alexametrics
22.4 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Renungan Minggu 93, Sukses dan Bahagia

JOMBANG – Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik, kemarin. Terutama tentang pentingnya sukses dan bahagia bersama Tuhan.

’’Tuhan, karena kuasa-Mulah raja bersukacita; betapa besar kegirangannya karena kemenangan yang dari pada-Mu!’’ tuturnya mengutip Mazmur 21:2.

Semua orang ingin sukses. Ironisnya, banyak orang tidak bahagia justru setelah mereka meraih sukses. Seseorang yang lagi tenar, tiba-tiba terdengar kabar mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Atau ada orang yang telah berhasil dalam karir dan usaha, namun setelah sukses justru tidak menikmatinya dan keluarganya berantakan. Masih banyak kisah tragis lain tentang kesuksesan. Ini menunjukkan pentingnya menjaga sikap hati saat meraih kesuksesan.

Baca Juga :  Renungan Minggu 80: Masalah Itu Mendewasakan

Renungan hari ini berbicara tentang kemenangan Raja Daud. Berbagai kejayaan dan kesuksesan ia peroleh, sehingga menjadi raja yang besar dalam sejarah bangsa Israel. Namun ia sangat sadar bahwa kemenangannya datang dari Tuhan (ayat 2). Oleh karena itu, ia mengembalikan semua kemuliaan hanya bagi Tuhan. Hasilnya ia bersukacita. Bukan karena kemenangannya, melainkan karena kesadaran yang ia miliki tentang siapa yang memberi kesuksesan tersebut, yakni Tuhan.

Dari mazmur ini kita belajar tentang cara menyikapi kesuksesan. Pertama, kita harus selalu menyadari bahwa kita sukses bukan melulu karena kita hebat, tetapi lebih utama karena anugerah Tuhan. Dalam rencana-Nya, Allah mempercayakan berkat yang lebih kepada kita. Karena itu kita tidak boleh menjadi sombong.

Baca Juga :  Renungan Minggu 79: Tiada Kemenangan Tanpa Perjuangan!

Kedua, kesuksesan bukan untuk dinikmati sendiri, melainkan untuk disalurkan kepada sesama. Sama seperti segala berkat yang lain. Tuhan ingin kesuksesan kita dipakai untuk memberkati orang lain dan memuliakan nama-Nya. Dengan demikian, kita akan menjadi orang sukses yang bahagia.

Amsal 10:22; Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. ’’Kita sukses, karena Allah yang mempercayakan berkat yang lebih kepada kita dan kita kembalikan untuk kemuliaan-Nya. Tuhan Yesus memberkati,’’ ucapnya. (jif/riz)

 

- Advertisement -

JOMBANG – Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik, kemarin. Terutama tentang pentingnya sukses dan bahagia bersama Tuhan.

’’Tuhan, karena kuasa-Mulah raja bersukacita; betapa besar kegirangannya karena kemenangan yang dari pada-Mu!’’ tuturnya mengutip Mazmur 21:2.

Semua orang ingin sukses. Ironisnya, banyak orang tidak bahagia justru setelah mereka meraih sukses. Seseorang yang lagi tenar, tiba-tiba terdengar kabar mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Atau ada orang yang telah berhasil dalam karir dan usaha, namun setelah sukses justru tidak menikmatinya dan keluarganya berantakan. Masih banyak kisah tragis lain tentang kesuksesan. Ini menunjukkan pentingnya menjaga sikap hati saat meraih kesuksesan.

Baca Juga :  Student Journalism: 5 Kemuliaan Orang Fakir

Renungan hari ini berbicara tentang kemenangan Raja Daud. Berbagai kejayaan dan kesuksesan ia peroleh, sehingga menjadi raja yang besar dalam sejarah bangsa Israel. Namun ia sangat sadar bahwa kemenangannya datang dari Tuhan (ayat 2). Oleh karena itu, ia mengembalikan semua kemuliaan hanya bagi Tuhan. Hasilnya ia bersukacita. Bukan karena kemenangannya, melainkan karena kesadaran yang ia miliki tentang siapa yang memberi kesuksesan tersebut, yakni Tuhan.

Dari mazmur ini kita belajar tentang cara menyikapi kesuksesan. Pertama, kita harus selalu menyadari bahwa kita sukses bukan melulu karena kita hebat, tetapi lebih utama karena anugerah Tuhan. Dalam rencana-Nya, Allah mempercayakan berkat yang lebih kepada kita. Karena itu kita tidak boleh menjadi sombong.

Baca Juga :  Kolom Gus Zuem: Merawat Berkah

Kedua, kesuksesan bukan untuk dinikmati sendiri, melainkan untuk disalurkan kepada sesama. Sama seperti segala berkat yang lain. Tuhan ingin kesuksesan kita dipakai untuk memberkati orang lain dan memuliakan nama-Nya. Dengan demikian, kita akan menjadi orang sukses yang bahagia.

- Advertisement -

Amsal 10:22; Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. ’’Kita sukses, karena Allah yang mempercayakan berkat yang lebih kepada kita dan kita kembalikan untuk kemuliaan-Nya. Tuhan Yesus memberkati,’’ ucapnya. (jif/riz)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/