Sabtu, 04 Dec 2021
Radar Jombang
Home / Hukum
icon featured
Hukum

Kejaksaan Eksekusi Barang Bukti Rp 1,4 Miliar

24 November 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Kejaksaan Eksekusi Barang Bukti Rp 1,4 Miliar

Share this      

SEMENTARA itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang kemarin (23/11) melakukan eksekusi barang bukti dalam penanganan perkara korupsi program kredit usaha pembibitan/peternakan sapi (KUPS) di Bank Jatim Cabang Jombang. Uang pengganti sebesar Rp 1,4 miliar disetorkan ke kas negara.

”Hari ini kita melakukan eksekusi barang bukti sebesar Rp 1.401.500.000 yang disetorkan ke kas negara sebagai bagian uang pengganti atas nama terpidana Masykur Affandi dalam perkara tindak pidana korupsi program kredit usaha pembibitan/peternakan sapi tahun 2010 dan 2011,” terang Kasiintelijen Kejari Jombang Andhi Sebangun, kemarin.

Andi menambahkan, penyerahan sebagian uang pengganti menindaklanjuti Putusan Mahkamah Agung Nomor 917 K/PID.SUS/2017  tertanggal 16 Oktober 2017. ”Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi II/terdakwa Masykur Affandi dan menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang - Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” imbuh Andhi.

Baca juga: Terkait Kasus Pencabulan Oknum Rohaniawan, Korban Alami Trauma Berat

Menurut Andhi, uang pengganti sebesar Rp 1,4 miliar yang diserahkan ke kas negara, merupakan hasil lelang barang bukti sapi ternak yang pada saat proses penyidikan disita penyidik sebagai barang bukti. Sesuai putusan Mahkamah Agung, terdakwa Masykur Affandi dijatuhkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp 44.483.666.385,15. ”Penyetoran ke kas negara sebesar Rp 1.401.500.000 pada hari ini (kemarin, Red) merupakan bagian pembayaran uang pengganti dan sisanya yang belum dibayarkan sebagai uang pengganti, Kejaksaan Negeri Jombang akan melaksanakan pelelangan terhadap harta bergerak maupun tidak bergerak sesuai dengan Putusan Mahkamah Agung RI. Dan apabila tidak mencukupi pembayaran uang pengganti dari hasil pelelangan, kejaksaan akan melaksanakan sita eksekusi,” tandas Andhi Sebangun.

(jo/naz/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia