alexametrics
31.1 C
Jombang
Wednesday, May 25, 2022

Student Journalism: Wanita yang Boleh Dikembalikan

Selasa (4/1) di SMK Islam Mbah Bolong, Watugaluh, Diwek, saat pelajaran Fikih, Gus Maimun Dhucha menjelaskan pentingnya calon istri jujur kepada calon suami. ’’Calon istri yang merahasikan cacatnya pada calon suami, apabila setelah menikah suaminya mengetahui cacat yang dirahasiakan itu, maka boleh mengembalikannya,’’ tuturnya.

Mengembalikan maksudnya batal memperistrinya. Sebab merahasikan cacat sama dengan membohongi suami sehingga menimbulkan ketidakridaan suami. Namun apabila suami  ikhlas dan ingin menerimanya, maka tidak apa-apa.

Sebelum menikah, hendaknya masing-masing pasangan saling terbuka. Tidak boleh ada yang dirahasiakan atau dilebih-lebihkan. Percayalah pada pasanganmu. Karena orang yang cintanya sungguh-sungguh tidak akan meninggalkan meski dia mengetahui cacat atau kekurangan pasangan.

Baca Juga :  Binrohtal 1.321: Umur 40 Tahun

- Advertisement -

Selasa (4/1) di SMK Islam Mbah Bolong, Watugaluh, Diwek, saat pelajaran Fikih, Gus Maimun Dhucha menjelaskan pentingnya calon istri jujur kepada calon suami. ’’Calon istri yang merahasikan cacatnya pada calon suami, apabila setelah menikah suaminya mengetahui cacat yang dirahasiakan itu, maka boleh mengembalikannya,’’ tuturnya.

Mengembalikan maksudnya batal memperistrinya. Sebab merahasikan cacat sama dengan membohongi suami sehingga menimbulkan ketidakridaan suami. Namun apabila suami  ikhlas dan ingin menerimanya, maka tidak apa-apa.

Sebelum menikah, hendaknya masing-masing pasangan saling terbuka. Tidak boleh ada yang dirahasiakan atau dilebih-lebihkan. Percayalah pada pasanganmu. Karena orang yang cintanya sungguh-sungguh tidak akan meninggalkan meski dia mengetahui cacat atau kekurangan pasangan.

Baca Juga :  Binrohtal 1.321: Umur 40 Tahun

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/