26.9 C
Jombang
Wednesday, February 8, 2023

Tipu Kakak dan Rekan Sendiri, Istri Kades Sawiji Dituntut 1,5 Tahun Penjara

JOMBANG – Ainin Inayah, terdakwa kasus penipuan investasi pakan ternak bodong menghadapi sidang pembacaan tuntutan, Selasa (25/1) kemarin. Jaksa penuntut umum (JPU) menjatuhkan tuntutan hukuman pidana 1,5 tahun penjara kepada istri Kades Sawiji ini.

”Tuntutan sudah dibacakan hari ini. Tuntutannya 1 tahun 6 bulan penjara,” terang M Riduansyah, Humas PN Jombang.

Sidang pembacaan tuntutan dilaksanakan di ruang sidang Wirjono Projodikoro sekitar pukul 11.00. Seperti sidang sebelumnya, persidangan digelar secara daring. Majelis hakim dan JPU bersidang langsung dari Pengadilan Negeri (PN) Jombang, sedangkan terdakwa Ainin mengikuti sidang secara daring dari Lapas Kelas II b Jombang.

Terpisah, Kajari Jombang Tengku Firdaus membenarkan terkait tuntutan terdakwa Ainin Inayah. ”Benar, jadi tuntutan tadi sudah dibacakan,” terang Firdaus saat dikonfirmasi, kemarin.

Sejumlah pertimbangan JPU dalam menjatuhkan tuntutan di antaranya, terdakwa Ainin dinilai telah terbukti melakukan serangkaian tindakan penipuan hingga pemalsuan terkait investasi pembelian pakan ternak untuk menguntungkan dirinya sendiri.  ”Tindakan terdakwa dinilai telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 378 KUHP,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pelaku Pencabulan Pacar Kalah Kasasi, Divonis 8 Tahun Penjara

Firdaus mengakui, tuntutan itu bisa dibilang cukup ringan berdasarkan beberapa hal dan pertimbangan. ”Jadi faktor yang meringankan terdakwa adalah sudah ada perdamaian dengan salah satu korban, juga dia mengakui perbuatannya juga sanggup untuk melakukan penggantian uang kepada korban,” imbuhnya.

Usai pembacaan tuntutan, Ketua Majelis Hakim Bambang Setyawan menutup dan menskors persidangan hingga pekan depan. Sidang akan dilanjutkan Senin (30/1) depan. ”Sidang selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembacaan pleidoi dari terdakwa,” pungkas Firdaus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ainin Inayah, istri Kades Sawiji, Kecamatan Jogoroto dipolisikan Merry Rosnawati yang tak lain kakak iparnya sendiri. Ainin diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan terkait investasi pembelian pakan ternak terhadap Merry.

Baca Juga :  Bea Cukai Kembali Gagalkan Pengedar Rokok Ilegal Lewat Jalur Tol

Dalam perkembangannya, Listiawati, 47, warga Jakarta Timur yang juga mengaku sebagai korban juga melaporkan Ainin ke Mapolres Jombang, Rabu (24/10). Setelah melakukan pemeriksaan para saksi dan juga mengumpulkan barang bukti, polisi akhirnya menaikkan status Ainin resmi sebagai tersangka. Akibat perbuatan pelaku, korban mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Ainin menjalani penahahan di Mapolres Jombang sejak Rabu (5/10). Polisi menjeratnya dengan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. Ancaman pidana penjara 4 tahun. Selain itu, polisi sebelumnya juga menyebut tengah mengembangkan kasus ini dengan kemungkinan adanya tersangka lain yang akan dijerat. Dalam sidang perdana Kamis (22/12/2022), JPU mendakwa Ainin dengan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. (riz/naz/riz)

JOMBANG – Ainin Inayah, terdakwa kasus penipuan investasi pakan ternak bodong menghadapi sidang pembacaan tuntutan, Selasa (25/1) kemarin. Jaksa penuntut umum (JPU) menjatuhkan tuntutan hukuman pidana 1,5 tahun penjara kepada istri Kades Sawiji ini.

”Tuntutan sudah dibacakan hari ini. Tuntutannya 1 tahun 6 bulan penjara,” terang M Riduansyah, Humas PN Jombang.

Sidang pembacaan tuntutan dilaksanakan di ruang sidang Wirjono Projodikoro sekitar pukul 11.00. Seperti sidang sebelumnya, persidangan digelar secara daring. Majelis hakim dan JPU bersidang langsung dari Pengadilan Negeri (PN) Jombang, sedangkan terdakwa Ainin mengikuti sidang secara daring dari Lapas Kelas II b Jombang.

Terpisah, Kajari Jombang Tengku Firdaus membenarkan terkait tuntutan terdakwa Ainin Inayah. ”Benar, jadi tuntutan tadi sudah dibacakan,” terang Firdaus saat dikonfirmasi, kemarin.

Sejumlah pertimbangan JPU dalam menjatuhkan tuntutan di antaranya, terdakwa Ainin dinilai telah terbukti melakukan serangkaian tindakan penipuan hingga pemalsuan terkait investasi pembelian pakan ternak untuk menguntungkan dirinya sendiri.  ”Tindakan terdakwa dinilai telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 378 KUHP,” imbuhnya.

Baca Juga :  Santri Jombang Juara 1 MTQ Nasional, Kini Bersiap Kuliah di Mesir

Firdaus mengakui, tuntutan itu bisa dibilang cukup ringan berdasarkan beberapa hal dan pertimbangan. ”Jadi faktor yang meringankan terdakwa adalah sudah ada perdamaian dengan salah satu korban, juga dia mengakui perbuatannya juga sanggup untuk melakukan penggantian uang kepada korban,” imbuhnya.

Usai pembacaan tuntutan, Ketua Majelis Hakim Bambang Setyawan menutup dan menskors persidangan hingga pekan depan. Sidang akan dilanjutkan Senin (30/1) depan. ”Sidang selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembacaan pleidoi dari terdakwa,” pungkas Firdaus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ainin Inayah, istri Kades Sawiji, Kecamatan Jogoroto dipolisikan Merry Rosnawati yang tak lain kakak iparnya sendiri. Ainin diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan terkait investasi pembelian pakan ternak terhadap Merry.

Baca Juga :  Satu Pelaku Begal di Jombang Masih DPO

Dalam perkembangannya, Listiawati, 47, warga Jakarta Timur yang juga mengaku sebagai korban juga melaporkan Ainin ke Mapolres Jombang, Rabu (24/10). Setelah melakukan pemeriksaan para saksi dan juga mengumpulkan barang bukti, polisi akhirnya menaikkan status Ainin resmi sebagai tersangka. Akibat perbuatan pelaku, korban mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Ainin menjalani penahahan di Mapolres Jombang sejak Rabu (5/10). Polisi menjeratnya dengan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. Ancaman pidana penjara 4 tahun. Selain itu, polisi sebelumnya juga menyebut tengah mengembangkan kasus ini dengan kemungkinan adanya tersangka lain yang akan dijerat. Dalam sidang perdana Kamis (22/12/2022), JPU mendakwa Ainin dengan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. (riz/naz/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/