alexametrics
31.5 C
Jombang
Wednesday, August 10, 2022

Masjid Annaim di Jogoroto ini Ada Sejak 1900an, Dirintis Prajurit Diponegoro

Sumur Mbah Hasyim Jadi Jujugan Warga Luar

PENINGGALAN lama yang masih ada di Masjid Annaim hanya sumur yang dibuat KH Hasyim Asy’ari Tebuireng. Biasa disebut sumur Mbah Hasyim. Banyak warga luar desa yang sering mengambil air sumur Mbah Hasyim ini.

’’Saya pernah ketemu orang dari Diwek dan Megaluh yang dini hari ambil air sumur Mbah Hasyim, katanya untuk kerja agar lancar, serta untuk pengobatan,’’ kata Gus Karim Elmuna lagi.

Sejumlah benda peninggalan lama dipindah ke masjid lain untuk mengalirkan berkah. Masjid Annaim merupakan masjid induk yang pertama berdiri di Desa Mayangan. Dulu semua warga Mayangan menunaikan salat Jumat di situ. Seiring bertambahnya jamaah, tiap dusun mulai membangun masjid sendiri.

Baca Juga :  Cerita Mistis di Makam Maulana Sayyid Ismail Janti

’’Agar tetap nyambung dengan masjid induk, masjid baru diberi benda dari Masjid Annaim,’’ urainya. Masjid di Mayangan Barat diberi bedug. Masjid di Dusun Waru Anom diberi mimbar dan tongkat. Masjid di Dusun Murong diberi menara.

’’Nama masjid berganti tiga kali,’’ bebernya. Awalnya, hanya disebut sebagai Masjid Mayangan. Lalu disebut Masjid Attaqwa. Baru belakangan ini diberi nama Masjid Annaim. (jif/bin/riz)

- Advertisement -

Sumur Mbah Hasyim Jadi Jujugan Warga Luar

PENINGGALAN lama yang masih ada di Masjid Annaim hanya sumur yang dibuat KH Hasyim Asy’ari Tebuireng. Biasa disebut sumur Mbah Hasyim. Banyak warga luar desa yang sering mengambil air sumur Mbah Hasyim ini.

’’Saya pernah ketemu orang dari Diwek dan Megaluh yang dini hari ambil air sumur Mbah Hasyim, katanya untuk kerja agar lancar, serta untuk pengobatan,’’ kata Gus Karim Elmuna lagi.

Sejumlah benda peninggalan lama dipindah ke masjid lain untuk mengalirkan berkah. Masjid Annaim merupakan masjid induk yang pertama berdiri di Desa Mayangan. Dulu semua warga Mayangan menunaikan salat Jumat di situ. Seiring bertambahnya jamaah, tiap dusun mulai membangun masjid sendiri.

Baca Juga :  Datangi Rumah Kuno Abad ke 19 di Jombang, BPCB: Ini Rumah Orang Terpelajar

’’Agar tetap nyambung dengan masjid induk, masjid baru diberi benda dari Masjid Annaim,’’ urainya. Masjid di Mayangan Barat diberi bedug. Masjid di Dusun Waru Anom diberi mimbar dan tongkat. Masjid di Dusun Murong diberi menara.

’’Nama masjid berganti tiga kali,’’ bebernya. Awalnya, hanya disebut sebagai Masjid Mayangan. Lalu disebut Masjid Attaqwa. Baru belakangan ini diberi nama Masjid Annaim. (jif/bin/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/