alexametrics
25.7 C
Jombang
Monday, September 26, 2022

Ada Indikasi Kekerasan, Jasad Balita di Ngotok Ring Kanal Bakal Diotopsi

JOMBANG – Polisi, terus menyelidiki kasus ditemukannya mayat balita di sungai Ngotok Ring Kanal, Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito. Selain menyebar ciri-ciri bayi untuk mengetahui identitasnya, dalam waktu dekat jasad bayi ini juga akan diotopsi.

“Untuk otopsi sudah direncanakan, paling tidak pekan depan menunggu kesiapan dokter forensiknya,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha melalui Iptu Musto’ib, KBO Satreskrim.

Otopsi itu, dilakukan untuk melihat penyebab pasti kematian balita ini. Selain itu, otopsi disebutnya juga sangat perlu dilakukan karena adanya indikasi kekerasan pada tubuh balita yang ditemukan di sungai itu. “Kan ada bekas luka, ada indikasi kekerasan, namun apakah itu karena benturan jatuh dan lain sebagainya ini nanti kan bisa ketahuan dari otopsi,” sambungnya.

Baca Juga :  Sidang Kasus KUR Fiktif Bank Jatim Digelar Pertengahan Maret

Saat disinggung soal identitas balita itu, Mustoib menyebut hingga kini belum berhasil ditemukan. “Identitas sampai hari ini belum ditemukan, namun kami masih terus melakukan upaya pengungkapan itu, salah satunya dengan menyebar informasi penemuan bayi ke sejumlah polsek jajaran dan polres terdekat,” tambahnya.

JOMBANG – Polisi, terus menyelidiki kasus ditemukannya mayat balita di sungai Ngotok Ring Kanal, Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito. Selain menyebar ciri-ciri bayi untuk mengetahui identitasnya, dalam waktu dekat jasad bayi ini juga akan diotopsi.

“Untuk otopsi sudah direncanakan, paling tidak pekan depan menunggu kesiapan dokter forensiknya,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha melalui Iptu Musto’ib, KBO Satreskrim.

Otopsi itu, dilakukan untuk melihat penyebab pasti kematian balita ini. Selain itu, otopsi disebutnya juga sangat perlu dilakukan karena adanya indikasi kekerasan pada tubuh balita yang ditemukan di sungai itu. “Kan ada bekas luka, ada indikasi kekerasan, namun apakah itu karena benturan jatuh dan lain sebagainya ini nanti kan bisa ketahuan dari otopsi,” sambungnya.

Baca Juga :  Bandel, Masih Ada Kegiatan Pembangunan Kandang Ayam di Tegalrejo

Saat disinggung soal identitas balita itu, Mustoib menyebut hingga kini belum berhasil ditemukan. “Identitas sampai hari ini belum ditemukan, namun kami masih terus melakukan upaya pengungkapan itu, salah satunya dengan menyebar informasi penemuan bayi ke sejumlah polsek jajaran dan polres terdekat,” tambahnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/