alexametrics
29.2 C
Jombang
Monday, September 26, 2022

Saluran Kalibening Mojoagung Memerah Lagi, Penyebabnya Belum Diketahui

JOMBANG – Kondisi aliran di saluran Kalibening, Dusun Mojoranu, Desa Tanggalrejo kembali memerah. Permukaan air ini, diselimuti benda berwarna merah kecokelatan. Hingga kemarin, belum diketahui pasti penyebab berubahnya warga aliran sungai ini.

Lokasi aliran air memerah ini, berada tepat di hilir Bendung Mojoranu, atau yang biasa disebut warga dengan Dam Songkar. Pantauan di lokasi Jumat (23/9) siang, kondisi air di hilir bendungan ini memang terlihat berbeda.

Di hulu bendungan, air masih terlihat jernih, namun dibawahnya, air ini terlihat berwarna cokelat kemerahan. Kondisi aliran air juga terhitung tenang. Jika diurut, air yang memerah ini terlihat memanjang hingga sekitar 1 kilometer dari titik bawah bendungan. “Sudah tiga harian seperti ini, tiga hari ini saya berangkat sekolah melihat sungai ya berwarna merah kecokelatan,” Ilma Khoirunisa, 16, pelajar yang melintas di saluran Kalibening.

Baca Juga :  Empat Tebing di Wonosalam Longsor, Ini Sebaran Titiknya

Ia menyebut, meskipun kondisinya memerah, tak ada bau yang muncul dari dalam sungai. Hanya saja, menurutnya kondisi air seperti itu jadi tak nyaman dipandang. “Kalau bau tidak, cuma ndak enak saja dilihat,” imbuh pelajar asal Dusun Kalibening, Desa Tanggalrejo itu.

Terpisah, Kepala Desa Tanggalrejo Wahyu Dimas Ramadhana membenarkan adana perubahan warna pada aliran sungai itu.

JOMBANG – Kondisi aliran di saluran Kalibening, Dusun Mojoranu, Desa Tanggalrejo kembali memerah. Permukaan air ini, diselimuti benda berwarna merah kecokelatan. Hingga kemarin, belum diketahui pasti penyebab berubahnya warga aliran sungai ini.

Lokasi aliran air memerah ini, berada tepat di hilir Bendung Mojoranu, atau yang biasa disebut warga dengan Dam Songkar. Pantauan di lokasi Jumat (23/9) siang, kondisi air di hilir bendungan ini memang terlihat berbeda.

Di hulu bendungan, air masih terlihat jernih, namun dibawahnya, air ini terlihat berwarna cokelat kemerahan. Kondisi aliran air juga terhitung tenang. Jika diurut, air yang memerah ini terlihat memanjang hingga sekitar 1 kilometer dari titik bawah bendungan. “Sudah tiga harian seperti ini, tiga hari ini saya berangkat sekolah melihat sungai ya berwarna merah kecokelatan,” Ilma Khoirunisa, 16, pelajar yang melintas di saluran Kalibening.

Baca Juga :  VIRAL! Diduga Rebutan Lahan, Supeltas Pukul Supeltas di Bulurejo

Ia menyebut, meskipun kondisinya memerah, tak ada bau yang muncul dari dalam sungai. Hanya saja, menurutnya kondisi air seperti itu jadi tak nyaman dipandang. “Kalau bau tidak, cuma ndak enak saja dilihat,” imbuh pelajar asal Dusun Kalibening, Desa Tanggalrejo itu.

Terpisah, Kepala Desa Tanggalrejo Wahyu Dimas Ramadhana membenarkan adana perubahan warna pada aliran sungai itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/