RadarJombang.id – Penangkapan kepada 6 anggota gangster Oknum Selatan Kota yang dilakukan polisi menemukan fakta baru.
Polisi menyebut, tak hanya berbuat onar di Mojoagung, Gangster bersajam ini juga sempat terlibat aksi pengeroyokan di Kecamatan Tembelang Jombang.
Hal itu, diungkap Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra saat press release (8/10).
“Setelah ditangkap dan didalami, mereka ternyata sebelumnya sempat melakukan pengeroyokan di daerah Tembelang,” terang Margono.
Aksi pengeroyokan itu, dilakukan para pelaku pada 21 September 2024 lalu. Korbannya, juga pemuda berjumlah dua orang.
Akibat pengeroyokan yang mereka lakukan, para korban ini menderita luka berupa luka lebam di wajah dan luka sobekan di wajah.
“Kedua korban sudah mendapat perawatan, dan perbuatan itu juga diakui oleh para pelaku,” lontarnya.
Karena itu juga, polisi menjerat 6 remaja itu dengan pasal berlapis. Yakni pasal 2 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 dan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.
“Ancaman hukumannya bisa lebih dari 5 tahun,” rinci Margono.
Selain itu, para remaja yang dibekuk itu kini juga harus mendekam di balik penjara sembari kasusnya diproses.
5 orang tersangka yang berusia di atas 14 tahun, menjalani penahanan di Polres Jombang.
“Sementara 1 lainnya yang masih berusia di bawah 14 tahun dititipkan di Dinsos Jombang,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sejumlah anggota gangster yang terlibat aksi onar di Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Jombang akhirnya dibekuk polisi.
Ironisnya, seluruh pelaku merupakan anak di bawah umur, satu diantaranya bahkan masih buron.
“Kami sudah berhasil satu geng yang membuat keonaran, Ada 6 orang yang diamankan. Dari 6 orang 4 diantaranya pelajar, 2 putus sekolah,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra.
Margono menjelaskan, mereka semuanya adalah anak-anak di bawah umur.
Beberapa pelaku yang telah ditangkap itu adalah N, 15, DA, 17, DD, 14, MHF, 16, IK, 13, MK, 15 dan VA, 16. “Ada lagi satu pelaku berinisial F 15 yang masih jadi DPO,” lanjutnya.
Mereka, adalah para remaja yang berdomisili di wilayah jombang Kota, Bandarkedungmulyo hingga Peterongan.
Margono menjelaskan, selain mengamankan 6 pelaku polisi juga mengamankan sejumlah senjata tajam yang mereka gunakan saat beraksi. Yakni beberapa pedang dan samurai serta celurit. (riz)
Editor : Achmad RW