Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada lukisan dengan bentuk timbul. Ada pula yang polos tanpa warna. Namun keduanya tetap menarik perhatian. ’’Beberapa perupa menggunakan cara berbeda dalam lukisannya,” ucap Lukmanul Hakim, salah satu panitia pameran.
Cak Luk, sapaan akrabnya, menyebut, lukisan yang dipajang dalam pameran menggunakan macam-macam teknik pembuatan. ’’Ada yang pakai mix media, ada juga yang pakai pena,” ucapnya.
Lukisan milik Dani Ismawan contohnya. Ia membuat lukisan orang. Wajahnya tertutupi kain yang melilit tubuhnya. Lukisan ini terlihat sangat indah dan tampak sangat nyata, kendati dibuat hanya dengan goresan pena.
Ada pula lukisan milik Teguh Tetris yang menampilkan bentuk tak biasa. Lukisannya menggambarkan seorang dalang cilik membawa wayang dan seorang pemain wayang topeng. Lukisan ini menggunakan bahan bubur koran yang dikeringkan dan ditempel di kanvas. ’’Itu membuat lukisannya tampil lebih timbul dan indah,” tambah Cak Luk.
Lukisan lainnya, mayoritas dibuat dengan cat akrilik dan cat minyak. Terlihat indah dengan gaya dan karakter masing-masing. ’’Setiap teknik melukis ada tantangannya tersendiri, ada kesulitannya masing-masing,” ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement
