23.6 C
Jombang
Saturday, December 10, 2022

Sebar Sketsa, Jasad Diotopsi, Mayat Balita di Sungai Korban Pembunuhan?

JOMBANG – Polisi, menyebar sketsa mayat balita yang ditemukan tertelungkup di Sungai Ngotok Ring Kanal Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito beserta ciri-cirinya. Hal itu, dilakukan lantaran hingga kini identitas jenazah itu belum terungkap. Polisi, juga menyebut adanya kemungkinan mayat itu adalah korban pembunuhan.

Polisi, telah menyebar sketsa mayat lewat flyer. Dari flyer yang diterima redaksi Jawa Pos Radar Jombang, sketsa itu dibuat dengan menggambarkan bagian wajah hingga bagian badan atas mayat balita itu. “Sketsa sudah dibikin. Kita sebar sketsa ke polsek jajaran dan seluruh Bhabinkamtibmas,” terang AKP Giadi Nugraha, Kasatreskrim Polres Jombang.

Dalam flyer yang sama, polisi juga mengungkap ciri-ciri korban. Yakni, ada tahi lalat di tangan kanan sisi depan di atas pergelangan tangan, rambut hitam lurus, gigi karies dan ada tanda lahir di lutut kanan dan lipatan paha.

Baca Juga :  Penculik Bayi Panti Asuhan Ditangkap, Polisi : Pelaku Diduga Depresi

Dalam gambar yang dibagikan polisi, tertulis juga ada beberapa barangbukti yang diduga milik korban. Yakni sebuah tali rafia berwarna merah juga celana warna cokelat merk SP & JI Limited Edition. “Kita temukan dua benda itu di sekitar penemuan mayat dan diduga milik korban,” lontarnya.

Selain menyebar sketsa, jenazah balita ini sudah diotopsi di RSUD Jombang Sabtu (24/9). “Hari ini tadi otopsi sedang berlangsung, yang melaksanakan dari RS Bhayangkara Kediri,” tambah dia.

Otopsi itu dilakukan untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban. Terlebih dari visum awal ditemukan ada indikasi tindakan kekerasan. “Kayaknya mengarah ke pembunuhan, karena kalau melihat lukanya pada bagian atas dan kepala,” imbuhnya.

Baca Juga :  Serunya Liga Futsal Jombang 2022, Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov Jatim 2023

Hal itu dikuatkan dengan hasil visum luar yang dilakukan sebelumnya. Hasil visum itu menyebut ada sejumlah luka di tubuh korban yang mengarah pada dampak tindakan kekerasan. “Seperti ada benturan benda tumpul, namun nanti akan dipastikan dari otopsi, apakah benturan karena hanyut misalnya atau yang lain,” lontarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat balita laki-laki ditemukan tertelungkup di pinggir sungai Ngotok Ring Kanal di Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito Kamis (22/9) siang. Balita yang diperkirakan berusia 4-5 tahun (bukan 3-4 tahun) itu dalam kondisi tanpa busana.

Jenazah balita itu ditemukan dua pekerja yang sedang memotong pohon di pinggir sungai. Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan luka pada tubuhnya, terutama goresan pada bagian kepala dan perut. (riz/bin/riz)

JOMBANG – Polisi, menyebar sketsa mayat balita yang ditemukan tertelungkup di Sungai Ngotok Ring Kanal Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito beserta ciri-cirinya. Hal itu, dilakukan lantaran hingga kini identitas jenazah itu belum terungkap. Polisi, juga menyebut adanya kemungkinan mayat itu adalah korban pembunuhan.

Polisi, telah menyebar sketsa mayat lewat flyer. Dari flyer yang diterima redaksi Jawa Pos Radar Jombang, sketsa itu dibuat dengan menggambarkan bagian wajah hingga bagian badan atas mayat balita itu. “Sketsa sudah dibikin. Kita sebar sketsa ke polsek jajaran dan seluruh Bhabinkamtibmas,” terang AKP Giadi Nugraha, Kasatreskrim Polres Jombang.

Dalam flyer yang sama, polisi juga mengungkap ciri-ciri korban. Yakni, ada tahi lalat di tangan kanan sisi depan di atas pergelangan tangan, rambut hitam lurus, gigi karies dan ada tanda lahir di lutut kanan dan lipatan paha.

Baca Juga :  Cerita Mistis di Makam Maulana Sayyid Ismail Janti

Dalam gambar yang dibagikan polisi, tertulis juga ada beberapa barangbukti yang diduga milik korban. Yakni sebuah tali rafia berwarna merah juga celana warna cokelat merk SP & JI Limited Edition. “Kita temukan dua benda itu di sekitar penemuan mayat dan diduga milik korban,” lontarnya.

Selain menyebar sketsa, jenazah balita ini sudah diotopsi di RSUD Jombang Sabtu (24/9). “Hari ini tadi otopsi sedang berlangsung, yang melaksanakan dari RS Bhayangkara Kediri,” tambah dia.

Otopsi itu dilakukan untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban. Terlebih dari visum awal ditemukan ada indikasi tindakan kekerasan. “Kayaknya mengarah ke pembunuhan, karena kalau melihat lukanya pada bagian atas dan kepala,” imbuhnya.

Baca Juga :  Curi Motor Tetangga Sendiri, Residivis Asal Megaluh Dibekuk Polisi

Hal itu dikuatkan dengan hasil visum luar yang dilakukan sebelumnya. Hasil visum itu menyebut ada sejumlah luka di tubuh korban yang mengarah pada dampak tindakan kekerasan. “Seperti ada benturan benda tumpul, namun nanti akan dipastikan dari otopsi, apakah benturan karena hanyut misalnya atau yang lain,” lontarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat balita laki-laki ditemukan tertelungkup di pinggir sungai Ngotok Ring Kanal di Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito Kamis (22/9) siang. Balita yang diperkirakan berusia 4-5 tahun (bukan 3-4 tahun) itu dalam kondisi tanpa busana.

Jenazah balita itu ditemukan dua pekerja yang sedang memotong pohon di pinggir sungai. Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan luka pada tubuhnya, terutama goresan pada bagian kepala dan perut. (riz/bin/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/