alexametrics
22.4 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Aturan Arab Saudi Makin Ketat, Jamaah Haji Diminta Tak Sembarangan Berfoto

MAKKAH – Jamaah Haji asal Indonesia diimbau tak melakukan kegiatan yang melanggar hukum selama berada di tanah suci. Hal itu, lantaran pemerintah Arab Saudi kini memberlakukan aturan yang makin ketat.
Dikutip dari Antara.com,  Konsul Jenderal (Konjen) RI di Jeddah Eko Hartono mengatakan  Pemerintah Arab Saudi kini memberlakukan aturan yang lebih ketat dalam pelaksanaan ibadah haji. Hal ini, disampaikannya saat menerima jamaah calon haji Embarkasi Solo yang tiba di Mekkah dari Madinah  Minggu (12.6) malam.

“Pemerintah Arab Saudi menerapkan kebijakan ketat, mereka yang pernah dideportasi tidak boleh kembali ke Saudi. Ketentuannya 10 tahun (baru boleh ke Arab Saudi lagi), dulu lima tahun,” kata Eko.

Baca Juga :  Pertengahan Juni, 4 Desa di Jombang Belum Tuntaskan Pemilihan KDAW
Eko mengingatkan anggota jamaah Indonesia agar tidak berfoto bersama dengan membawa spanduk penanda identitas kelompok atau penanda kelompok yang lain di depan ka’bah. Dia lantas menceritakan kejadian mengenai jamaah umrah dari Indonesia yang diamankan oleh petugas karena membentangkan spanduk kelompok umrah di Masjidil Haram. “Kalau berfoto selfie (swafoto) masih bisa dilakukan oleh jamaah haji,” kata dia.

Selain itu, dia mengingatkan jamaah Indonesia agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang dilarang oleh Pemerintah Arab Saudi selama berada di Tanah Suci. “Jika melakukan pelanggaran maka anggota jamaah bisa berurusan dengan kepolisian,” tambahnya.

Tindakan melanaggar aturan, disebutnya akan merugikan jamaah haji sendiri. Selain membuat waktu yang semestinya bisa digunakan untuk beribadah terbuang, anggota jamaah yang berurusan dengan kepolisian juga menghadapi risiko deportasi jika tindakannya dinilai terbukti mengganggu ketertiban dan melanggar hukum. (Antara/riz)

Baca Juga :  Spirit Karate 67, Karateka Punya Hati Kuat
- Advertisement -
MAKKAH – Jamaah Haji asal Indonesia diimbau tak melakukan kegiatan yang melanggar hukum selama berada di tanah suci. Hal itu, lantaran pemerintah Arab Saudi kini memberlakukan aturan yang makin ketat.
Dikutip dari Antara.com,  Konsul Jenderal (Konjen) RI di Jeddah Eko Hartono mengatakan  Pemerintah Arab Saudi kini memberlakukan aturan yang lebih ketat dalam pelaksanaan ibadah haji. Hal ini, disampaikannya saat menerima jamaah calon haji Embarkasi Solo yang tiba di Mekkah dari Madinah  Minggu (12.6) malam.

“Pemerintah Arab Saudi menerapkan kebijakan ketat, mereka yang pernah dideportasi tidak boleh kembali ke Saudi. Ketentuannya 10 tahun (baru boleh ke Arab Saudi lagi), dulu lima tahun,” kata Eko.

Baca Juga :  Pembayaran Tunggakan Sewa Masih Minim, Disdagrin Tak Berani Bergerak
Eko mengingatkan anggota jamaah Indonesia agar tidak berfoto bersama dengan membawa spanduk penanda identitas kelompok atau penanda kelompok yang lain di depan ka’bah. Dia lantas menceritakan kejadian mengenai jamaah umrah dari Indonesia yang diamankan oleh petugas karena membentangkan spanduk kelompok umrah di Masjidil Haram. “Kalau berfoto selfie (swafoto) masih bisa dilakukan oleh jamaah haji,” kata dia.

Selain itu, dia mengingatkan jamaah Indonesia agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang dilarang oleh Pemerintah Arab Saudi selama berada di Tanah Suci. “Jika melakukan pelanggaran maka anggota jamaah bisa berurusan dengan kepolisian,” tambahnya.

Tindakan melanaggar aturan, disebutnya akan merugikan jamaah haji sendiri. Selain membuat waktu yang semestinya bisa digunakan untuk beribadah terbuang, anggota jamaah yang berurusan dengan kepolisian juga menghadapi risiko deportasi jika tindakannya dinilai terbukti mengganggu ketertiban dan melanggar hukum. (Antara/riz)

Baca Juga :  Ganja Legal Ditanam dan Dikonsumsi di Thailand, Tapi Tak Boleh Diisap

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/