, salawat kepada Rasul bisa kita jumpai di dalam tasyahud. Termasuk dalam doa qunut. Ketiga, salat juga momentum untuk mengajukan permohonan kepada Allah SWT atas segala kebutuhan kita. Salah satu doa yang kita langgengkan diantara dua sujud: Meminta ampunan, salat solusinya. Meminta belas kasih sayang Tuhan, salat solusinya. Meminta derajat yang tinggi dan rezeki yang melimpah, salat solusinya. Meminta hidayah pun salat solusinya.

Keempat, di dalam salat kita juga mendoakan orang lain. Sebagaimana kita ucapkan dalam tasyahud; Assalamu alaina wa ala ibadillahis solihin. Disamping meminta keselamatan untuk diri kita sendiri, kita pun memintakan keselamatan bagi semua hamba-hamba Allah yang saleh. Begitu pula dalam salam, kita mendoakan siapapun yang berada di sisi kanan dan kiri kita. (jif/naz/riz)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/