alexametrics
25.7 C
Jombang
Monday, September 26, 2022

Toriqoh 215, Tiga Makna Sifat Aliman

JOMBANG – Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang, KH Cholil Dahlan, menjelaskan pentingnya menjalankan perintah Allah SWT serta menjauhi laranganNya. Sebab Allah Maha Mengetahui atau aliman.

’’Aliman itu punya tiga makna,’’ tuturnya kala ngaji tafsir Jalalain yang mengulas QS Annisa 11. Pertama maknah harfiah, yakni Allah Maha Mengetahui hamba-Nya. Kedua makna istilah. ’’Semua sifat Allah itu mutlak. Jadi Allah Maha Mengetahui semua hal. Termasuk mengetahui bahwa Allah itu Tuhan,’’ terangnya.

Pengetahuan Allah SWT juga sempurna. Sehingga tak ada satupun yang luput dari pengetahuan Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al An’am 59.   Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib.

Tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. Dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan. Dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya pula. Dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz). Dalam QS Al Anbiya 110 juga ditegaskan; Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan yang kamu ucapkan dengan terang-terangan dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan.

Baca Juga :  Binrohtal 1.506, Hubbul Waton Minal Iman

Ketiga makna hakikat atau filosofi. ’’Dalam penutup ayat tentang waris itu Allah SWT menegaskan maha mengetahui agar kita melaksanakan aturan pembagian waris. Karena Allah SWT tahu, itulah yang terbaik bagi kita,’’ tegasnya.

Kiai Cholil menjelaskan, semua manusia senang harta. Makanya Allah SWT mengatur pembagian warisan. ’’Jika tidak diatur, maka ahli waris bisa rebutan hingga gegeran,’’ tegasnya. Bahkan mereka bisa saling bunuh demi rebutan harta warisan.

Allah SWT mengatur bahwa seorang pembunuh tidak berhak mendapat warisan dari yang dia bunuh. Ini juga sangat banyak hikmahnya. Agar tidak sampai seseorang membunuh dengan tujuan cepat dapat warisan. Hukum waris juga mengatur, satu anak laki-laki mendapat bagian dua anak perempuan. Ini juga ada hikmahnya.

Baca Juga :  Toriqoh 213, Cara bentuk Hati Lembut dan Pikiran Bersih

Ayat waris ini ditutup dengan penegasan; Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Ini menegaskan, aturan Allah SWT adalah yang terbaik. Maka kita harus melaksanakannya untuk kebaikan kita di dunia hingga akhirat.

Warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu, agar zikir mudah masuk ke dalam hati. Jika zikir sudah masuk ke dalam hati, maka gerak hati, ucapan, sikap dan tindakan kita akan selaras dengan kehendak Allah SWT. Sehingga gampang rida dengan ketentuan Allah subhanahu wa ta’ala. Serta mudah ikhlas menjalankan semua ketentuan Allah subhanahu wa ta’ala. (jif/riz)

 

JOMBANG – Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang, KH Cholil Dahlan, menjelaskan pentingnya menjalankan perintah Allah SWT serta menjauhi laranganNya. Sebab Allah Maha Mengetahui atau aliman.

’’Aliman itu punya tiga makna,’’ tuturnya kala ngaji tafsir Jalalain yang mengulas QS Annisa 11. Pertama maknah harfiah, yakni Allah Maha Mengetahui hamba-Nya. Kedua makna istilah. ’’Semua sifat Allah itu mutlak. Jadi Allah Maha Mengetahui semua hal. Termasuk mengetahui bahwa Allah itu Tuhan,’’ terangnya.

Pengetahuan Allah SWT juga sempurna. Sehingga tak ada satupun yang luput dari pengetahuan Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al An’am 59.   Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib.

Tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. Dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan. Dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya pula. Dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz). Dalam QS Al Anbiya 110 juga ditegaskan; Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan yang kamu ucapkan dengan terang-terangan dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan.

Baca Juga :  Binrohtal 1.293: Salat dan Zakat

Ketiga makna hakikat atau filosofi. ’’Dalam penutup ayat tentang waris itu Allah SWT menegaskan maha mengetahui agar kita melaksanakan aturan pembagian waris. Karena Allah SWT tahu, itulah yang terbaik bagi kita,’’ tegasnya.

Kiai Cholil menjelaskan, semua manusia senang harta. Makanya Allah SWT mengatur pembagian warisan. ’’Jika tidak diatur, maka ahli waris bisa rebutan hingga gegeran,’’ tegasnya. Bahkan mereka bisa saling bunuh demi rebutan harta warisan.

Allah SWT mengatur bahwa seorang pembunuh tidak berhak mendapat warisan dari yang dia bunuh. Ini juga sangat banyak hikmahnya. Agar tidak sampai seseorang membunuh dengan tujuan cepat dapat warisan. Hukum waris juga mengatur, satu anak laki-laki mendapat bagian dua anak perempuan. Ini juga ada hikmahnya.

Baca Juga :  Binrohtal 1.465, Bekal Haji Mabrur

Ayat waris ini ditutup dengan penegasan; Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Ini menegaskan, aturan Allah SWT adalah yang terbaik. Maka kita harus melaksanakannya untuk kebaikan kita di dunia hingga akhirat.

Warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu, agar zikir mudah masuk ke dalam hati. Jika zikir sudah masuk ke dalam hati, maka gerak hati, ucapan, sikap dan tindakan kita akan selaras dengan kehendak Allah SWT. Sehingga gampang rida dengan ketentuan Allah subhanahu wa ta’ala. Serta mudah ikhlas menjalankan semua ketentuan Allah subhanahu wa ta’ala. (jif/riz)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/