alexametrics
22.1 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Jelang Muktamar NU, Berharap Kembali ke Khittah

JOMBANG – Jelang perhelatan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 di Lampung, berbagai harapan disampaikan kiai sepuh asal Jombang. Salah satunya KH Zainul Ibad As’ad (Gus Ulib) pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso, yang berharap NU kembali ke khittah.

”Atas nama alumni ponpes kami berharap NU bisa kembali ke jalur yang benar, sebagaimana cita-cita Mbah Hasyim mendirikan NU,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Menurut dia, perkembangan NU akhir-akhirnya tidak selaras dengan arah NU saat kali pertama didirikan. Terutama dalam arah perjuangan berkidmat untuk umat. ”Serta melihat dari perkembangan peserta atau calon menjelang Muktamar NU, kami sangat berharap agar ada calon yang benar-benar dari Dzurriyah NU bersedia memimpin NU,’’ tambah dia.

Baca Juga :  Student Journalism: Qada dan Qadar

Jika NU dipimpin oleh dzurriyah Mbah Hasyim, lanjutnya, maka arah NU akan lebih jelas. Ia pun menyebut, beberapa dzzuriyah yang layak memimpin NU ke depan. Mulai KH Irfan Yusuf Hasyim cucu Mbah Hasyim atau kiai senior lain. Dengan tetap didampingi KH Mustofa Bisri (Gus Mus) Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang atau Muhammad Luthfi bin Yahya sebagai Rois aam PBNU.

”Mewakili alumni santri di Jombang, saya kira itu nanti ideal untuk membawa NU ke depan. Kami dari alumni santri NU Jombang akan membantu segala banyak hal,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Binrohtal 1.442, Keistimewaan Berdzikir
- Advertisement -

JOMBANG – Jelang perhelatan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 di Lampung, berbagai harapan disampaikan kiai sepuh asal Jombang. Salah satunya KH Zainul Ibad As’ad (Gus Ulib) pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso, yang berharap NU kembali ke khittah.

”Atas nama alumni ponpes kami berharap NU bisa kembali ke jalur yang benar, sebagaimana cita-cita Mbah Hasyim mendirikan NU,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Menurut dia, perkembangan NU akhir-akhirnya tidak selaras dengan arah NU saat kali pertama didirikan. Terutama dalam arah perjuangan berkidmat untuk umat. ”Serta melihat dari perkembangan peserta atau calon menjelang Muktamar NU, kami sangat berharap agar ada calon yang benar-benar dari Dzurriyah NU bersedia memimpin NU,’’ tambah dia.

Baca Juga :  Binrohtal 1.284: Berdakwah dengan Akhlak

Jika NU dipimpin oleh dzurriyah Mbah Hasyim, lanjutnya, maka arah NU akan lebih jelas. Ia pun menyebut, beberapa dzzuriyah yang layak memimpin NU ke depan. Mulai KH Irfan Yusuf Hasyim cucu Mbah Hasyim atau kiai senior lain. Dengan tetap didampingi KH Mustofa Bisri (Gus Mus) Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang atau Muhammad Luthfi bin Yahya sebagai Rois aam PBNU.

”Mewakili alumni santri di Jombang, saya kira itu nanti ideal untuk membawa NU ke depan. Kami dari alumni santri NU Jombang akan membantu segala banyak hal,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Student Journalism: Ibu Guru Pertama

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/