alexametrics
31.5 C
Jombang
Wednesday, August 10, 2022

Toriqoh 208, Penolong hanya Allah

JOMBANG – Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang, KH Cholil Dahlan, menjelaskan pentingnya hanya menggantungkan pertolongan kepada Allah SWT. Karenal hanya Allah lah yang bisa jadi penolong bagi hambanya.

‘’Sebagian ahli hikmah mengatakan; Orang yang menyangka ada penolong yang lebih dekat, lebih kuat dan lebih banyak pertolongannya selain Allah SWT, berarti dia sedikit makrifatnya dengan Allah SWT,’’ tuturnya mengutip maqolah ke-14 bab dua Nasoihul Ibad.

Kiai Cholil menjelaskan, kita harus menggantungkan pertolongan hanya kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Karena Allah lah yang paling dekat dengan kita. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Qaf 16. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.

Juga sebagaimana ditegaskan dalam QS Albaqarah 186. Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah, bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Baca Juga :  Toriqoh 199, Keutamaan 10 Surat Alquran     

Yang maha punya kekuataan juga hanya Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Alkahfi 39. Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah SWT.

Maka kita harus bergantung hanya kepada Allah SWT. Sebagaimana sering kita ucapkan dalam QS Al Ikhlas atau Kulhu. Allahussomad. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

Juga sebagaimana ditegaskan dalam QS Attaubah 129. Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung.

Inilah sebabnya, warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu. Agar zikir mudah masuk ke dalam hati. Jika zikir sudah masuk ke dalam hati, maka semua organ akan diwarnai zikir. Lisan mau berucap ingat Allah SWT. Mata mau melihat ingat Allah SWT. Telinga mau mendengar ingat Allah SWT. Kaki mau melangkah ingat Allah SWT. Tangan mau melakukan sesuatu ingat Allah SWT.

Baca Juga :  HM Syarif Hidayatullah ST MMT: Teladani Kiai Jamal

Saat hendak dilempar ke dalam api oleh Raja Namrud, Nabi Ibrahim alaihissalam didatangi malaikat ditawari bantuan. Malaikat penjaga angin menawari hendak menerbangkan apinya. Malaikat penjaga air menawari hendak memadamkan apinya. Namun Nabi Ibrahim alaihissalam menyatakan tidak butuh pertolongan malaikat. Nabi Ibrahim menegaskan; Dia merasa cukup dengan Allah sebagai penolong. Akhirnya, Allah memerintahkan api menjadi dingin dan membuat Nabi Ibrahim selamat. Sebagaimana diabadikan dalam QS Al Anbiya 69. Kami berfirman: Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim.

Jika kita hanya memohon pertolongan kepada Allah SWT, pasti Allah subhanahu wa ta’ala akan memberikan yang terbaik bagi kita. ’’Orang yang ditolong Allah SWT akhirnya menjadi kuat dan istiqamah,’’ tegasnya. Walaupun sakit dan kena musibah tetap istiqamah ibadah.  (jif/naz/riz)

- Advertisement -

JOMBANG – Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang, KH Cholil Dahlan, menjelaskan pentingnya hanya menggantungkan pertolongan kepada Allah SWT. Karenal hanya Allah lah yang bisa jadi penolong bagi hambanya.

‘’Sebagian ahli hikmah mengatakan; Orang yang menyangka ada penolong yang lebih dekat, lebih kuat dan lebih banyak pertolongannya selain Allah SWT, berarti dia sedikit makrifatnya dengan Allah SWT,’’ tuturnya mengutip maqolah ke-14 bab dua Nasoihul Ibad.

Kiai Cholil menjelaskan, kita harus menggantungkan pertolongan hanya kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Karena Allah lah yang paling dekat dengan kita. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Qaf 16. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.

Juga sebagaimana ditegaskan dalam QS Albaqarah 186. Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah, bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Baca Juga :  Ke Lombok Menjalin Cinta (Part 2)

Yang maha punya kekuataan juga hanya Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Alkahfi 39. Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah SWT.

Maka kita harus bergantung hanya kepada Allah SWT. Sebagaimana sering kita ucapkan dalam QS Al Ikhlas atau Kulhu. Allahussomad. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

- Advertisement -

Juga sebagaimana ditegaskan dalam QS Attaubah 129. Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung.

Inilah sebabnya, warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu. Agar zikir mudah masuk ke dalam hati. Jika zikir sudah masuk ke dalam hati, maka semua organ akan diwarnai zikir. Lisan mau berucap ingat Allah SWT. Mata mau melihat ingat Allah SWT. Telinga mau mendengar ingat Allah SWT. Kaki mau melangkah ingat Allah SWT. Tangan mau melakukan sesuatu ingat Allah SWT.

Baca Juga :  Toriqoh 201, Taat Aturan

Saat hendak dilempar ke dalam api oleh Raja Namrud, Nabi Ibrahim alaihissalam didatangi malaikat ditawari bantuan. Malaikat penjaga angin menawari hendak menerbangkan apinya. Malaikat penjaga air menawari hendak memadamkan apinya. Namun Nabi Ibrahim alaihissalam menyatakan tidak butuh pertolongan malaikat. Nabi Ibrahim menegaskan; Dia merasa cukup dengan Allah sebagai penolong. Akhirnya, Allah memerintahkan api menjadi dingin dan membuat Nabi Ibrahim selamat. Sebagaimana diabadikan dalam QS Al Anbiya 69. Kami berfirman: Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim.

Jika kita hanya memohon pertolongan kepada Allah SWT, pasti Allah subhanahu wa ta’ala akan memberikan yang terbaik bagi kita. ’’Orang yang ditolong Allah SWT akhirnya menjadi kuat dan istiqamah,’’ tegasnya. Walaupun sakit dan kena musibah tetap istiqamah ibadah.  (jif/naz/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/