alexametrics
29.3 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Mencekam, Teror Pembakaran Kembali Terjadi di Desa Mulyorejo Jember

JEMBER, JP Radar Jombang – Teror pembakaran rumah dan sejumlah kendaraan kembali terjadi di Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (4/8) malam. Padahal, sebelum kejadian ini, sejumlah anggota Forkopimda, yakni Wakil Bupati Jember M. Balya Firjaun Barlaman, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, dan Dandim 0824 Letkol Inf Batara C. Pangaribuan mendatangi lokasi pada Kamis (4/8), untuk melihat lebih jauh kondisi di lapangan dan menenangkan warga agar situasi kondusif.

“Memang benar terjadi aksi pembakaran lagi di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo,” kata Kapolsek Sempolan AKP Suhartanto, dalam pesan singkat yang diterima ANTARA di Jember, Jumat (5/5) dini hari Seperti diberitakan Jawapos.com.

Dilain pihak, anggota DPRD Jember Tabroni juga menyayangkan kejadian ini. Musababnya dia mendapat informasi dari warga, bahwa terjadi pembakaran dan perusakan lagi di Desa Mulyorejo, meskipun Forkopimda sudah mengunjungi lokasi tersebut.

Baca Juga :  Masjid Darussalam Kebanggaan SMKN 1 Jombang ini Mampu Tampung 1.000 Jamaah

“Saya tadi sudah ke lokasi pembakaran dan perusakan sejumlah rumah warga, namun baru sampai di kota Jember pada malam hari, mendapat kabar ada pembakaran di sekitar lokasi yang sama,” tuturnya.

Ia meminta ada tindakan yang tegas dari aparat kepolisian baik dari Polres Jember dan Polres Banyuwangi terkait dengan aksi serangan sekelompok orang ke rumah warga di Dusun Baban Timur dan dusun lainnya, agar warga tidak resah.

“Suasana sangat mencekam di sana karena warga takut rumahnya menjadi sasaran yang dibakar oleh sekelompok warga dari Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi,” katanya.

Legislator dari PDI Perjuangan itu meminta negara hadir dalam memberikan perlindungan dan keamanan bagi warga di sejumlah dusun, di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo karena saat ini warga sedang panen kopi.

Rentetan kasus pembakaran rumah dan kendaraan warga di Desa Mulyorejo oleh sekelompok orang tidak dikenal dari Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi terjadi sebanyak tiga kali. Pertama pada 3 Juli 2022, kedua pada 30 Juli 2022, dan 3 Agustus 2022.

Baca Juga :  Neonbox Trotoar Wahid Hasyim Ditemukan Rusak Lagi

Pada 3 Juli 2022, terjadi perusakan dan pembakaran terhadap enam rumah warga, gedung sekolah, poskamling, kendaraan roda dua, serta perabotan rumah oleh sekelompok orang yang tidak dikenal sekitar 20 orang di Dusun Patungrejo, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo.

Kemudian kejadian berulang pada 30 Juli 2022 yang menyebabkan empat rumah warga, satu unit mobil, beberapa unit sepeda motor, ruko, dan gudang penggilingan padi milik warga rusak karena dibakar oleh sekelompok orang tidak dikenal.

Kejadian pembakaran terulang ketiga kalinya pada 3 Agustus 2022 di Dusun Dampikrejo yakni satu unit mobil Katana dan 2 unit sepeda motor milik Qosin yang diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal. (jpg/riz)

- Advertisement -

JEMBER, JP Radar Jombang – Teror pembakaran rumah dan sejumlah kendaraan kembali terjadi di Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (4/8) malam. Padahal, sebelum kejadian ini, sejumlah anggota Forkopimda, yakni Wakil Bupati Jember M. Balya Firjaun Barlaman, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, dan Dandim 0824 Letkol Inf Batara C. Pangaribuan mendatangi lokasi pada Kamis (4/8), untuk melihat lebih jauh kondisi di lapangan dan menenangkan warga agar situasi kondusif.

“Memang benar terjadi aksi pembakaran lagi di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo,” kata Kapolsek Sempolan AKP Suhartanto, dalam pesan singkat yang diterima ANTARA di Jember, Jumat (5/5) dini hari Seperti diberitakan Jawapos.com.

Dilain pihak, anggota DPRD Jember Tabroni juga menyayangkan kejadian ini. Musababnya dia mendapat informasi dari warga, bahwa terjadi pembakaran dan perusakan lagi di Desa Mulyorejo, meskipun Forkopimda sudah mengunjungi lokasi tersebut.

Baca Juga :  AmCham Apresiasi Pemulihan Ekonomi dan Daya Saing Industri Indonesia

“Saya tadi sudah ke lokasi pembakaran dan perusakan sejumlah rumah warga, namun baru sampai di kota Jember pada malam hari, mendapat kabar ada pembakaran di sekitar lokasi yang sama,” tuturnya.

Ia meminta ada tindakan yang tegas dari aparat kepolisian baik dari Polres Jember dan Polres Banyuwangi terkait dengan aksi serangan sekelompok orang ke rumah warga di Dusun Baban Timur dan dusun lainnya, agar warga tidak resah.

“Suasana sangat mencekam di sana karena warga takut rumahnya menjadi sasaran yang dibakar oleh sekelompok warga dari Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi,” katanya.

- Advertisement -

Legislator dari PDI Perjuangan itu meminta negara hadir dalam memberikan perlindungan dan keamanan bagi warga di sejumlah dusun, di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo karena saat ini warga sedang panen kopi.

Rentetan kasus pembakaran rumah dan kendaraan warga di Desa Mulyorejo oleh sekelompok orang tidak dikenal dari Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi terjadi sebanyak tiga kali. Pertama pada 3 Juli 2022, kedua pada 30 Juli 2022, dan 3 Agustus 2022.

Baca Juga :  Jalur Zonasi Overload, Jalur Afirmasi Sepi Pendaftar

Pada 3 Juli 2022, terjadi perusakan dan pembakaran terhadap enam rumah warga, gedung sekolah, poskamling, kendaraan roda dua, serta perabotan rumah oleh sekelompok orang yang tidak dikenal sekitar 20 orang di Dusun Patungrejo, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo.

Kemudian kejadian berulang pada 30 Juli 2022 yang menyebabkan empat rumah warga, satu unit mobil, beberapa unit sepeda motor, ruko, dan gudang penggilingan padi milik warga rusak karena dibakar oleh sekelompok orang tidak dikenal.

Kejadian pembakaran terulang ketiga kalinya pada 3 Agustus 2022 di Dusun Dampikrejo yakni satu unit mobil Katana dan 2 unit sepeda motor milik Qosin yang diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal. (jpg/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/