alexametrics
22.1 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Ingin Memuliakan Alquran

KHOTIBUS Syafi’ulloh Abdul Jalal sangat ingin memuliakan Alquran. Peraih juara harapan 2 Lomba Tartil Alquran 2022 ini terus belajar membaca Alquran dengan baik dan benar. Menurutnya, tilawah salah satu bentuk memuliakan Alquran.

”Memuliakan Alquran dengan cara membaca dengan nada indah,” ucap siswa MAN 7 Jombang ini. Tak heran, cita-citanya ingin menjadi qori nasional. Baginya, membaca Alquran dengan nada yang indah dapat dijadikan penyejuk hati baik bagi pembaca maupun pendengarnya.

Selama ini, ia belajar ilmu tilawah sejak kecil dengan metode tahqiq. Metode ini membaca Alquran dengan menempatkan fashahah dan makharoijul huruf yang tepat. Menggunakan metode tartil, yaitu membaca dengan cara pelan. Serta tadwir membaca Alquran dengan tempo sedang.

Baca Juga :  Toriqoh 194: Kaya Harus Usaha

”Jadi saat ini masih belajar dengan guru-guru yang lebih kompeten, dengan berbagai metode,” katanya. Berbagai metode itu dipelajarinya agar dia bisa menggapai cita-citanya, jadi qori nasional. Bisa membawa nama baik keluarga, guru dan orang-orang terdekatnya melalui Alquran.






Reporter: Wenny Rosalina
- Advertisement -

KHOTIBUS Syafi’ulloh Abdul Jalal sangat ingin memuliakan Alquran. Peraih juara harapan 2 Lomba Tartil Alquran 2022 ini terus belajar membaca Alquran dengan baik dan benar. Menurutnya, tilawah salah satu bentuk memuliakan Alquran.

”Memuliakan Alquran dengan cara membaca dengan nada indah,” ucap siswa MAN 7 Jombang ini. Tak heran, cita-citanya ingin menjadi qori nasional. Baginya, membaca Alquran dengan nada yang indah dapat dijadikan penyejuk hati baik bagi pembaca maupun pendengarnya.

Selama ini, ia belajar ilmu tilawah sejak kecil dengan metode tahqiq. Metode ini membaca Alquran dengan menempatkan fashahah dan makharoijul huruf yang tepat. Menggunakan metode tartil, yaitu membaca dengan cara pelan. Serta tadwir membaca Alquran dengan tempo sedang.

Baca Juga :  Manfaatkan Teknologi untuk Belajar Bacaan Quran

”Jadi saat ini masih belajar dengan guru-guru yang lebih kompeten, dengan berbagai metode,” katanya. Berbagai metode itu dipelajarinya agar dia bisa menggapai cita-citanya, jadi qori nasional. Bisa membawa nama baik keluarga, guru dan orang-orang terdekatnya melalui Alquran.






Reporter: Wenny Rosalina

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/