Jumat, 03 Dec 2021
Radar Jombang
Home / Jombang Banget
icon featured
Jombang Banget

Manis Asam Tape Ketan Kudapan Tradisional, Dibuat Es Juga Enak

16 Oktober 2021, 09: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Manis Asam Tape Ketan Kudapan Tradisional, Dibuat Es Juga Enak

LEZAT: Kudapan tape ketan, selain enak dimakan juga cocok dibuat minuman.

Share this      

TAPE KETAN, merupakan salah satu kudapan tradisional yang banyak ditemui di Jombang. Sajian ini terbuat dari beras ketan yang diolah sedemikian rupa dan difermentasi dengan ragi. Rasanya manis dan sedikit asam.

Salah satunya, bisa ditemukan di dalam Pasar Pon Jombang. Di salah satu sudut pasar ini, seorang wanita terlihat menjajakkan kudapan kecil nan murah meriah ini. Di lapaknya yang berada di sudut timur pasar ini, setiap pagi buta hingga menjelang siang, ia selalu menjajakkan olahan tape ketannya. ”Sebenarnya ada beberapa macam, ada tape ketan hijau, ada tape ketan hitam juga sama tape ketela, cuma yang paling dicari biasanya tape ketan hijau,” ucap Mei Yuliati, 31.

Tape yang dijajakkannya, adalah produk olahanya sendiri. Ya Yuli, sapaan akrabnya memang sudah beberapa tahun terakhir ini berjualan tape di sekitaran pasar Pon. ”Kalau mulainya sekitar tahun 2014,” lanjutnya.

Baca juga: Jadi Lapangan, Sempat Digunakan Saluran Air

Manis Asam Tape Ketan Kudapan Tradisional, Dibuat Es Juga Enak

Menurut Yuli, proses pembuatan tape ketan membutuhkan waktu cukup panjang. Pertama tentu menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan, yakni beras ketan dan ragi. Sebelum dimasak, beras ketan harus dicuci bersih, kemudian direndam dengan diberi sedikit larutan pewarna makanan. ”Kalau sudah setelah itu dikukus sampai matang seperti nasi begitu, terus didinginkan,” lontarnya.

Jika sudah matang, ketan dicampur dengan ragi hingga merata. Ketan yang sudah diberi ragi itu, harus didiamkan dulu selama beberapa hari sebelum bisa dijual di pasar. ”Biasanya ditunggu tiga hari dulu baru bisa dijual,” tambahnya.

Untuk harganya, ibu satu anak ini menyebut menjual tapenya seharga Rp 500 rupiah untuk setiap bungkusnya. Rata-rata dia menghabiskan lima kilogram beras ketan per hari. ”Yang beli biasanya datang, tapi ada juga yang pesan ke luar kota, tapi biasanya tahunya ya dari pasar sini,” pungkas warga Desa/Kecamatan Jombang ini. Menurut Yuli, biasanya pada momentum Lebaran penjualan tapenya laris manis. Selain bisa disantap langsung, tape ketan juga enak dibuat es.

(jo/riz/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia