alexametrics
24.5 C
Jombang
Friday, June 24, 2022

Binrohtal 1.461, Salat Jamaah Dicintai Allah

JOMBANG – Saat ngaji di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (22/6), Pengasuh PP Umar Zahid Semelo, Bandarkedungmulyo, Gus Asrori Maksum, menjelaskan pentingnya salat berjamaah. Sebagaimana diperintahkan dalam QS Albaqarah 43.Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.

’’Tanda orang yang dicintai Allah subhanahu wa ta’ala yakni rajin salat jamaah,’’ tuturnya. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang-orang yang dicintai Allah subhanahu wa ta’ala selalu melakukan salat berjamaah.  Siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk menunaikan salat fardu akan diberikan pahala ibadah haji.

Gus Maksum mengatakan, polisi ketika dipanggil pimpinan selalu bilang siap. Tentara ketika diperintah komandan, selalu bilang siap. ’’Ketika kita dipanggil azan, hayyi alassalah (marilah salat), mestinya kita juga harus menjawab siap,’’ tegasnya. Karena yang memanggil kita untuk salat yakni Allah subhanahu wa ta’ala. Dipanggil sesama manusia saja kita taat. Maka tatkala dipanggil Allah subhanahu wa ta’ala yang menciptakan manusia, seharusnya lebih taat lagi.

Baca Juga :  Binrohtal 1.372: Iman, Kafir dan Munafik

Dicintai Allah SWT sangat penting. Agar kita selamat dunia akhirat. Gus Maksum lalu cerita orang badui yang bertanya kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam; Kapan kiamat? Mendengar itu, Rasulullah diam. Namun si badui mengulangi pertanyaannya hingga tiga kali. Nabi lalu balik tanya, apa persiapanmu untuk hari kiamat? Tidak ada, tapi aku mencintaimu. Nabi lalu bersabda; Kamu akan dikumpulkan bersama orang yang kamu cintai.

’’Agar kita mencintai Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, harus banyak baca salawat,’’ urainya. Minimal baca salawat 10 kali dalam sehari. Yakni pada tahiyat awal dan akhir salat Duhur, Asar, Magrib dan Isya. Lalu saat salat Subuh waktu qunut dan tahiyat akhir.

Baca Juga :  Student Journalism: Faedah Bergaul

Malaikat Jibril, Mikail, Isrofil dan Izroil pernah sowan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam. Malaikat Jibril berkata; Umatmu yang membaca salawat 10 kali, di akhirat akan aku dampingi  sehingga bisa melewati jembatan sirotol mustakim secepat kilat. Malaikat Mikail berkata; Umatmu yang membaca salawat 10 kali, di akhirat akan aku beri minum dari telaga Kausar sehingga setelahnya tidak lagi merasa haus. Juga akan aku beri payung untuk berteduh.

Malaikat Isrofil berkata; Umatmu yang membaca salawat 10 kali, di akhirat nanti, aku  akan sujud. Aku tidak mengangkat kepala hingga Allah subhanahu wa ta’ala mengampuni dosanya. Malaikat Izroil si pencabut nyawa berkata; Umatmu yang membaca salawat 10 kali, aku akan mencabut nyawanya seperti mencabut nyawa para nabi. (jif/riz)

- Advertisement -

JOMBANG – Saat ngaji di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (22/6), Pengasuh PP Umar Zahid Semelo, Bandarkedungmulyo, Gus Asrori Maksum, menjelaskan pentingnya salat berjamaah. Sebagaimana diperintahkan dalam QS Albaqarah 43.Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.

’’Tanda orang yang dicintai Allah subhanahu wa ta’ala yakni rajin salat jamaah,’’ tuturnya. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang-orang yang dicintai Allah subhanahu wa ta’ala selalu melakukan salat berjamaah.  Siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk menunaikan salat fardu akan diberikan pahala ibadah haji.

Gus Maksum mengatakan, polisi ketika dipanggil pimpinan selalu bilang siap. Tentara ketika diperintah komandan, selalu bilang siap. ’’Ketika kita dipanggil azan, hayyi alassalah (marilah salat), mestinya kita juga harus menjawab siap,’’ tegasnya. Karena yang memanggil kita untuk salat yakni Allah subhanahu wa ta’ala. Dipanggil sesama manusia saja kita taat. Maka tatkala dipanggil Allah subhanahu wa ta’ala yang menciptakan manusia, seharusnya lebih taat lagi.

Baca Juga :  Binrohtal 1.422, Indahnya Bersedekah

Dicintai Allah SWT sangat penting. Agar kita selamat dunia akhirat. Gus Maksum lalu cerita orang badui yang bertanya kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam; Kapan kiamat? Mendengar itu, Rasulullah diam. Namun si badui mengulangi pertanyaannya hingga tiga kali. Nabi lalu balik tanya, apa persiapanmu untuk hari kiamat? Tidak ada, tapi aku mencintaimu. Nabi lalu bersabda; Kamu akan dikumpulkan bersama orang yang kamu cintai.

’’Agar kita mencintai Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, harus banyak baca salawat,’’ urainya. Minimal baca salawat 10 kali dalam sehari. Yakni pada tahiyat awal dan akhir salat Duhur, Asar, Magrib dan Isya. Lalu saat salat Subuh waktu qunut dan tahiyat akhir.

Baca Juga :  Masjid Al Awwabin Jatirejo, Dulunya Dikenal sebagai Musala Maling

Malaikat Jibril, Mikail, Isrofil dan Izroil pernah sowan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam. Malaikat Jibril berkata; Umatmu yang membaca salawat 10 kali, di akhirat akan aku dampingi  sehingga bisa melewati jembatan sirotol mustakim secepat kilat. Malaikat Mikail berkata; Umatmu yang membaca salawat 10 kali, di akhirat akan aku beri minum dari telaga Kausar sehingga setelahnya tidak lagi merasa haus. Juga akan aku beri payung untuk berteduh.

- Advertisement -

Malaikat Isrofil berkata; Umatmu yang membaca salawat 10 kali, di akhirat nanti, aku  akan sujud. Aku tidak mengangkat kepala hingga Allah subhanahu wa ta’ala mengampuni dosanya. Malaikat Izroil si pencabut nyawa berkata; Umatmu yang membaca salawat 10 kali, aku akan mencabut nyawanya seperti mencabut nyawa para nabi. (jif/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/