alexametrics
23 C
Jombang
Wednesday, June 29, 2022

Binrohtal 1.456, Surga VIP

JOMBANG – Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, KH Achmad Roziqi, menjelaskan macam surga. Salah satunya surga VIP.

’’Surga VIP itu disebut Alghurfah,’’ tuturnya. Ustaz Roziqi menjelaskan, salah satu janji yang diberikan bagi penduduk surga terekam dalam ayat yang menggambarkan masa depan hamba Allah subhanahu wa ta’ala di surga.

Sebagaimana disebut dalam QS Alfurqon 75. Merekalah orang-orang yang dibalas dengan alghurfah sebab kesabarannya. Mereka juga akan mendapatkan penghormatan dan salam di surga.

Para mufassir memiliki beberapa pandangan dalam memahami alghurfah. ’’Prof Dr Al Imam Al Akbar Syeikh Tanthowi dalam karya beliau Al Wasith menyebutkan, secara bahasa, arti alghurfah adalah setiap bangunan yang tinggi,’’ jelasnya. Sedangkan makna murodnya adalah a’la manazil al jannah. ’’Derajat tertinggi di surga, surga VIP,’’ tegasnya. Alghurfah juga bisa diartikan surga.

Balasan yang luar biasa ini dijanjikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada hambaNya yang disebut sebagai ibadur rohman. Allah SWT menjelaskan sifat hamba-hamba istimewa ini dalam QS Alfurqon 64-74. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. Dan orang-orang yang berkata: Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahanam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal. Dan orang-orang yang apabila membelanjakan harta, mereka tidak berlebihan, dan tidak pula kikir, dan membelanjakan itu di tengah-tengah antara yang demikian.

Baca Juga :  Madrasah Vokasi, Rencana Tambah Program Keterampilan Rias

Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah. Dan tidak berzina. Dan orang-orang yang bertobat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.

Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu. Dan apabila mereka bertemu dengan orang-orang yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui saja dengan menjaga kehormatan dirinya. Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta. Dan orang orang yang berkata: Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

Baca Juga :  Binrohtal 1.458, Ketaatan yang Tidak Mutlak

’’Diantara sifat hamba-hamba istimewa ini adalah mereka yang mau selalu mendoakan istri dan keturunannya,’’ tegasnya. Sebagaimana terekam dalam QS Alfurqon 74. Dan orang orang yang berkata: Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

Doa yang dinyatakan dalam ayat ini adalah meminta agar pendamping hidup dan keturunan kita dijadikan qurrota a’yun dan imam bagi orang-orang yang bertakwa. Qurrota a’yun biasanya diterjemahkan dengan penyejuk hati; penentram jiwa. Ustaz Roziqi mengutip penjelasan lebih detail dalam Fadhlulloh al Shomad, syarah al Adab al Mufrod. ’’Disitu dijelaskan, yang dimaksud dengan qurrota a’yun adalah: Manakala seseorang itu menyaksikan keluarganya taat kepada Allah,’’ tegasnya.

Pribadi yang mukmin jika menjumpai keluarganya membersamainya dalam ketaatan kepada Allah maka hatinya senang dan tentram. ’’Maka, kalau kita senang berkumpul dengan keluarga dalam ketaatan kepada Allah SWT, pasti nanti akan kembali dikumpulkan di surga VIP,’’ ucapnya. (jif/riz)

- Advertisement -

JOMBANG – Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, KH Achmad Roziqi, menjelaskan macam surga. Salah satunya surga VIP.

’’Surga VIP itu disebut Alghurfah,’’ tuturnya. Ustaz Roziqi menjelaskan, salah satu janji yang diberikan bagi penduduk surga terekam dalam ayat yang menggambarkan masa depan hamba Allah subhanahu wa ta’ala di surga.

Sebagaimana disebut dalam QS Alfurqon 75. Merekalah orang-orang yang dibalas dengan alghurfah sebab kesabarannya. Mereka juga akan mendapatkan penghormatan dan salam di surga.

Para mufassir memiliki beberapa pandangan dalam memahami alghurfah. ’’Prof Dr Al Imam Al Akbar Syeikh Tanthowi dalam karya beliau Al Wasith menyebutkan, secara bahasa, arti alghurfah adalah setiap bangunan yang tinggi,’’ jelasnya. Sedangkan makna murodnya adalah a’la manazil al jannah. ’’Derajat tertinggi di surga, surga VIP,’’ tegasnya. Alghurfah juga bisa diartikan surga.

Balasan yang luar biasa ini dijanjikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada hambaNya yang disebut sebagai ibadur rohman. Allah SWT menjelaskan sifat hamba-hamba istimewa ini dalam QS Alfurqon 64-74. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. Dan orang-orang yang berkata: Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahanam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal. Dan orang-orang yang apabila membelanjakan harta, mereka tidak berlebihan, dan tidak pula kikir, dan membelanjakan itu di tengah-tengah antara yang demikian.

Baca Juga :  Binrohtal 1.455, Resep Hidayah dan Selamat

Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah. Dan tidak berzina. Dan orang-orang yang bertobat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.

- Advertisement -

Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu. Dan apabila mereka bertemu dengan orang-orang yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui saja dengan menjaga kehormatan dirinya. Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta. Dan orang orang yang berkata: Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

Baca Juga :  Santri Harus Mampu Menjawab Tantangan Zaman

’’Diantara sifat hamba-hamba istimewa ini adalah mereka yang mau selalu mendoakan istri dan keturunannya,’’ tegasnya. Sebagaimana terekam dalam QS Alfurqon 74. Dan orang orang yang berkata: Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

Doa yang dinyatakan dalam ayat ini adalah meminta agar pendamping hidup dan keturunan kita dijadikan qurrota a’yun dan imam bagi orang-orang yang bertakwa. Qurrota a’yun biasanya diterjemahkan dengan penyejuk hati; penentram jiwa. Ustaz Roziqi mengutip penjelasan lebih detail dalam Fadhlulloh al Shomad, syarah al Adab al Mufrod. ’’Disitu dijelaskan, yang dimaksud dengan qurrota a’yun adalah: Manakala seseorang itu menyaksikan keluarganya taat kepada Allah,’’ tegasnya.

Pribadi yang mukmin jika menjumpai keluarganya membersamainya dalam ketaatan kepada Allah maka hatinya senang dan tentram. ’’Maka, kalau kita senang berkumpul dengan keluarga dalam ketaatan kepada Allah SWT, pasti nanti akan kembali dikumpulkan di surga VIP,’’ ucapnya. (jif/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/