alexametrics
31.5 C
Jombang
Wednesday, August 10, 2022

Student Journalism: Faedah Bergaul

Kala pelajaran akhlak di kelas 12 SMK Islam Mbah Bolong, Senin (29/11), KH Nurhadi (Mbah Bolong) menjelaskan keutamaan bergaul. ’’Bagi orang berilmu, bergaul lebih utama dibanding uzlah,’’ ’’ tuturnya mengacu kitab Kifatayul Atqiya.

Ada tujuh faedah bersosialisasi dengan masyarakat. Pertama, dengan bergaul kita bisa belajar dan mengajar. Karena ilmu itu ibadah yang paling utama.

Kedua, kita bisa memberi manfaat pada masyarakat. Baik dengan harta, tenaga maupun nasehat.  Ketiga, dengan bergaul kita bisa mempraktekkan akhlak yang mulia. Seperti sabar, ikhlas dan menahan pedihnya omongan orang lain.

Keempat, dengan bergaul kita akan lebih senang beribadah. Salawatan sendirian dengan berjamaah, pasti lebih nikmat berjamaah.

Baca Juga :  HM Syarif Hidayatullah ST MMT: Dini Cegah Korupsi

Kelima, kita berkesempatan dapat pahala lebih banyak. Misalnya dengan menjenguk orang sakit maupun takziah orang mati. Keenam, kita bisa mempraktekkan tawaduk atau rendah hati. Ketujuh, bisa melatih untuk berbuat baik kepada orang-orang yang berbeda-beda karakternya.

 

 

- Advertisement -

Kala pelajaran akhlak di kelas 12 SMK Islam Mbah Bolong, Senin (29/11), KH Nurhadi (Mbah Bolong) menjelaskan keutamaan bergaul. ’’Bagi orang berilmu, bergaul lebih utama dibanding uzlah,’’ ’’ tuturnya mengacu kitab Kifatayul Atqiya.

Ada tujuh faedah bersosialisasi dengan masyarakat. Pertama, dengan bergaul kita bisa belajar dan mengajar. Karena ilmu itu ibadah yang paling utama.

Kedua, kita bisa memberi manfaat pada masyarakat. Baik dengan harta, tenaga maupun nasehat.  Ketiga, dengan bergaul kita bisa mempraktekkan akhlak yang mulia. Seperti sabar, ikhlas dan menahan pedihnya omongan orang lain.

Keempat, dengan bergaul kita akan lebih senang beribadah. Salawatan sendirian dengan berjamaah, pasti lebih nikmat berjamaah.

Baca Juga :  Jabatan Kabid di DPMPTSP Jombang Bakal Difungsionalkan

Kelima, kita berkesempatan dapat pahala lebih banyak. Misalnya dengan menjenguk orang sakit maupun takziah orang mati. Keenam, kita bisa mempraktekkan tawaduk atau rendah hati. Ketujuh, bisa melatih untuk berbuat baik kepada orang-orang yang berbeda-beda karakternya.

 

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/