Selasa, 25 Jan 2022
Radar Jombang
Home / Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Musala Mbah Imam Nawawi Klampok Arum Jadi Jujukan Peziarah

03 Desember 2021, 08: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Musala Mbah Imam Nawawi Klampok Arum Jadi Jujukan Peziarah

Share this      

JOMBANG – Musala Mbah Imam Nawawi berada di Dusun Klampok Arum, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung. Lokasinya tepat di depan makam Mbah Imam Nawawi alias Raden Mas Maryonani. ’’Musalanya tidak punya nama, orang menyebutnya, musala Mbah Imam Nawawi,’’ kata Khodri, 93, penjaga makam, kemarin.

Khodri asli Banyuwangi. Dia tinggal di Mojoagung dan menjadi penjaga makam sejak 1996. ’’Waktu saya kesini, musalanya belum seperti ini,’’ ucapnya.

Dulu hanya ada gotakan berukuran 3X5 meter. Di gotakan itulah dulunya orang-orang yang ziarah makam Mbah Imam Nawawi beristirahat serta salat. Gotakan itu sekarang difungsikan sebagai gudang. ’’Musalanya dibangun sekitar 1997,’’ ungkapnya.

Baca juga: Binrohtal 1.303: Warisan yang Utama

Musala Mbah Imam Nawawi Klampok Arum Jadi Jujukan Peziarah

Musala dibangun di atas tanah wakaf. Luasnya sekitar 8X8 meter. ’’Kayunya jati semua,’’ tegasnya. Atapnya dibuat susun seperti masjid khas peninggalan Wali Songo. Atap susun tiga bermakna Islam, iman dan ihsan. Musala inilah yang kini dimanfaatkan peziarah untuk salat dan istirahat. ’’Musala ini tidak dipakai jamaah lima waktu,’’ kata Khodri.

Saat masuk waktu salat juga tidak ada yang azan.  Warga sekitar memilih jamaah salat fardu di masjid dan musala lain yang lebih dekat. Kebetulan di kampung itu  banyak masjid dan musala.

’’Setiap malam, pasti ada peziarah yang tidur di musala,’’ tuturnya. Ini karena setiap hari pasti ada peziarah. Walaupun jumlahnya bisa dihitung dengan jari. ’’Peziarah tidak rombongan naik bus, tapi selalu ada, biasanya tiga sampai empat orang,’’ urainya.

Khodri cerita, sering ada orang yang menginap berhari-hari di musala. Mereka biasanya niat tirakat di makam Mbah Imam Nawawi. ’’Tirakat agar hajatnya terkabul,’’ ungkapnya. Hajat apapun itu. (jif/naz)

 

-         Mbah Imam Nawawi Terkenal Sakti

Mbah Imam Nawawi alias Raden Mas Maryonani yang makamnya di depan musala dikenal sakti. Dia merupakan prajurit Pangeran Diponegoro. ’’Burung yang lewat atas makamnya pasti mati,’’ kata Khodri, penjaga makam, kemarin.

Awal tinggal di kampung itu sekitar 1800-an, Mbah Imam Nawawi langsung merintis padepokan untuk beribadah. Aktivitasnya membuat penguasa kampung tidak terima. Apalagi sejak kedatangannya, kemaksiatan seperti adu jago, menjadi sepi. Penguasa kampung lantas menantangnya adu kesaktian.

Mbah Imam Nawawi ditantang mengambil buah kelapa tanpa memanjat. Di luar dugaan, pohon kelapa itu menunduk kepada Mbah Imam Nawawi. Sehingga dengan mudah dia bisa memetik buah kelapa tanpa perlu memanjatnya. Penguasa kampung pun akhirnya takluk.

Mbah Imam Nawawi juga menggelorakan semangat juang kepada para pemuda. Mereka diajari kanuragan dan dididik melawan penjajah.

Ini membuat penjajah tidak terima. Sejumlah pasukan lantas mendatanginya dan memberondongkan senjata. Diluar dugaan, Mbah Imam Nawawi tidak mempan senjata. Pasukan Belanda pun lari terbirit-birit.

(jo/jif/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia